SUMENEP, Newsline.id – Pekerjaan pengaspalan yang bersumber dari program Bantuan Keuangan (BK) Tahun Anggaran 2026 di Desa Pakamban Laok, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, menjadi sorotan masyarakat. Proyek tersebut diduga tidak memenuhi prinsip keterbukaan informasi publik karena tidak dilengkapi prasasti atau papan informasi proyek.
Berdasarkan hasil pantauan di lapangan, pekerjaan pengaspalan tersebut disebut telah mengalami kerusakan meski diduga belum lama selesai dikerjakan. Pada sejumlah titik, lapisan aspal tampak mulai mengelupas sehingga memunculkan pertanyaan mengenai kualita¹s pelaksanaan pekerjaan.
Selain kondisi fisik proyek, pekerjaan tersebut juga dikabarkan diduga merupakan aspirasi atau berkaitan dengan anggota DPRD berinisial R. Namun hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan maupun konfirmasi dari pihak yang bersangkutan mengenai informasi tersebut.
Ketiadaan prasasti atau papan informasi proyek juga menjadi perhatian. Padahal, keberadaan papan proyek merupakan bagian dari transparansi agar masyarakat mengetahui sumber anggaran, nilai pekerjaan, volume, pelaksana, hingga waktu pelaksanaan.
Sejumlah warga berharap pemerintah dan instansi terkait segera melakukan pemeriksaan terhadap kualitas pekerjaan tersebut. Mereka menilai proyek yang menggunakan anggaran negara harus dikerjakan sesuai spesifikasi teknis agar dapat dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang.
Sementara itu, Penjabat (Pj) Kepala Desa Pakamban Laok telah dihubungi untuk dimintai klarifikasi terkait pekerjaan tersebut. Namun hingga berita ini dipublikasikan, yang bersangkutan belum memberikan jawaban ataupun tanggapan atas konfirmasi yang disampaikan.
Media ini tetap membuka ruang hak jawab kepada seluruh pihak, termasuk Pj Kepala Desa, pelaksana kegiatan, maupun anggota DPRD yang disebut dalam informasi awal, apabila ingin memberikan penjelasan atau klarifikasi sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.
Apabila nantinya terdapat penjelasan resmi dari pihak-pihak terkait, media ini akan memuatnya sebagai bagian dari pemberitaan yang berimbang.
Penulis : AL
Editor : MTAB
Sumber Berita: Newsline.id








