Polisi Selidiki Dugaan Kekerasan terhadap Perempuan di Ketapang Sampang

Friday, 14 August 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, Newsline.id— Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sampang tengah menyelidiki dugaan tindak kekerasan terhadap seorang perempuan berinisial MR (27), warga Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, Jawa Timur.

Perkara tersebut mencuat setelah rekaman video yang memperlihatkan dugaan aksi kekerasan terhadap korban tersebar luas di media sosial.

Kasatreskrim Polres Sampang, Iptu Nur Fajri Alim, mengatakan laporan terkait kejadian tersebut telah diterima pihak kepolisian pada Kamis (13/8/2026) siang. Korban datang bersama keluarga dan mendapat pendampingan dari personel Polsek Ketapang.

“Benar, korban didampingi pihak keluarga sudah membuat laporan, dan saat ini dalam proses penyelidikan,” ujar Fajri, Kamis (13/8/2026).

Ia menjelaskan, penyidik masih melakukan pendalaman terhadap keterangan korban sekaligus mengumpulkan sejumlah bukti yang berkaitan dengan dugaan tindak kekerasan tersebut.

Baca Juga  Duel Berdarah di Pamekasan, Pria Tewas Dibacok Gegara Cinta Terlarang

“Hingga saat ini penyidik Satreskrim Polres Sampang masih mendalami keterangan dari pihak korban,” katanya.

Informasi sementara menyebutkan, peristiwa itu terjadi pada Senin (10/8/2026) sekitar pukul 20.00 WIB di sebuah tempat praktik bidan mandiri yang berada di Desa Bira Barat, Kecamatan Ketapang.

Dugaan kekerasan tersebut diduga dipicu persoalan tuduhan perselingkuhan terhadap korban. Dalam video yang beredar, tampak korban mendapat perlakuan kasar dari sejumlah perempuan.

Tiga perempuan disebut berada dalam peristiwa tersebut, masing-masing berinisial H (29), yang disebut sebagai seorang bidan, S (45) yang merupakan ibu H, serta H (25).

Dalam rekaman video, korban terlihat mengalami tindakan kekerasan, termasuk pakaian yang diduga dirusak serta bagian tubuhnya diberi cabai. Aksi tersebut kemudian terhenti setelah sejumlah warga datang dan berupaya melerai.

Baca Juga  PKDI Sumenep Sambut Positif Myze Fun Run 2025, Dorong Kolaborasi Desa untuk Kegiatan Edukatif dan Ekonomi

Kendati demikian, kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan rangkaian kejadian, peran masing-masing pihak, serta alat bukti yang mendukung laporan korban.

Polisi juga masih memeriksa kemungkinan adanya saksi lain yang mengetahui kejadian tersebut. Hasil penyelidikan nantinya akan menjadi dasar bagi penyidik untuk menentukan langkah hukum selanjutnya.

Satreskrim Polres Sampang menegaskan proses penanganan perkara masih berjalan dan seluruh pihak yang diduga terlibat akan dimintai keterangan sesuai kebutuhan penyidikan.

Penulis : Red

Editor : MTAB

Berita Terkait

Eric Hermawan Kunjungi BPK RI, Dorong Pengawasan Keuangan Negara Lebih Akuntabel
Dr. Erliyati Ditunjuk Jadi Plt Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, Mulai Bertugas 21 September
Ajang Adu Prestasi dan Silaturahmi Atlet Voli Rayon Utara, Turnamen Bola Voli Brontak Cup 2026 Rayon 1 Digelar di Desa Bilangan
Polemik PPL Gadu Timur Berlanjut, “Muncul di Administrasi, Hilang di Lapangan”, Aktivis Desak BPS Panggil RF dan Buka Hasil Klarifikasi
MEC 2026 Angkat Tema Keraton Sumenep, Budaya Madura Dikemas Kreatif
Tiga Batang Pohon Dibawa ke Polresta Sumenep, Kasus Lisdes Batang-Batang Daya Masuk Tahap Pendalaman
Dari Urusan Perdagangan ke RSUD, Ketua AWDI Soroti Kompetensi Idham Halil
Kehilangan Sosok Setia di Tribun, Ahsanul Qosasi Beri Penghormatan untuk Mbah Hosen
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Sunday, 20 September 2026 - 19:42

Eric Hermawan Kunjungi BPK RI, Dorong Pengawasan Keuangan Negara Lebih Akuntabel

Sunday, 20 September 2026 - 18:57

Dr. Erliyati Ditunjuk Jadi Plt Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, Mulai Bertugas 21 September

Sunday, 20 September 2026 - 18:27

Ajang Adu Prestasi dan Silaturahmi Atlet Voli Rayon Utara, Turnamen Bola Voli Brontak Cup 2026 Rayon 1 Digelar di Desa Bilangan

Sunday, 20 September 2026 - 17:01

Polemik PPL Gadu Timur Berlanjut, “Muncul di Administrasi, Hilang di Lapangan”, Aktivis Desak BPS Panggil RF dan Buka Hasil Klarifikasi

Saturday, 19 September 2026 - 21:34

Tiga Batang Pohon Dibawa ke Polresta Sumenep, Kasus Lisdes Batang-Batang Daya Masuk Tahap Pendalaman

Berita Terbaru