KI Sumenep Gandeng UNIBA Madura, Dorong Mahasiswa Melek Keterbukaan Informasi

Thursday, 23 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Newsline.id – Komisi Informasi (KI) Kabupaten Sumenep terus mengintensifkan upaya peningkatan kesadaran publik terkait pentingnya keterbukaan informasi. Kali ini, lembaga tersebut menggandeng Universitas Bahaudin Mudhary (UNIBA) Madura dalam kegiatan sosialisasi Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP), yang digelar pada Rabu (22/4/2026).

Kegiatan yang berlangsung di lingkungan kampus itu tidak hanya menjadi ajang edukasi, tetapi juga ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara kedua pihak. Langkah ini dinilai sebagai bentuk konkret dalam membangun sinergi antara lembaga pengawas informasi publik dan institusi pendidikan.

Divisi Sosialisasi, Edukasi, dan Komunikasi Publik KI Sumenep, Ahmad Ainol Horri, menjelaskan bahwa peran KI tidak terbatas pada penyelesaian sengketa informasi. Menurutnya, edukasi kepada masyarakat, khususnya kalangan akademisi, menjadi bagian penting dari mandat lembaga tersebut.

“KI memiliki tanggung jawab untuk terus menyosialisasikan keterbukaan informasi, sekaligus melakukan monitoring dan evaluasi terhadap badan publik,” ujarnya.

Baca Juga  Direktur BPRS Sumenep dan Mantan Sekda Edy Rasiyadi Santuni Lansia, Pererat Kepedulian Sosial di Bulan Ramadan

Horri yang juga dikenal sebagai mantan jurnalis menilai mahasiswa memiliki posisi strategis dalam mendorong praktik transparansi di tengah masyarakat. Ia menyebut kampus sebagai ruang yang efektif untuk menanamkan nilai-nilai keterbukaan sejak dini.

“Mahasiswa adalah agen perubahan. Dari kampus, semangat transparansi itu bisa tumbuh dan menyebar ke masyarakat luas,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua KI Sumenep, Moh Rifai, menyampaikan apresiasi atas sambutan positif dari pihak kampus. Ia berharap kerja sama yang telah terjalin tidak berhenti pada kegiatan seremonial, melainkan berlanjut dalam program-program berkelanjutan.

“Kolaborasi ini menjadi langkah awal untuk memperkuat budaya keterbukaan informasi, terutama di lingkungan akademik,” katanya.

Dari pihak kampus, Rektor UNIBA Madura, Rachmad Hidayat, menyatakan dukungannya terhadap inisiatif KI Sumenep. Ia menegaskan bahwa kampus yang dipimpinnya siap menjadi mitra dalam berbagai kegiatan yang berkaitan dengan edukasi publik.

Baca Juga  RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Buka Layanan Bedah Digestif, Pasien Tak Perlu Lagi Dirujuk ke Surabaya

Menurutnya, UNIBA Madura sebagai institusi pendidikan memiliki tanggung jawab moral dalam membentuk generasi muda yang sadar hukum dan demokrasi.

“Kami terbuka untuk kegiatan semacam ini. Bahkan, kami berharap ke depan ada lebih banyak program yang bisa melibatkan mahasiswa secara aktif,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia juga menyinggung komitmen kampus yang didirikan oleh Achsanul Qosasi dalam mendukung penguatan literasi hukum dan nilai-nilai demokrasi di kalangan generasi muda.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh jajaran komisioner KI Sumenep lainnya, di antaranya Winanto, Hasdani Roi, dan Kamarullah. Kehadiran mereka menegaskan komitmen kolektif dalam mendorong keterbukaan informasi sebagai bagian dari tata kelola pemerintahan yang baik.

Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa tidak hanya memahami hak atas informasi, tetapi juga mampu berperan aktif dalam mengawal transparansi di berbagai sektor publik.

Penulis : T2

Editor : MTAB

Sumber Berita: Newsline.id

Berita Terkait

PR Bromo Mas Manding Disorot, Dugaan “Ternak” Pita Cukai Mencuat ke Publik
Eks Kades Longos Diduga Tabrak Pengunjung Kafe, Dipicu Konflik Pembayaran LC
Deretan PR Disorot, Dugaan Mafia Pita Cukai di Sumenep Mencuat
Satu Donasi, Satu Harapan Hidup Baru untuk Mereka, JatimNewsline Ajak Publik Bantu Biaya Operasi
Pokir DPRD Disorot, Jalan di Dusun Langger Rusak Sebelum Setahun
Kasus Video Asusila Pelajar SMP Terbongkar, Polres Pamekasan Amankan ABH dan Buru Penyebar
Menuju Pilkades Ra’as 2027: Menggugat Tradisi “Kucing dalam Karung” Lewat Adu Gagasan
BPN Sumenep Dinilai “Pengecut”, Tak Mampu Beri Kepastian Kasus Penyerobotan Tanah Mangrove Kebundadap Timur
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Thursday, 23 April 2026 - 11:48

KI Sumenep Gandeng UNIBA Madura, Dorong Mahasiswa Melek Keterbukaan Informasi

Wednesday, 22 April 2026 - 23:53

PR Bromo Mas Manding Disorot, Dugaan “Ternak” Pita Cukai Mencuat ke Publik

Wednesday, 22 April 2026 - 22:32

Eks Kades Longos Diduga Tabrak Pengunjung Kafe, Dipicu Konflik Pembayaran LC

Wednesday, 22 April 2026 - 10:14

Deretan PR Disorot, Dugaan Mafia Pita Cukai di Sumenep Mencuat

Wednesday, 22 April 2026 - 09:53

Satu Donasi, Satu Harapan Hidup Baru untuk Mereka, JatimNewsline Ajak Publik Bantu Biaya Operasi

Berita Terbaru