MADURA, Newsline.id – Polemik dugaan penipuan berkedok investasi yang menyeret nama KryoCore Systems Limited (KS) terus bergulir. Setelah banyak anggota mengaku gagal mencairkan dana mereka, Ketua KS Madura, Jufri, akhirnya memberikan tanggapan. Namun, pernyataannya justru memunculkan anggapan bahwa dirinya tidak dapat memberikan pertanggungjawaban atas kerugian yang dialami para anggota.
Dalam keterangannya, Jufri mengaku dirinya juga merupakan anggota KS dan ikut menjadi korban. Ia menegaskan tidak memiliki kewenangan untuk mengendalikan sistem maupun menjamin pencairan dana para anggota.
“Kalau bicara pemimpin, semua itu pemimpin karena sama-sama anggota, termasuk saya juga anggota. Saya ini ikut aplikasi seperti ini pertama kali,” ujar Jufri.
Menurutnya, keluhan dari anggota memang sangat banyak dan dirinya selalu berupaya merespons dengan baik. Bahkan, ia mengaku turut mengalami kerugian dan mendapat tekanan untuk merekrut anggota baru.
“Bukan cuma mereka yang jadi korban, saya juga jadi korban. Bahkan saya ditekan untuk mencari anggota, tapi saya tidak mau. Karena saya sadar saya tidak tahu aplikasi ini akan berakhir kapan.
Akhirnya saya hanya mendaftarkan akun milik saya sendiri dan keluarga. Baru daftar saja sudah tidak bisa tarik dana,” katanya.
Jufri juga mengaku telah mengingatkan anggotanya agar tidak membayar biaya yang disebut sebagai pajak pencairan dana. Menurutnya, permintaan pembayaran pajak sebelum proses penarikan tidak memiliki dasar yang jelas.
“Saya sudah sampaikan untuk tidak bayar pajak itu, karena tidak ada istilah penarikan pajak terlebih dahulu,” ujarnya.
Meski demikian, pengakuan tersebut justru memicu kekecewaan sejumlah anggota. Mereka menilai Ketua KS Madura tidak mampu memberikan solusi maupun mempertanggungjawabkan kondisi yang dialami para anggota. Sebagai pihak yang selama ini menjadi penghubung antara anggota dan sistem KS, mereka berharap adanya langkah nyata, bukan sekadar menyatakan diri sebagai korban.
Sejumlah anggota bahkan menyatakan tetap akan mendatangi kantor regional KS Madura di Jalan Tapsiun Nomor 17, Desa Parenduan, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, guna meminta penjelasan dan pertanggungjawaban atas nasib dana mereka.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada klarifikasi resmi dari pihak pusat KryoCore Systems Limited terkait keluhan gagal pencairan dana maupun kebijakan pembayaran pajak yang dipersoalkan para anggota.
Dugaan mengenai legalitas operasional platform tersebut juga diharapkan segera mendapat perhatian dari aparat penegak hukum dan instansi terkait.
Penulis : Fairuz
Editor : MTAB








