Lucunya Bea Cukai Madura: Toko Kelontong Diserbu, Produsen Rokok Ilegal “ALPHARD” Dibiarkan

Wednesday, 8 October 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, Newsline.id – Aparat Penegak Hukum di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, hingga Bea Cukai (BC) Madura yang kini dipimpin Novian Dermawan masih enggan menindak produsen rokok ilegal yang bersarang di wilayah hukumnya. Rabu (8/10/2025).

Hingga kini, produsen rokok ilegal merk “ALPHARD” yang ditengarai milik Haji RJ (insial-red) di Desa Blumbungan, Kecamatan Larangan, Pamekasan, masih dibiarkan. Lucunya, Bea Cukai Madura dan Aparat Gabungan hanya melakukan operasi rokok ilegal di toko kelontong.

Sebelumnya diberitakan, peredaran rokok ilegal tanpa dilekati pita cukai yang berasal dari Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, tempat berkantor Bea Cukai Madura yang kini dipimpin Novian Dermawan semakin hari semakin tak terbendung.

Baca Juga  Yonif TP 931/KJ Bekali Prajurit Keterampilan Beternak Ayam Petelur untuk Dukung Ketahanan Pangan

Di mana kembali mendapati rokok ilegal yang ditengarai diproduksi di Kabupaten Pamekasan dengan merk “ALPHARD” isi 20 batang Sigaret Kretek Mesin. Rokok yang pada bungkusnya mencantumkan dibuat oleh PT. SEMENTARA Jatim-Indonesia ditengarai kepunyaan Haji RJ (insial-red) Desa Blumbungan, Kecamatan Larangan, Kabupaten Pamekasan.

“Rokok merk ALPHARD itu ditengarai milik Haji RJ Blumbungan,” sebut sumber yang merupakan warga setempat.

Celakanya, kendati rokok merk “ALPHARD” yang ditengarai milik Haji RJ Blumbungan, Pamekasan, itu secara terang-terangan diproduksi dan diedarkan secara luas tanpa dilekati pita cukai oleh Bea Cukai Madura yang kini dipimpin Novian Dermawan seakan dibiarkan.

Kepala Kantor Bea Cukai Madura Novian Dermawan belum dapat dikonfirmasi terkait dibiarkannya peredaran rokok ilegal merk “ALPHARD” yang ditengarai milik Haji RJ Blumbungan, Pamekasan, yang bersarang di wilayah hukumnya itu.

Baca Juga  Deretan PR Disorot, Dugaan Mafia Pita Cukai di Sumenep Mencuat

Berita Terkait

Miliaran Uang Rakyat Mengalir ke Parpol, Faqih Tuding Fungsi Pengawasan Bakesbangpol Sumenep Mandul dan Cuma Jadi Juru Stempel!
Sembilan Prajurit Kodim 0827/Sumenep Dilepas ke Satuan Baru, Kasdim: Terus Jaga Nama Baik TNI AD
Yonif TP 931/KJ Bekali Prajurit Keterampilan Beternak Ayam Petelur untuk Dukung Ketahanan Pangan
Pimpinan Buruk Melahirkan Mahasiswa Buruk, Dari Kasus Ijazah Hingga Pemalsuan Tanda Tangan Pemira UNIBA 
Lansia Asal Lobuk Ditemukan Meninggal di Pinggir Jalan Saat Hendak ke Ladang
Polemik Pengambilan Ijazah Belum Terjawab, Dayat Mahjong Minta Ahsanul Qasasi Selamatkan Nama Baik UNIBA
Pemira UNIBA Madura Berujung Laporan Polisi, Dugaan Tanda Tangan Fiktif Diselidiki Satreskrim
Drs. Kamalil Irsyad Nahkodai PKB Sumenep Periode 2026–2031, Usung Politik Pelayanan dan Kaderisasi Muda
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Saturday, 13 June 2026 - 10:41

Miliaran Uang Rakyat Mengalir ke Parpol, Faqih Tuding Fungsi Pengawasan Bakesbangpol Sumenep Mandul dan Cuma Jadi Juru Stempel!

Friday, 12 June 2026 - 16:22

Sembilan Prajurit Kodim 0827/Sumenep Dilepas ke Satuan Baru, Kasdim: Terus Jaga Nama Baik TNI AD

Friday, 12 June 2026 - 15:59

Yonif TP 931/KJ Bekali Prajurit Keterampilan Beternak Ayam Petelur untuk Dukung Ketahanan Pangan

Friday, 12 June 2026 - 13:11

Lansia Asal Lobuk Ditemukan Meninggal di Pinggir Jalan Saat Hendak ke Ladang

Friday, 12 June 2026 - 06:15

Polemik Pengambilan Ijazah Belum Terjawab, Dayat Mahjong Minta Ahsanul Qasasi Selamatkan Nama Baik UNIBA

Berita Terbaru

OPINI

Rektor atau Maling Kelas Kakap?

Saturday, 13 Jun 2026 - 00:11

OPINI

Penjahat Bernama Prabowo

Friday, 12 Jun 2026 - 16:59