KKN XXI UA Guluk-Guluk Kenalkan Jurnalistik Dasar kepada Pelajar di Pamekasan

Monday, 7 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, Newsline.id – Menumbuhkan budaya literasi di kalangan pelajar menjadi salah satu perhatian mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) XXI Universitas Annuqayah (UA) Guluk-Guluk, Sumenep. Salah satunya diwujudkan melalui pelatihan jurnalistik tingkat dasar bagi siswa Madrasah Aliyah (MA) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs).

Pelatihan tersebut digelar di Aula Lembaga Khairul Falah, Desa Bungbaruh, Kecamatan Kadur, Kabupaten Pamekasan. Kegiatan ini menjadi ruang bagi para siswa untuk mengenal lebih dekat dunia jurnalistik sekaligus belajar mengolah informasi menjadi sebuah tulisan.

Ketua Posko KKN XXI UA, Imroatul Maghfiroh, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bertujuan memberikan motivasi kepada siswa agar tidak takut menuangkan ide dan gagasan melalui tulisan.

Menurutnya, keterampilan menulis merupakan kemampuan yang penting untuk dikembangkan sejak usia sekolah. Selain menunjang kegiatan akademik, kemampuan tersebut juga dapat membantu siswa menyampaikan informasi dan pendapat secara terstruktur.

“Harapannya, melalui pelatihan ini siswa tidak hanya mengetahui teori jurnalistik, tetapi juga terdorong untuk mulai berani menulis,” ujarnya.

Baca Juga  AKBP Wahyu Hidayat Resmi Pimpin Polres Pamekasan, Siap Perkuat Pelayanan dan Kamtibmas

Ia menilai, banyak kejadian di lingkungan sekolah maupun masyarakat sekitar yang sebenarnya dapat menjadi bahan tulisan. Hanya saja, keterbatasan pengetahuan mengenai teknik penulisan membuat sebagian siswa belum mampu mengemas informasi tersebut menjadi berita.

Untuk itu, mahasiswa KKN menghadirkan pemateri Busri Toha untuk memberikan pemahaman mengenai dasar-dasar jurnalistik.

Dalam pelatihan tersebut, siswa mendapatkan materi mengenai pengertian jurnalistik, karakteristik berita, unsur-unsur berita, teknik memperoleh informasi, hingga cara menyusun berita agar dapat dipahami oleh pembaca.

Peserta juga tidak hanya duduk mendengarkan materi. Mereka diberikan kesempatan untuk melakukan praktik secara langsung dengan mencoba mengolah sebuah informasi menjadi tulisan berita.

Melalui praktik tersebut, siswa diajak memahami bahwa membuat berita membutuhkan ketelitian. Seorang penulis harus mampu mengamati sebuah peristiwa, menggali informasi, memilah fakta, kemudian menyusunnya secara sistematis.

Baca Juga  Kehilangan Sosok Setia di Tribun, Ahsanul Qosasi Beri Penghormatan untuk Mbah Hosen

Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun kebiasaan literasi di lingkungan pelajar Desa Bungbaruh. Sebab, budaya membaca dan menulis dapat dimulai dari hal sederhana yang berada di sekitar mereka.

Selain melatih keterampilan jurnalistik, kegiatan tersebut juga diharapkan dapat membentuk pola pikir kritis pada siswa. Dengan terbiasa menulis berdasarkan fakta, pelajar diharapkan mampu membedakan informasi yang benar, memahami sebuah peristiwa secara lebih objektif, serta tidak mudah menerima informasi tanpa melakukan pengecekan.

Bagi mahasiswa KKN XXI UA Guluk-Guluk, pelatihan jurnalistik tersebut bukan sekadar kegiatan tambahan selama menjalankan pengabdian kepada masyarakat. Lebih dari itu, kegiatan tersebut diharapkan meninggalkan keterampilan yang dapat terus dikembangkan oleh para siswa setelah program KKN berakhir.

Para pelajar pun diharapkan semakin terbiasa membaca, peka terhadap berbagai peristiwa di sekitarnya, serta berani mengabadikannya melalui tulisan.

Penulis : Red

Editor : MTAB

Berita Terkait

Tong-Tong Sumenep Kembali Masuk KEN 2026, Bupati Fauzi Dorong Budaya Madura Tembus Nasional
Perhutani KPH Madura dan Kodim 0827/Sumenep Perkuat Kolaborasi, Kelestarian Hutan Jadi Perhatian
Dua Kades Aktif di Sumenep Diamankan Satresnarkoba, Kasus Dugaan Peredaran Sabu
Iptu Nur Fajri Alim: Media Punya Peran Strategis dalam Menangkal Hoaks dan Kriminalitas
Dugaan Permintaan Uang Rp100 Juta di Kasus Narkotika, Sipropam Polresta Sumenep Mulai Periksa Saksi
ESM Perluas Pasar Global, 10 Juta Batang Rokok King Bravo dan King Djava Dikirim ke Filipina
Tiga Anak Diduga Curi Dua Ayam di Bluto, Polisi Amankan Barang Bukti
Juknis Tidak Jelas, Ditengarai Oknum Penyuluh Bermain Dalam Program KPP Budidaya Ikan Tematik Di Sumenep
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Sunday, 18 October 2026 - 01:06

Tong-Tong Sumenep Kembali Masuk KEN 2026, Bupati Fauzi Dorong Budaya Madura Tembus Nasional

Sunday, 18 October 2026 - 00:32

Perhutani KPH Madura dan Kodim 0827/Sumenep Perkuat Kolaborasi, Kelestarian Hutan Jadi Perhatian

Saturday, 17 October 2026 - 23:43

Dua Kades Aktif di Sumenep Diamankan Satresnarkoba, Kasus Dugaan Peredaran Sabu

Saturday, 17 October 2026 - 01:30

Iptu Nur Fajri Alim: Media Punya Peran Strategis dalam Menangkal Hoaks dan Kriminalitas

Friday, 16 October 2026 - 21:15

Dugaan Permintaan Uang Rp100 Juta di Kasus Narkotika, Sipropam Polresta Sumenep Mulai Periksa Saksi

Berita Terbaru