Duel Berdarah di Pamekasan, Pria Tewas Dibacok Gegara Cinta Terlarang

Thursday, 24 July 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, Newsline.id — Warga Desa Ambender, Kecamatan Pegantenan, Kabupaten Pamekasan, digegerkan oleh peristiwa pembunuhan brutal pada Rabu malam (23/7/2025). Seorang pria berinisial M (40) meregang nyawa secara tragis setelah mengalami luka bacokan di bagian perut yang membuat isi perutnya terburai. Pelakunya tak lain adalah S (43), tetangganya sendiri yang juga masih satu desa.

 

Kapolsek Pegantenan, IPTU H. Heri Siswanto, S.H., mengatakan bahwa motif pembunuhan diduga kuat dipicu oleh konflik pribadi terkait hubungan gelap antara pelaku dan ipar korban.

 

“Dugaan awal menyebutkan adanya perselingkuhan antara pelaku dan ipar dari korban. Korban yang mengetahui hal itu langsung mencari pelaku dan melakukan penyerangan lebih dahulu dengan sebilah celurit,” ungkap IPTU Heri dalam keterangannya.

 

Namun aksi tersebut berbalik arah. Pelaku yang semula menghindar, lari ke rumahnya dan mengambil celurit. Tidak lama kemudian, ketika korban berada di depan rumahnya sendiri, pelaku datang dan melayangkan sabetan celurit tepat ke arah perut korban.

Baca Juga  Legislator Jatim Abrari Ajak Insan Pers Sumenep Perkuat Persatuan di Bulan Ramadhan

 

“Luka yang ditimbulkan cukup parah. Panjang sobekannya sekitar 32 sentimeter, sampai organ dalam korban keluar. Korban meninggal di tempat kejadian,” tutur IPTU Heri.

 

Petugas gabungan dari Polsek Pegantenan dan Polres Pamekasan langsung bergerak cepat usai mendapat laporan dari masyarakat. Pelaku berhasil ditangkap di rumahnya tanpa ada perlawanan berarti. Senjata tajam yang digunakan pelaku juga berhasil diamankan sebagai barang bukti.

 

“Saat kami sampai di lokasi, pelaku masih di rumahnya. Kami langsung amankan bersama barang bukti berupa celurit,” tambah IPTU Heri.

 

Kini pelaku tengah menjalani proses penyidikan lebih lanjut di Mapolres Pamekasan. Polisi juga telah memeriksa sejumlah saksi guna mendalami kronologi dan motif pembunuhan tersebut.

Baca Juga  Rokok Ilegal “Agung Pro” Laris Manis di Pasaran, LGHN Desak Bea Cukai Segera Tutup Pabriknya

 

Kematian M menambah deretan panjang kasus kekerasan di wilayah Madura yang dipicu oleh persoalan asmara. IPTU Heri pun memberi pesan keras kepada masyarakat agar tidak menyelesaikan masalah pribadi dengan kekerasan, apalagi sampai merenggut nyawa.

 

“Ini peringatan keras bagi semua pihak, jangan bermain api dengan pasangan orang lain. Di Madura, persoalan harga diri dan rumah tangga adalah soal serius. Satu kesalahan bisa dibalas dengan nyawa,” tandasnya.

 

Kasus ini memantik perhatian publik luas di Pamekasan. Sejumlah tokoh masyarakat setempat berharap agar aparat penegak hukum bertindak tegas namun juga mendorong edukasi di tengah masyarakat agar tidak menjadikan kekerasan sebagai solusi atas persoalan pribadi.

Berita Terkait

BPN Sumenep Dinilai “Pengecut”, Tak Mampu Beri Kepastian Kasus Penyerobotan Tanah Mangrove Kebundadap Timur
Panen Raya Sumenep Melejit, Serapan Gabah Tembus 6 Ribu Ton di Awal 2026
Langsung Diserbu! SkY Coffee Grounds Jadi Magnet Baru Nongkrong Anak Muda Sumenep
MYZE Hotel Sumenep Hadirkan Menu “Rebellious Hunger”, Dorong Tren Kuliner Berkelanjutan di Madura
Kids Atletik Getarkan Lapangan Armada, FKG PJOK Dasuk Siapkan Bibit Juara O2SN
Halal Bihalal dan Haul Majmuk Ponpes Al Usymuni Berlangsung Khidmat di Batang-Batang Sumenep
Dinilai Framing Negatif, Tempo Didesak Klarifikasi oleh Kader NasDem Sumenep
Aktivis Sumenep Siap Demo BPN, Soroti Tanah Mangrove dan Polemik Tanah KDMP Kebun Dadap Timur
Berita ini 53 kali dibaca

Berita Terkait

Saturday, 18 April 2026 - 10:35

BPN Sumenep Dinilai “Pengecut”, Tak Mampu Beri Kepastian Kasus Penyerobotan Tanah Mangrove Kebundadap Timur

Saturday, 18 April 2026 - 08:51

Panen Raya Sumenep Melejit, Serapan Gabah Tembus 6 Ribu Ton di Awal 2026

Saturday, 18 April 2026 - 00:43

Langsung Diserbu! SkY Coffee Grounds Jadi Magnet Baru Nongkrong Anak Muda Sumenep

Friday, 17 April 2026 - 12:47

MYZE Hotel Sumenep Hadirkan Menu “Rebellious Hunger”, Dorong Tren Kuliner Berkelanjutan di Madura

Friday, 17 April 2026 - 09:19

Kids Atletik Getarkan Lapangan Armada, FKG PJOK Dasuk Siapkan Bibit Juara O2SN

Berita Terbaru