PR Supernova Milik H. A Diduga Tak Produksi, Hanya Jadi Lahan Jual Beli Pita Cukai

Monday, 25 August 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Newsline.id – Dugaan praktik nakal kembali mencuat di tubuh industri rokok di Madura. Kali ini sorotan mengarah pada Pabrik Rokok (PR) Supernova yang berlokasi di Desa Prancak, Kabupaten Sumenep. PR tersebut disebut-sebut milik H. A, dan kuat dugaan tidak benar-benar beroperasi memproduksi rokok, melainkan hanya menjadi sarana jual beli pita cukai.

Sejumlah sumber internal yang enggan disebutkan namanya menegaskan, aktivitas produksi rokok di PR Supernova hampir tidak terlihat. “Mesinnya ada, tapi tidak jalan. Yang berjalan justru jual beli pita cukainya. Padahal izin pabrik itu untuk produksi, bukan untuk main di pita cukai,” ungkap salah satu narasumber, Senin (25/8/2025).

Jika benar dugaan itu, maka praktik tersebut melanggar regulasi secara terang-terangan. Pita cukai yang seharusnya melekat pada produk hasil produksi rokok resmi, justru diperdagangkan dan rawan dimanfaatkan untuk mengamankan rokok ilegal dari luar. Kondisi ini jelas merugikan negara karena berpotensi menjadi celah besar dalam peredaran rokok ilegal yang selama ini sulit diberantas di Madura.

Baca Juga  Kontras! Bea Cukai Madura Gencar Sosialisasi Rokok Legal, Tapi Pelaku Rokok Ilegal Dibiarkan Bebas

Kritik keras pun bermunculan. Pengamat kebijakan publik menilai, fenomena seperti ini bukan hal baru di Sumenep, namun sikap pembiaran aparat dan instansi terkait, khususnya Bea Cukai, membuat situasi semakin parah.

“Kalau benar PR Supernova tidak produksi tapi tetap dapat pita cukai, itu namanya skandal. Negara dirampok lewat jalur legal. Bea Cukai jangan pura-pura buta, sebab izin itu jelas untuk produksi, bukan dipakai untuk bancakan,” tegas seorang aktivis mahasiswa di Sumenep.

Selain itu, dugaan permainan PR Supernova ini menimbulkan pertanyaan besar: berapa banyak PR di Sumenep yang bernasib serupa terdaftar resmi, tetapi tidak benar-benar beroperasi? Kasus seperti ini memperkuat asumsi publik bahwa sebagian besar PR hanyalah “pabrik kertas” yang sekadar menjadi pintu masuk pita cukai, sementara produksi real-nya nihil.

Baca Juga  Pengendara Motor Tewas Usai Bertabrakan dengan Minibus di Jalan Raya Gapura Sumenep

Hingga kini, pihak pemilik yang disebut bernama H. A belum memberikan klarifikasi. Sementara itu, masyarakat mendesak Kementerian Keuangan dan aparat penegak hukum turun tangan untuk melakukan investigasi mendalam terhadap PR Supernova di Prancak.

“Jangan sampai Sumenep jadi pusat mafia cukai. Kalau Supernova benar-benar tidak produksi, izinnya harus dicabut, pemiliknya diproses hukum. Negara jangan terus dirugikan oleh permainan busuk seperti ini,” pungkas sumber lain.

Berita Terkait

Sembilan Prajurit Kodim 0827/Sumenep Dilepas ke Satuan Baru, Kasdim: Terus Jaga Nama Baik TNI AD
Yonif TP 931/KJ Bekali Prajurit Keterampilan Beternak Ayam Petelur untuk Dukung Ketahanan Pangan
Pimpinan Buruk Melahirkan Mahasiswa Buruk, Dari Kasus Ijazah Hingga Pemalsuan Tanda Tangan Pemira UNIBA 
Lansia Asal Lobuk Ditemukan Meninggal di Pinggir Jalan Saat Hendak ke Ladang
Polemik Pengambilan Ijazah Belum Terjawab, Dayat Mahjong Minta Ahsanul Qasasi Selamatkan Nama Baik UNIBA
Pemira UNIBA Madura Berujung Laporan Polisi, Dugaan Tanda Tangan Fiktif Diselidiki Satreskrim
Drs. Kamalil Irsyad Nahkodai PKB Sumenep Periode 2026–2031, Usung Politik Pelayanan dan Kaderisasi Muda
Komisi III DPRD Sumenep Soroti Dugaan Tender Bermasalah, PBJ dan PUTR Akan Dipanggil Pekan 
Berita ini 77 kali dibaca

Berita Terkait

Friday, 12 June 2026 - 16:22

Sembilan Prajurit Kodim 0827/Sumenep Dilepas ke Satuan Baru, Kasdim: Terus Jaga Nama Baik TNI AD

Friday, 12 June 2026 - 15:59

Yonif TP 931/KJ Bekali Prajurit Keterampilan Beternak Ayam Petelur untuk Dukung Ketahanan Pangan

Friday, 12 June 2026 - 15:23

Pimpinan Buruk Melahirkan Mahasiswa Buruk, Dari Kasus Ijazah Hingga Pemalsuan Tanda Tangan Pemira UNIBA 

Friday, 12 June 2026 - 06:15

Polemik Pengambilan Ijazah Belum Terjawab, Dayat Mahjong Minta Ahsanul Qasasi Selamatkan Nama Baik UNIBA

Thursday, 11 June 2026 - 18:30

Pemira UNIBA Madura Berujung Laporan Polisi, Dugaan Tanda Tangan Fiktif Diselidiki Satreskrim

Berita Terbaru

OPINI

Rektor atau Maling Kelas Kakap?

Saturday, 13 Jun 2026 - 00:11

OPINI

Penjahat Bernama Prabowo

Friday, 12 Jun 2026 - 16:59