SUMENEP, Newsline.id – Desa Tengedan, Kecamatan Batuputih, Kabupaten Sumenep, berubah menjadi pusat perhatian para pecinta bonsai. Sebanyak 635 karya bonsai dari berbagai daerah di Jawa Timur dipamerkan dalam ajang Pameran dan Kontes Bonsai Lokal Terbuka se-Jawa Timur, Sabtu (25/7/2026) malam.
Kegiatan yang digelar dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-60 Korem 084/Bhaskara Jaya tersebut menghadirkan peserta dari berbagai daerah, seperti Surabaya, Gresik, Lamongan, Bondowoso, Jember, hingga kabupaten-kabupaten di Pulau Madura.
Komandan Kodim 0827/Sumenep, Letkol Inf. Citra Persada, hadir mewakili Danrem 084/Bhaskara Jaya untuk membuka secara resmi kegiatan tersebut. Dalam kesempatan itu, ia menilai bonsai bukan sekadar tanaman hias, melainkan sebuah karya seni yang lahir dari proses panjang dan penuh ketelatenan.
Menurutnya, Indonesia memiliki kekayaan flora yang menjadi modal besar untuk mengembangkan seni bonsai. Potensi tersebut semakin terbuka luas seiring berkembangnya media digital yang memudahkan promosi hasil karya hingga menjangkau pasar yang lebih besar.
“Merawat bonsai membutuhkan kesabaran dan ketelitian. Dari proses itu kita belajar menghargai waktu, menjaga fokus, dan menikmati setiap tahapan yang dilalui,” ujar Letkol Inf. Citra Persada.
Ia juga menekankan bahwa dunia bonsai memiliki prospek ekonomi yang menjanjikan. Dengan kualitas karya yang baik, bonsai dapat memiliki nilai jual tinggi dan menjadi peluang usaha bagi masyarakat maupun pelaku UMKM di bidang tanaman hias.
Selain menjadi wadah kompetisi, kegiatan tersebut diharapkan mampu mempererat hubungan antara komunitas bonsai, TNI, pemerintah daerah, serta masyarakat dalam membangun kebersamaan dan memperkuat sektor ekonomi kreatif di Kabupaten Sumenep.
Kontes diikuti dengan penilaian pada tujuh kategori yang diperlombakan. Dari setiap kategori dipilih sepuluh bonsai terbaik sebelum dewan juri menentukan peraih penghargaan tertinggi, yakni Best in Show dan Bonsai Favorit.
Sebagai tanda dimulainya perlombaan, Letkol Inf. Citra Persada melakukan prosesi pembukaan dengan memotong pita dan menancapkan bendera pada bonsai terbaik di masing-masing kelas, disambut antusias ratusan peserta dan pengunjung yang memadati lokasi pameran.
Penulis : Fairuz
Editor : MTAB








