Polres Sampang Rangkul Pers, Aktivis hingga Ojol, Komitmen Perkuat Kamtibmas dan Perangi Narkoba

Friday, 28 August 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, Newsline.id – Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, terus didorong melalui penguatan komunikasi lintas elemen masyarakat.

Polres Sampang menggelar silaturahmi dan coffee morning bersama insan pers, aktivis, lembaga swadaya masyarakat (LSM), mahasiswa, Sabuk Kamtibmas hingga komunitas ojek online (ojol), Rabu (26/8/2026).

Kegiatan tersebut dikemas dalam suasana peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan mengusung tema “Bersama Kita Mewujudkan Situasi Kamtibmas Kabupaten Sampang yang Aman dan Kondusif”.

Ratusan peserta yang hadir turut bersholawat bersama sebagai bagian dari rangkaian kegiatan. Momentum tersebut sekaligus menjadi ruang membangun komunikasi antara kepolisian dengan berbagai kelompok masyarakat.

Kapolres Sampang menekankan pentingnya peran masing-masing elemen masyarakat sesuai dengan tugas dan fungsinya. Khusus kepada insan pers, ia berharap pemberitaan yang disampaikan kepada publik tetap mengedepankan akurasi, aktualitas dan tidak mengandung informasi yang mendekati hoaks.

“Kami berkomitmen akan terus mengayomi masyarakat dengan mengedepankan kondusifitas wilayah Kabupaten Sampang. Kami akan berusaha menciptakan suasana yang nyaman, aman, sejuk dan tenteram,” ujar Kapolres Sampang.

Ia juga mengajak aktivis, LSM dan insan pers untuk mengambil bagian dalam menjaga suasana daerah agar tetap aman dan humanis.

Baca Juga  Ratusan Bonsai Hiasi Tengedan, Dandim Sumenep Sebut Hobi Ini Miliki Nilai Seni dan Ekonomi Tinggi

“Kami berharap peran serta para aktivis, LSM dan insan pers Kabupaten Sampang untuk bersama-sama menciptakan suasana yang tenang, nyaman dan humanis,” sambungnya.

Sesi dialog menjadi salah satu bagian penting dalam kegiatan tersebut. Sejumlah aktivis, LSM dan wartawan menyampaikan masukan secara langsung kepada jajaran Polres Sampang.

Mamang, Ketua MCS Sampang, mengapresiasi langkah Kapolres yang membuka ruang komunikasi dengan kelompok masyarakat. Namun, ia berharap komunikasi tersebut dapat dilakukan secara berkelanjutan dan tidak hanya ketika kepolisian membutuhkan dukungan.

“Terutama Kapolres Sampang yang baru ini dapat menciptakan komunikasi yang baik dengan kami. Jangan hanya saat dibutuhkan saja kami dilibatkan dalam agenda Polres, setelah itu kami diabaikan,” katanya.

Masukan lain datang dari Sauri dari unsur Swadaya Masyarakat (LSM). Ia meminta kepolisian lebih serius dalam memberantas peredaran narkoba di wilayah Kabupaten Sampang.

Menurutnya, peredaran narkotika, khususnya sabu-sabu, menjadi persoalan yang cukup mengkhawatirkan dan berpotensi merusak generasi muda.

Menanggapi hal tersebut, Kapolres Sampang menegaskan pihaknya akan mengambil langkah-langkah untuk menekan sekaligus melakukan penindakan terhadap penyalahgunaan narkoba.

“Kami akan berusaha sekuat tenaga mengedepankan langkah-langkah yang baik untuk menekan dan memberikan penindakan terhadap penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Sampang,” tegasnya.

Baca Juga  Angkat Filosofi Keraton dan Pendopo, Bappeda Sumenep Sabet Juara 1 Madura Culture Fest 2026

Kapolres juga meminta dukungan masyarakat untuk memberikan informasi apabila mengetahui adanya dugaan peredaran narkoba.

“Kami berharap ada kerja sama dari kawan-kawan aktivis, LSM, insan pers dan tokoh masyarakat untuk bersama memberikan informasi-informasi terkait peredaran narkoba ini,” ungkapnya.

Selain isu narkoba dan komunikasi kelembagaan, komunitas ojol juga menyampaikan aspirasi. Perwakilan ojol meminta adanya perlindungan serta pendampingan kepolisian apabila mereka menemukan penumpang maupun paket yang dianggap bermasalah saat menjalankan aktivitas.

Sementara itu, Bang Azis dari Lacak Pos juga berharap komunikasi antara kelompok masyarakat dengan Polres Sampang tetap terbuka.

“Kami berharap komunikasi dengan Polres Sampang tidak ditutup,” ujarnya.

Kapolres kembali menegaskan bahwa pihaknya membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan kritik dan saran.

“Kami membuka diri kepada aktivis, LSM dan insan pers untuk memberikan saran dan kritikan yang baik sepanjang untuk kondusifitas dan kemajuan Kabupaten Sampang,” pungkasnya.

Pertemuan tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai agenda seremonial, tetapi menjadi awal penguatan sinergi antara kepolisian dan berbagai elemen masyarakat dalam menjaga keamanan serta menghadapi berbagai persoalan sosial di Kabupaten Sampang.

Penulis : Red

Editor : MTAB

Berita Terkait

Eric Hermawan Kunjungi BPK RI, Dorong Pengawasan Keuangan Negara Lebih Akuntabel
Dr. Erliyati Ditunjuk Jadi Plt Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, Mulai Bertugas 21 September
Ajang Adu Prestasi dan Silaturahmi Atlet Voli Rayon Utara, Turnamen Bola Voli Brontak Cup 2026 Rayon 1 Digelar di Desa Bilangan
Polemik PPL Gadu Timur Berlanjut, “Muncul di Administrasi, Hilang di Lapangan”, Aktivis Desak BPS Panggil RF dan Buka Hasil Klarifikasi
MEC 2026 Angkat Tema Keraton Sumenep, Budaya Madura Dikemas Kreatif
Tiga Batang Pohon Dibawa ke Polresta Sumenep, Kasus Lisdes Batang-Batang Daya Masuk Tahap Pendalaman
Dari Urusan Perdagangan ke RSUD, Ketua AWDI Soroti Kompetensi Idham Halil
Kehilangan Sosok Setia di Tribun, Ahsanul Qosasi Beri Penghormatan untuk Mbah Hosen
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Sunday, 20 September 2026 - 19:42

Eric Hermawan Kunjungi BPK RI, Dorong Pengawasan Keuangan Negara Lebih Akuntabel

Sunday, 20 September 2026 - 18:57

Dr. Erliyati Ditunjuk Jadi Plt Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, Mulai Bertugas 21 September

Sunday, 20 September 2026 - 18:27

Ajang Adu Prestasi dan Silaturahmi Atlet Voli Rayon Utara, Turnamen Bola Voli Brontak Cup 2026 Rayon 1 Digelar di Desa Bilangan

Sunday, 20 September 2026 - 17:01

Polemik PPL Gadu Timur Berlanjut, “Muncul di Administrasi, Hilang di Lapangan”, Aktivis Desak BPS Panggil RF dan Buka Hasil Klarifikasi

Saturday, 19 September 2026 - 21:34

Tiga Batang Pohon Dibawa ke Polresta Sumenep, Kasus Lisdes Batang-Batang Daya Masuk Tahap Pendalaman

Berita Terbaru