Pengadaan 11 Unit PC All in One Rp205 Juta di Disperkimhub Sumenep Disorot, Dugaan Mark Up Mencuat

Thursday, 21 May 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Newsline.id – Pengadaan perangkat komputer jenis PC All in One di lingkungan Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Perhubungan (Disperkimhub) Kabupaten Sumenep kembali menjadi sorotan publik. Pasalnya, anggaran pengadaan sebesar Rp205 juta pada tahun 2026 dinilai tidak sebanding dengan jumlah unit yang dibeli.

Berdasarkan data yang dihimpun, pengadaan tersebut hanya diperuntukkan bagi 11 unit PC All in One. Kondisi itu memunculkan dugaan adanya mark up anggaran, sebab jika dihitung secara kasar, nilai per unit komputer mencapai kisaran Rp18 juta lebih.

Sorotan terhadap pengadaan tersebut muncul di tengah tuntutan efisiensi anggaran yang belakangan ramai digaungkan di berbagai sektor pemerintahan. Publik mempertanyakan spesifikasi teknis perangkat yang dibeli, termasuk rincian harga satuan dan kualitas barang yang akan digunakan.

Baca Juga  Parkiran Kos H. Asmo di Atas Kali Kolor: Pemilik Tantang Pemkab Bongkar

Sejumlah pihak menilai, apabila spesifikasi perangkat tidak masuk kategori premium atau kebutuhan khusus, maka anggaran tersebut dianggap terlalu tinggi untuk ukuran pengadaan komputer kantor.

“Kalau memang hanya untuk kebutuhan administrasi dan operasional biasa, angka segitu tentu menimbulkan pertanyaan. Apalagi jumlah unitnya hanya 11,” ujar salah satu sumber yang enggan disebutkan namanya.

Hingga berita ini ditulis, Pelaksana Tugas (Plt) kepala dinas terkait masih belum memberikan penjelasan resmi. Upaya konfirmasi yang dilakukan media ini terkait spesifikasi barang, rincian harga satuan, hingga bukti fisik pengadaan, belum mendapat respons.

Kondisi tersebut semakin memunculkan spekulasi publik terkait transparansi penggunaan anggaran di lingkungan Disperkimhub Sumenep.

Sebelumnya, dinas yang sama juga sempat menjadi perhatian publik terkait sejumlah pengadaan lain yang dianggap bernilai fantastis di tengah kondisi efisiensi anggaran daerah.

Baca Juga  Medco Energi Perkuat Kompetensi Guru Kepulauan Sumenep Melalui Pelatihan Deep Learning dan Literasi Digital

Tak hanya itu, Disperkimhub Sumenep juga pernah terseret dalam sorotan kasus dugaan korupsi Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) yang ditangani Kejaksaan Tinggi Jawa Timur. Beberapa pejabat di lingkungan dinas tersebut bahkan sempat diperiksa dan ditetapkan sebagai tersangka dalam pengembangan kasus tersebut.

Masyarakat kini berharap pemerintah daerah, termasuk aparat pengawasan internal, dapat melakukan evaluasi terhadap seluruh proses pengadaan barang dan jasa agar penggunaan APBD benar-benar berjalan transparan dan sesuai kebutuhan.

Selain itu, keterbukaan informasi terkait spesifikasi dan mekanisme pengadaan dinilai penting guna menghindari munculnya dugaan penyimpangan anggaran di kemudian hari.

Penulis : T2

Editor : MTAB

Sumber Berita: Newsline.id

Berita Terkait

Dugaan Penangkapan Rokok Ilegal Berujung Pelepasan, Publik Pertanyakan Penindakan Polsek Pegantenan
Pimpinan DPRD Soroti Minimnya Kehadiran Kepala OPD, Minta Bupati Sumenep Lakukan Evaluasi
Diduga Dikendalikan dari Dalam Lapas, Mantan WBP Ungkap Dugaan Jaringan Narkoba di Lapas Narkotika Pamekasan
Transparansi Pembangunan Lapak Pasar Ganding Disorot, LBH Taretan Minta Pemkab Sumenep Buka Dasar Hukum dan Pengelolaan Dana
Viral di TikTok, Muncul Dugaan Skandal Asmara yang Dikaitkan dengan Wakil Bupati Pamekasan
Bea Cukai Juanda dan Lanudal Juanda Gagalkan Penyelundupan Narkotika dari Malaysia
Kejari Pamekasan Geledah Dinas PUPR, Selidiki Dugaan Korupsi Proyek Jalan DBHCHT Rp3,3 Miliar
Dump Truk Terjun ke Jurang Galian C di Batumarmar, Sopir Selamat dari Insiden Dini Hari
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Wednesday, 5 August 2026 - 15:24

Dugaan Penangkapan Rokok Ilegal Berujung Pelepasan, Publik Pertanyakan Penindakan Polsek Pegantenan

Wednesday, 5 August 2026 - 12:54

Pimpinan DPRD Soroti Minimnya Kehadiran Kepala OPD, Minta Bupati Sumenep Lakukan Evaluasi

Wednesday, 5 August 2026 - 12:35

Diduga Dikendalikan dari Dalam Lapas, Mantan WBP Ungkap Dugaan Jaringan Narkoba di Lapas Narkotika Pamekasan

Wednesday, 5 August 2026 - 09:01

Transparansi Pembangunan Lapak Pasar Ganding Disorot, LBH Taretan Minta Pemkab Sumenep Buka Dasar Hukum dan Pengelolaan Dana

Wednesday, 5 August 2026 - 03:03

Viral di TikTok, Muncul Dugaan Skandal Asmara yang Dikaitkan dengan Wakil Bupati Pamekasan

Berita Terbaru