Peredaran Rokok Ilegal Bermerek PCX di Galis Diduga Milik Fery, APH dan Beacukai Dinilai Tutup Mata

Thursday, 14 August 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, Newsline.id — Peredaran rokok ilegal kembali mencoreng upaya pemerintah dalam memberantas praktik yang merugikan negara. Kali ini, rokok bermerek PCX diduga beredar luas di Kecamatan Galis, Kabupaten Pamekasan, tanpa hambatan berarti.

 

Informasi yang dihimpun, rokok tersebut diduga kuat milik seorang pengusaha bernama Fery, yang disebut-sebut memiliki jaringan distribusi hingga ke berbagai wilayah di Madura. Keberadaan rokok PCX ini sudah terdeteksi sejak beberapa waktu lalu, namun hingga kini belum ada langkah penindakan tegas dari aparat penegak hukum maupun Bea Cukai.

 

“Kalau mau bukti, datang saja ke warung-warung. Rokok PCX ini dijual bebas tanpa pita cukai. Herannya, tidak ada tindakan apa pun,” ungkap Hasyim Ketua LHGN

Baca Juga  Pengadaan 11 Unit PC All in One Rp205 Juta di Disperkimhub Sumenep Disorot, Dugaan Mark Up Mencuat

 

Menurutnya, peredaran rokok ilegal ini tidak hanya merugikan negara dari sisi penerimaan cukai, tetapi juga menciptakan iklim usaha yang tidak sehat bagi pabrik rokok legal yang patuh terhadap peraturan.

 

 

“Pengusaha rokok legal bayar cukai mahal, sedangkan yang ilegal bebas jualan. Ini jelas ketidakadilan,” tambahnya.

 

Hasyim menilai lemahnya penegakan hukum terhadap rokok ilegal seperti PCX adalah gambaran nyata adanya celah pengawasan.

 

“Jika distribusi rokok PCX ini bisa berjalan lancar tanpa hambatan, berarti ada dua kemungkinan: pengawasan yang sangat lemah atau adanya pembiaran,” ujarnya.

 

Ia menegaskan, pemerintah pusat sudah gencar mengkampanyekan pemberantasan rokok ilegal, namun di lapangan kenyataannya jauh dari harapan.

Baca Juga  Dugaan Mark Up Mencuat di Puskesmas Pragaan, Total Dua Paket Anggaran Tembus Rp302 Juta

 

“Kalau dibiarkan, ini akan terus menjadi sumber kebocoran pendapatan negara,” tegasnya.

 

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Bea Cukai Madura maupun aparat kepolisian setempat belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan peredaran rokok ilegal bermerek PCX di wilayah Galis.

 

Media ini akan memberikan ruang seluas-luasnya kepada pihak Fery atau pihak terkait untuk menyampaikan klarifikasi.

Berita Terkait

Pimpinan DPRD Soroti Minimnya Kehadiran Kepala OPD, Minta Bupati Sumenep Lakukan Evaluasi
Diduga Dikendalikan dari Dalam Lapas, Mantan WBP Ungkap Dugaan Jaringan Narkoba di Lapas Narkotika Pamekasan
Transparansi Pembangunan Lapak Pasar Ganding Disorot, LBH Taretan Minta Pemkab Sumenep Buka Dasar Hukum dan Pengelolaan Dana
Viral di TikTok, Muncul Dugaan Skandal Asmara yang Dikaitkan dengan Wakil Bupati Pamekasan
Bea Cukai Juanda dan Lanudal Juanda Gagalkan Penyelundupan Narkotika dari Malaysia
Kejari Pamekasan Geledah Dinas PUPR, Selidiki Dugaan Korupsi Proyek Jalan DBHCHT Rp3,3 Miliar
Dump Truk Terjun ke Jurang Galian C di Batumarmar, Sopir Selamat dari Insiden Dini Hari
Perbup Bahasa Madura Berlaku, Tapi SDM Guru Belum Siap, Dinas Pendidikan Diminta Bertanggung Jawab
Berita ini 97 kali dibaca

Berita Terkait

Wednesday, 5 August 2026 - 12:54

Pimpinan DPRD Soroti Minimnya Kehadiran Kepala OPD, Minta Bupati Sumenep Lakukan Evaluasi

Wednesday, 5 August 2026 - 12:35

Diduga Dikendalikan dari Dalam Lapas, Mantan WBP Ungkap Dugaan Jaringan Narkoba di Lapas Narkotika Pamekasan

Wednesday, 5 August 2026 - 09:01

Transparansi Pembangunan Lapak Pasar Ganding Disorot, LBH Taretan Minta Pemkab Sumenep Buka Dasar Hukum dan Pengelolaan Dana

Wednesday, 5 August 2026 - 03:03

Viral di TikTok, Muncul Dugaan Skandal Asmara yang Dikaitkan dengan Wakil Bupati Pamekasan

Wednesday, 5 August 2026 - 00:29

Bea Cukai Juanda dan Lanudal Juanda Gagalkan Penyelundupan Narkotika dari Malaysia

Berita Terbaru