KKN UA Posko 21 Ajak Santriwati Khoirul Falah Kenali TOGA, Dorong Pesantren Peduli Lingkungan

Monday, 7 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, Newsline.id – Upaya menanamkan kepedulian terhadap lingkungan dimulai dari hal-hal sederhana. Salah satunya melalui pemanfaatan lahan dengan menanam tanaman yang memiliki nilai kesehatan dan edukasi.

Hal tersebut dilakukan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Posko 21 Universitas Annuqayah (UA) Guluk-Guluk, Sumenep, melalui kegiatan edukasi Tanaman Obat Keluarga (TOGA) di Pondok Pesantren Khoirul Falah, Desa Bungbaruh, Kecamatan Kadur, Kabupaten Pamekasan, Jumat (4/9/2026).

Kegiatan bertajuk “Mengenal TOGA: Menanam Sehat, Mewujudkan Pesantren Hijau” itu diikuti para santriwati PP Khoirul Falah. Program tersebut merupakan bagian dari Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang dilaksanakan mahasiswa KKN Posko 21.

Melalui kegiatan ini, para santriwati tidak hanya mendapatkan pengetahuan mengenai jenis dan manfaat tanaman obat, tetapi juga diajak memahami pentingnya menjaga lingkungan di sekitar tempat tinggal mereka.

Materi disampaikan oleh anggota KKN Posko 21, Rashidatul Hafidiyah. Ia menjelaskan sejumlah tanaman yang dapat dibudidayakan dengan mudah serta memiliki manfaat dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga  Dalang Rokok Ilegal Suryaku: Oknum Polisi J, Adiknya A, dan H. H Bermain di Balik Bungkus

“TOGA merupakan salah satu bentuk pemanfaatan lahan yang sederhana. Tanamannya mudah dirawat dan bisa menjadi sumber tanaman herbal yang bermanfaat bagi keluarga,” ujar Rashidatul.

Setelah mendapatkan pemaparan materi, para santriwati kemudian mengikuti praktik penanaman secara langsung. Mereka didampingi mahasiswa KKN mulai dari mempersiapkan media tanam, menempatkan bibit, hingga melakukan perawatan awal.

Suasana pembelajaran pun berlangsung secara interaktif. Para santriwati terlihat antusias ketika mencoba menanam dan mengenal lebih dekat berbagai jenis tanaman yang sebelumnya mungkin hanya mereka temui tanpa mengetahui manfaatnya.

Mahasiswa KKN Posko 21 berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial selama pelaksanaan KKN. Area yang telah ditanami diharapkan dapat terus dirawat sehingga berkembang menjadi kawasan TOGA di lingkungan pesantren.

Baca Juga  H. Masdewi Bawa Aspirasi Hibah Rp600 Juta, Pokdarwis Lombang Bungkam, Status Tanah Masih Dipertanyakan

Selain memberikan manfaat ekologis, keberadaan TOGA juga dinilai dapat menjadi media pembelajaran bagi santri. Mereka dapat belajar mengenai tanaman, pemanfaatan lahan, serta pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi upaya mahasiswa KKN UA Posko 21 untuk menghadirkan program yang dekat dengan kebutuhan masyarakat. Lingkungan pesantren dipilih sebagai ruang edukasi karena memiliki potensi besar untuk menanamkan kebiasaan positif kepada generasi muda.

Dengan adanya kegiatan ini, mahasiswa berharap kesadaran menjaga lingkungan dapat tumbuh dari lingkungan pesantren dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Sebab, kepedulian terhadap lingkungan tidak selalu harus dimulai melalui langkah besar. Merawat satu tanaman dengan konsisten dapat menjadi kebiasaan kecil yang kemudian berkembang menjadi budaya hidup sehat dan peduli terhadap alam.

Penulis : Red

Editor : MTAB

Berita Terkait

Tong-Tong Sumenep Kembali Masuk KEN 2026, Bupati Fauzi Dorong Budaya Madura Tembus Nasional
Perhutani KPH Madura dan Kodim 0827/Sumenep Perkuat Kolaborasi, Kelestarian Hutan Jadi Perhatian
Dua Kades Aktif di Sumenep Diamankan Satresnarkoba, Kasus Dugaan Peredaran Sabu
Iptu Nur Fajri Alim: Media Punya Peran Strategis dalam Menangkal Hoaks dan Kriminalitas
Dugaan Permintaan Uang Rp100 Juta di Kasus Narkotika, Sipropam Polresta Sumenep Mulai Periksa Saksi
ESM Perluas Pasar Global, 10 Juta Batang Rokok King Bravo dan King Djava Dikirim ke Filipina
Tiga Anak Diduga Curi Dua Ayam di Bluto, Polisi Amankan Barang Bukti
Juknis Tidak Jelas, Ditengarai Oknum Penyuluh Bermain Dalam Program KPP Budidaya Ikan Tematik Di Sumenep
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Sunday, 18 October 2026 - 01:06

Tong-Tong Sumenep Kembali Masuk KEN 2026, Bupati Fauzi Dorong Budaya Madura Tembus Nasional

Sunday, 18 October 2026 - 00:32

Perhutani KPH Madura dan Kodim 0827/Sumenep Perkuat Kolaborasi, Kelestarian Hutan Jadi Perhatian

Saturday, 17 October 2026 - 23:43

Dua Kades Aktif di Sumenep Diamankan Satresnarkoba, Kasus Dugaan Peredaran Sabu

Saturday, 17 October 2026 - 01:30

Iptu Nur Fajri Alim: Media Punya Peran Strategis dalam Menangkal Hoaks dan Kriminalitas

Friday, 16 October 2026 - 21:15

Dugaan Permintaan Uang Rp100 Juta di Kasus Narkotika, Sipropam Polresta Sumenep Mulai Periksa Saksi

Berita Terbaru