SUMENEP, Newsline.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep mencatat prestasi dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Jawa Timur. Tiga kategori dalam ajang Syariah Award Jawa Timur berhasil diraih sekaligus dengan predikat Juara I.
Tiga penghargaan tersebut masing-masing kategori Keuangan Mikro Syariah, Inklusi Keuangan Syariah Pemerintah Daerah, dan Wakaf.
Penghargaan tersebut diberikan dalam ajang Syariah Award Jawa Timur yang menjadi bentuk apresiasi Pemerintah Provinsi Jawa Timur terhadap upaya pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di daerah.
Wakil Bupati Sumenep, Imam Hasyim, menyebut capaian tersebut tidak seharusnya berhenti sebagai sebuah penghargaan. Menurutnya, prestasi itu harus menjadi dorongan bagi pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas program yang manfaatnya dapat dirasakan langsung masyarakat.
“Penghargaan ini sebagai bukti upaya Pemkab Sumenep dalam membangun ekosistem ekonomi dan keuangan syariah yang inklusif, sekaligus meningkatkan peran serta masyarakat dalam pengembangan ekonomi berbasis syariah,” kata Imam Hasyim, Senin (28/9/2026).
Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi terhadap pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Kabupaten Sumenep.
Menurutnya, raihan tiga Juara I tersebut merupakan hasil dari sinergi berbagai pihak, baik pemerintah daerah maupun unsur lain yang selama ini ikut mendorong penguatan sektor ekonomi dan keuangan syariah.
“Penghargaan ini menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi pemerintah daerah untuk memperkuat ekonomi dan keuangan syariah, yang ujung-ujungnya programnya memberikan manfaat dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Imam menegaskan, Pemkab Sumenep akan terus memperluas pengembangan ekonomi dan keuangan syariah melalui berbagai program yang mendorong partisipasi masyarakat.
Selain itu, akses masyarakat terhadap layanan keuangan syariah juga dinilai perlu terus diperluas agar penguatan ekonomi berbasis syariah tidak hanya menjadi program pemerintah, tetapi mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Karena itu, ia meminta seluruh perangkat daerah menjadikan capaian tersebut sebagai momentum untuk terus melakukan inovasi.
“Perangkat daerah jangan berhenti pada penghargaan, tetapi prestasi ini harus menjadi energi untuk berinovasi, memperluas manfaat dan menghadirkan program yang berdampak langsung bagi masyarakat,” pungkasnya
Penulis : Red
Editor : Moch Thoriqil Akmal








