Produksi Rokok Ilegal RJ99 di Pamekasan Diduga Dilindungi Tokoh Berpengaruh, Bea Cukai Bungkam

Thursday, 7 August 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, Newsline.id – Rokok ilegal merek RJ99 yang diproduksi di Desa Dasok, Kabupaten Pamekasan, Madura, kembali menjadi sorotan. Merek ini disebut-sebut berada di bawah kendali Rosi.

Meski aktivitas produksi dan peredarannya telah lama berlangsung secara terbuka, upaya penindakan dari pihak Bea Cukai terkesan mandek. Sebab, peredaran rokok ilegal tersebut diduga dikendalikan oleh orang berpengaruh di Pamekasan

Menurut Dayat, dugaan adanya praktik tebang pilih dalam penindakan rokok ilegal semakin kuat.

“Semua tahu RJ99 itu ilegal, tapi anehnya tidak pernah tersentuh. Sementara produsen kecil lain langsung ditindak. Ini jelas-jelas ada permainan,” ujar sumber tersebut. Ujarnya

Rosi, sosok di balik produksi RJ99, disebut memiliki kedekatan dengan sejumlah tokoh kuat di daerah.

Baca Juga  Ketidakberesan Anggaran Perjalanan Dinas Puskesmas Batang-Batang Mencuat

“Produksi dilakukan di Dasok, dan itu bukan rahasia. Tapi herannya, Bea Cukai tidak bergerak. Ada apa ini?” lanjut Dayat itu dengan nada geram.

Masyarakat setempat mulai mempertanyakan integritas penegak hukum. Banyak yang menilai bahwa aparat bersikap tebang pilih dalam memberantas rokok ilegal, hanya menindak pelaku kecil dan mengabaikan pelaku besar yang memiliki ‘backing’ kuat.

“Kalau hukum cuma tajam ke bawah dan tumpul ke atas, ya jangan salahkan kalau masyarakat mulai kehilangan kepercayaan,” ucap seorang warga lain yang juga menolak disebutkan identitasnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak Bea Cukai maupun H. Rosi terkait dugaan tersebut. Sementara itu, aktivitas distribusi RJ99 terus berjalan tanpa hambatan, menimbulkan pertanyaan besar tentang keseriusan pemberantasan rokok ilegal di wilayah Madura

Baca Juga  DPRD Sumenep Soroti Banyaknya Jabatan Kosong, Minta Pemkab Segera Lantik Pejabat Definitif

Berita Terkait

H. Masdewi Bawa Aspirasi Hibah Rp600 Juta, Pokdarwis Lombang Bungkam, Status Tanah Masih Dipertanyakan
Warga Sapeken Soroti Dugaan Permintaan Uang dan Reklamasi Pantai, Tiga Pilar Kamtibmas Diminta Bertindak
Hibah APBD untuk Homestay Pokdarwis Lombang Disorot, Legalitas Lahan Dipertanyakan
Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Pakandangan Barat, Polisi Turun Tangan
Piala AF Sport U-17 Sumenep Segera Bergulir, Talenta Muda Diproyeksikan Tembus Liga 4
Kapolresta Sumenep Tekankan Pelayanan Humanis di HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71
Mutasi Sekcam Bluto Jelang Pensiun Disorot, Dasar Pertimbangan TPK Dipertanyakan
Aktivis Dampingi Warga Kacongan Siapkan Laporan ke Kejaksaan Sumenep, Pengadaan Sapi Desa Kacongan
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Saturday, 26 September 2026 - 09:20

H. Masdewi Bawa Aspirasi Hibah Rp600 Juta, Pokdarwis Lombang Bungkam, Status Tanah Masih Dipertanyakan

Friday, 25 September 2026 - 10:03

Warga Sapeken Soroti Dugaan Permintaan Uang dan Reklamasi Pantai, Tiga Pilar Kamtibmas Diminta Bertindak

Wednesday, 23 September 2026 - 16:54

Hibah APBD untuk Homestay Pokdarwis Lombang Disorot, Legalitas Lahan Dipertanyakan

Wednesday, 23 September 2026 - 15:12

Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Pakandangan Barat, Polisi Turun Tangan

Wednesday, 23 September 2026 - 14:47

Piala AF Sport U-17 Sumenep Segera Bergulir, Talenta Muda Diproyeksikan Tembus Liga 4

Berita Terbaru