Rencana Proyek Pengeboran/Tambang di Batuputih Daya Tuai Penolakan, Warga Kritik Keras Sikap Kepala Desa

Saturday, 11 July 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Newsline.id – Rencana proyek pengeboran atau aktivitas pertambangan batu di Dusun Juserajeh, Desa Batuputih Daya, Kecamatan Batuputih, Kabupaten Sumenep, menuai penolakan keras dari sebagian masyarakat dan tokoh setempat.

Penolakan tersebut muncul karena lokasi yang disebut akan menjadi titik kegiatan proyek diyakini oleh warga sebagai kawasan yang memiliki nilai sejarah dan kesakralan. Masyarakat menyebut lahan tersebut merupakan tanah keraton yang selama ini dianggap tidak boleh digunakan untuk aktivitas proyek apa pun.

Sejumlah warga menilai Kepala Desa Batuputih Daya diduga mengambil langkah secara sepihak tanpa lebih dahulu melakukan musyawarah dengan masyarakat, tokoh desa, maupun perangkat desa. Sikap tersebut menuai kritik karena dinilai tidak mencerminkan prinsip keterbukaan dan partisipasi publik dalam pengambilan keputusan yang berdampak terhadap lingkungan dan sosial.

Baca Juga  Pengendara Motor Tewas Usai Bertabrakan dengan Minibus di Jalan Raya Gapura Sumenep

“Kalau benar proyek ini dipaksakan tanpa persetujuan masyarakat, tentu akan memicu penolakan yang lebih besar. Kami tidak ingin terjadi hal-hal yang tidak diinginkan akibat kurangnya komunikasi,” ujar salah seorang tokoh masyarakat yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.

Warga juga mengaku kecewa karena proyek disebut-sebut telah mulai berjalan. Mereka menyebut telah dilakukan pembukaan akses jalan menuju lokasi dengan alasan pengambilan sampel. Informasi yang dihimpun menyebut kegiatan tersebut diduga berada di bawah PT Maduradu Batu Putih.

Masyarakat lainnya menyampaikan bahwa apabila proyek tetap dilanjutkan tanpa adanya dialog dan persetujuan masyarakat, dikhawatirkan akan memicu gejolak di tengah warga.

“Kalau proyek ini tetap dipaksakan tanpa melibatkan masyarakat, jangan salahkan apabila muncul keributan atau penolakan di lapangan,” ujarnya.

Baca Juga  Belum Ada Klarifikasi, Polemik Biaya Tambahan Perpanjangan STNK di Samsat Sumenep Masih Jadi Sorotan

Warga berharap pemerintah daerah dan instansi terkait segera turun tangan untuk melakukan pengecekan terhadap legalitas proyek serta memastikan seluruh proses telah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Hingga berita ini diterbitkan, upaya konfirmasi kepada Kepala Desa Batuputih Daya masih terus dilakukan. Redaksi akan memuat penjelasan yang bersangkutan setelah memberikan tanggapan resmi agar pemberitaan tetap berimbang.

Penulis : Fairuz

Editor : MTAB

Berita Terkait

Eric Hermawan Kunjungi BPK RI, Dorong Pengawasan Keuangan Negara Lebih Akuntabel
Dr. Erliyati Ditunjuk Jadi Plt Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, Mulai Bertugas 21 September
Ajang Adu Prestasi dan Silaturahmi Atlet Voli Rayon Utara, Turnamen Bola Voli Brontak Cup 2026 Rayon 1 Digelar di Desa Bilangan
Polemik PPL Gadu Timur Berlanjut, “Muncul di Administrasi, Hilang di Lapangan”, Aktivis Desak BPS Panggil RF dan Buka Hasil Klarifikasi
MEC 2026 Angkat Tema Keraton Sumenep, Budaya Madura Dikemas Kreatif
Tiga Batang Pohon Dibawa ke Polresta Sumenep, Kasus Lisdes Batang-Batang Daya Masuk Tahap Pendalaman
Dari Urusan Perdagangan ke RSUD, Ketua AWDI Soroti Kompetensi Idham Halil
Kehilangan Sosok Setia di Tribun, Ahsanul Qosasi Beri Penghormatan untuk Mbah Hosen
Berita ini 104 kali dibaca

Berita Terkait

Sunday, 20 September 2026 - 19:42

Eric Hermawan Kunjungi BPK RI, Dorong Pengawasan Keuangan Negara Lebih Akuntabel

Sunday, 20 September 2026 - 18:57

Dr. Erliyati Ditunjuk Jadi Plt Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, Mulai Bertugas 21 September

Sunday, 20 September 2026 - 18:27

Ajang Adu Prestasi dan Silaturahmi Atlet Voli Rayon Utara, Turnamen Bola Voli Brontak Cup 2026 Rayon 1 Digelar di Desa Bilangan

Sunday, 20 September 2026 - 17:01

Polemik PPL Gadu Timur Berlanjut, “Muncul di Administrasi, Hilang di Lapangan”, Aktivis Desak BPS Panggil RF dan Buka Hasil Klarifikasi

Saturday, 19 September 2026 - 21:34

Tiga Batang Pohon Dibawa ke Polresta Sumenep, Kasus Lisdes Batang-Batang Daya Masuk Tahap Pendalaman

Berita Terbaru