Proyek TPT Misterius di Desa Padike Dikerjakan Asal-asalan, Tanpa Papan Nama dan Prasasti

Friday, 7 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Istimewah

Foto: Istimewah

SUMENEP, Newsline.id – Warga Desa Padike, Kecamatan Talango, Kabupaten Sumenep, dibuat heran oleh adanya pembangunan tembok penahan tanah (TPT) dan saluran air yang dikerjakan secara misterius. Proyek yang tampak dikerjakan asal-asalan itu tidak dilengkapi papan nama kegiatan maupun prasasti proyek sebagaimana mestinya.

Pantauan di lapangan menunjukkan, pekerjaan TPT dan saluran tersebut dilakukan di salah satu titik pemukiman warga. Material yang digunakan tampak seadanya, bahkan di beberapa bagian terlihat struktur bangunan mulai retak dan sebagian pondasi tampak rapuh.

“Tidak tahu ini proyek dari mana. Tiba-tiba ada pekerjaan, tapi tidak ada papan informasi. Kami warga hanya bisa lihat saja karena tidak tahu siapa pelaksananya,” ungkap salah satu warga setempat yang enggan disebutkan namanya, Jumat (7/11/2025).

Sesuai aturan, setiap proyek pembangunan yang menggunakan dana pemerintah wajib memasang papan informasi kegiatan. Hal itu diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2010 dan Nomor 70 Tahun 2012 tentang Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah, yang mengamanatkan transparansi dalam pelaksanaan kegiatan publik.

Baca Juga  Pembangunan Gedung Koperasi Desa Merah Putih Nyabakan Timur Terhenti, Pekerja Mogok Akibat Upah Belum Dibayar

Namun, di Desa Padike justru seolah diabaikan. Warga menilai pekerjaan yang dilakukan tidak memenuhi standar kualitas, bahkan dikerjakan terkesan terburu-buru.

Sementara itu, upaya konfirmasi media kepada Kepala Desa Padike hingga berita ini ditulis belum membuahkan hasil.

Dugaan sementara, proyek tersebut merupakan bagian dari program pemerintah desa atau bantuan dari kabupaten. Namun tanpa adanya papan informasi, publik sulit memastikan sumber anggaran maupun pihak pelaksananya.

Transparansi proyek pembangunan sangat penting agar masyarakat dapat ikut mengawasi penggunaan anggaran. Apalagi di tingkat desa, proyek sering kali bersumber dari Dana Desa (DD) atau Bantuan Keuangan (BK) Kabupaten yang nilainya tidak kecil.

Aktivis Sumenep Zainul menilai, jika benar proyek itu tidak memiliki papan nama dan dikerjakan asal-asalan, maka telah terjadi pelanggaran prinsip keterbukaan publik.

Baca Juga  Dandim 0827/Sumenep Pastikan Pembangunan Dua Jembatan Armco Berjalan Sesuai Target

“Setiap proyek wajib ada papan informasi agar masyarakat tahu dana dari mana, berapa nilai kontraknya, dan siapa pelaksananya. Kalau tidak ada, itu indikasi kuat proyek bermasalah,” katanya.

Ia juga mendorong agar Inspektorat Kabupaten Sumenep turun melakukan pemeriksaan terhadap proyek tersebut.

“Jangan sampai proyek misterius seperti ini jadi kebiasaan. Ujungnya masyarakat yang dirugikan karena bangunan cepat rusak,” tegasnya.

Hingga kini, warga masih menunggu kejelasan siapa pihak yang bertanggung jawab atas proyek TPT dan saluran air di Desa Padike. Mereka berharap pemerintah kabupaten segera melakukan investigasi agar tidak muncul dugaan penyimpangan lebih jauh.

Penulis : T2

Editor : R IE Q

Berita Terkait

Transparansi Pembangunan Lapak Pasar Ganding Disorot, LBH Taretan Minta Pemkab Sumenep Buka Dasar Hukum dan Pengelolaan Dana
Viral di TikTok, Muncul Dugaan Skandal Asmara yang Dikaitkan dengan Wakil Bupati Pamekasan
Bea Cukai Juanda dan Lanudal Juanda Gagalkan Penyelundupan Narkotika dari Malaysia
Kejari Pamekasan Geledah Dinas PUPR, Selidiki Dugaan Korupsi Proyek Jalan DBHCHT Rp3,3 Miliar
Dump Truk Terjun ke Jurang Galian C di Batumarmar, Sopir Selamat dari Insiden Dini Hari
Perbup Bahasa Madura Berlaku, Tapi SDM Guru Belum Siap, Dinas Pendidikan Diminta Bertanggung Jawab
AHY Dorong Percepatan Infrastruktur Madura, Sebut Karapan Sapi Simbol Keberanian dan Kehormatan
DPRD Sumenep Inventarisasi Aspirasi Warga, Hasil Reses III Jadi Acuan Penyusunan Program 2027
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Wednesday, 5 August 2026 - 09:01

Transparansi Pembangunan Lapak Pasar Ganding Disorot, LBH Taretan Minta Pemkab Sumenep Buka Dasar Hukum dan Pengelolaan Dana

Wednesday, 5 August 2026 - 03:03

Viral di TikTok, Muncul Dugaan Skandal Asmara yang Dikaitkan dengan Wakil Bupati Pamekasan

Wednesday, 5 August 2026 - 00:29

Bea Cukai Juanda dan Lanudal Juanda Gagalkan Penyelundupan Narkotika dari Malaysia

Tuesday, 4 August 2026 - 18:57

Kejari Pamekasan Geledah Dinas PUPR, Selidiki Dugaan Korupsi Proyek Jalan DBHCHT Rp3,3 Miliar

Tuesday, 4 August 2026 - 18:34

Dump Truk Terjun ke Jurang Galian C di Batumarmar, Sopir Selamat dari Insiden Dini Hari

Berita Terbaru