Misi Dagang Jatim Tembus Rp15 Triliun, BADKO HMI Dorong Dampak Nyata bagi UMKM

Wednesday, 6 May 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Hasbullah

Foto: Hasbullah

SURABAYA, Newsline.id – Capaian transaksi misi dagang Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang menembus angka lebih dari Rp15 triliun menuai perhatian dari berbagai kalangan. Salah satunya datang dari BADKO HMI Jawa Timur yang menilai keberhasilan tersebut harus diiringi dengan dampak nyata bagi pelaku usaha lokal, khususnya UMKM.

Pengurus BADKO HMI Jatim Bidang Politik dan Demokrasi, Hasbul, menyebut capaian tersebut sebagai sinyal positif bagi penguatan ekonomi daerah. Namun, ia mengingatkan agar angka besar itu tidak berhenti sebagai capaian simbolik semata.

“Transaksi triliunan rupiah ini tentu patut diapresiasi. Tapi yang lebih penting adalah bagaimana realisasi di lapangan benar-benar menyentuh pelaku usaha kecil dan menengah,” ujarnya, Rabu (6/5).

Menurutnya, misi dagang yang digagas oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur telah membuka peluang besar bagi peningkatan ekspor dan kerja sama bisnis lintas daerah maupun internasional. Jawa Timur sendiri selama ini dikenal sebagai salah satu motor penggerak ekonomi nasional, dengan sektor industri, pertanian, dan perikanan sebagai tulang punggung.

Baca Juga  Ketua KryoCore Systems Limited (KS) Dinilai Tak Mampu Bertanggung Jawab, Jufri: Akui Ikut Jadi Korban

Hasbul menilai, strategi ekspansi pasar melalui misi dagang merupakan langkah yang tepat di tengah tantangan ekonomi global. Namun, ia menegaskan bahwa keberlanjutan program menjadi kunci utama.

“Harus ada monitoring dan evaluasi yang jelas. Jangan sampai MoU besar hanya berhenti di atas kertas tanpa implementasi konkret,” tegasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya keterlibatan UMKM dalam setiap agenda misi dagang. Menurutnya, selama ini masih banyak pelaku usaha kecil yang belum memiliki akses terhadap jaringan perdagangan yang lebih luas.

“Negara, dalam hal ini pemerintah daerah, harus hadir sebagai fasilitator. UMKM tidak bisa dibiarkan bersaing sendiri di pasar global tanpa dukungan,” tambahnya.

Selain itu, Hasbul mengapresiasi langkah Pemprov Jatim yang mulai melibatkan mahasiswa dan pemuda dalam kegiatan misi dagang. Ia menilai hal tersebut sebagai investasi jangka panjang dalam membangun kemandirian ekonomi generasi muda.

Baca Juga  BPRS Bhakti Sumekar Hidupkan Ekonomi Rakyat Lewat Bazar UMKM dan Pasar Murah Hari Jadi Sumenep ke-756

“Keterlibatan mahasiswa dan pemuda adalah langkah strategis. Mereka bukan hanya penonton, tapi harus menjadi pelaku ekonomi masa depan,” katanya.

Ke depan, BADKO HMI Jatim menyatakan komitmennya untuk terus mengawal kebijakan ekonomi daerah agar tetap berpihak pada prinsip keadilan dan pemerataan. Mereka berharap misi dagang tidak hanya menghasilkan angka transaksi besar, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara luas.

“Yang kita dorong bukan hanya pertumbuhan, tapi juga pemerataan. Itu yang harus menjadi fokus utama,” pungkas Hasbul.

Penulis : Red

Editor : MTAB

Sumber Berita: Newsline.id

Berita Terkait

Dua Pemuda Kedungdung Ditangkap, Satreskrim Polres Sampang Ungkap Kasus Curanmor Honda Vario
Pimpinan DPRD Soroti Minimnya Kehadiran Kepala OPD, Minta Bupati Sumenep Lakukan Evaluasi
Diduga Dikendalikan dari Dalam Lapas, Mantan WBP Ungkap Dugaan Jaringan Narkoba di Lapas Narkotika Pamekasan
Transparansi Pembangunan Lapak Pasar Ganding Disorot, LBH Taretan Minta Pemkab Sumenep Buka Dasar Hukum dan Pengelolaan Dana
Viral di TikTok, Muncul Dugaan Skandal Asmara yang Dikaitkan dengan Wakil Bupati Pamekasan
Bea Cukai Juanda dan Lanudal Juanda Gagalkan Penyelundupan Narkotika dari Malaysia
Kejari Pamekasan Geledah Dinas PUPR, Selidiki Dugaan Korupsi Proyek Jalan DBHCHT Rp3,3 Miliar
Dump Truk Terjun ke Jurang Galian C di Batumarmar, Sopir Selamat dari Insiden Dini Hari
Berita ini 47 kali dibaca

Berita Terkait

Friday, 7 August 2026 - 20:00

Dua Pemuda Kedungdung Ditangkap, Satreskrim Polres Sampang Ungkap Kasus Curanmor Honda Vario

Wednesday, 5 August 2026 - 12:54

Pimpinan DPRD Soroti Minimnya Kehadiran Kepala OPD, Minta Bupati Sumenep Lakukan Evaluasi

Wednesday, 5 August 2026 - 12:35

Diduga Dikendalikan dari Dalam Lapas, Mantan WBP Ungkap Dugaan Jaringan Narkoba di Lapas Narkotika Pamekasan

Wednesday, 5 August 2026 - 09:01

Transparansi Pembangunan Lapak Pasar Ganding Disorot, LBH Taretan Minta Pemkab Sumenep Buka Dasar Hukum dan Pengelolaan Dana

Wednesday, 5 August 2026 - 03:03

Viral di TikTok, Muncul Dugaan Skandal Asmara yang Dikaitkan dengan Wakil Bupati Pamekasan

Berita Terbaru