Kenaikan Tukin TNI: Negara Jangan Hanya Cepat Menaikkan Kesejahteraan Aparat, Tapi Lambat Menjawab Jeritan Rakyat

Thursday, 30 July 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salman Farid Koordinator Aliansi BEM Sumenep

Salman Farid Koordinator Aliansi BEM Sumenep

SUMENEP, Newsline.id – Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa se-Kabupaten Sumenep (BEMSU) mengkritik kebijakan pemerintah yang menaikkan Tunjangan Kinerja (Tukin) bagi prajurit TNI dan pegawai di lingkungan Kementerian Pertahanan. Mahasiswa mempertanyakan konsistensi pemerintah yang sebelumnya gencar menggaungkan efisiensi anggaran.

Kebijakan tersebut diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 42 Tahun 2026 tentang Tunjangan Kinerja Pegawai di Lingkungan TNI dan Peraturan Presiden Nomor 43 Tahun 2026 tentang Tunjangan Kinerja Pegawai di Lingkungan Kementerian Pertahanan.

Koordinator BEMSU, Salman Farid, menegaskan pihaknya tidak menolak peningkatan kesejahteraan prajurit TNI. Namun, pemerintah dinilai perlu menjelaskan alasan di balik penambahan anggaran tersebut di tengah narasi penghematan.

“Kami tidak mempersoalkan TNI mendapatkan kesejahteraan yang layak. Yang kami pertanyakan adalah konsistensi kebijakan pemerintah di tengah narasi efisiensi anggaran,” ujar Salman.

Baca Juga  13 Tahun Tak Tersentuh Dana Desa, Warga Kaladi Bangun Jalan 2 Kilometer Secara Swadaya

Menurutnya, persoalan utama bukan pada besaran Tukin, melainkan penentuan prioritas belanja negara yang harus dijalankan secara adil dan transparan.

BEMSU juga menyoroti kesejahteraan guru yang dinilai masih membutuhkan perhatian serius. Salman mengatakan pemerintah tidak boleh hanya fokus pada peningkatan kesejahteraan satu sektor, sementara persoalan guru belum sepenuhnya terselesaikan.

“Kalau TNI layak sejahtera, maka guru juga layak sejahtera. Negara membutuhkan keduanya secara bersamaan,” katanya.

Selain itu, BEMSU meminta pemerintah menerapkan efisiensi secara konsisten dengan memangkas belanja yang tidak produktif, bukan mengurangi anggaran yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Mahasiswa juga mengingatkan bahwa setiap kenaikan tunjangan harus diikuti peningkatan kinerja aparatur agar manfaatnya benar-benar dirasakan publik.

Baca Juga  Tata Kelola Akademik UNIBA Kembali Disorot, Dokumen Administrasi Mahasiswa 2020 Disebut Hilang

“Ketika tunjangan naik, maka kinerja juga harus meningkat. Masyarakat berhak merasakan manfaat dari setiap rupiah anggaran negara,” tegas Salman.

BEMSU memastikan akan terus mengawal kebijakan pemerintah secara kritis dan konstitusional agar pengelolaan anggaran negara tetap berpihak pada kepentingan masyarakat luas.

Penulis : Moh. Fairuz Zamzami

Editor : MTAB

Sumber Berita: Newsline.id

Berita Terkait

Dugaan Penangkapan Rokok Ilegal Berujung Pelepasan, Publik Pertanyakan Penindakan Polsek Pegantenan
Pimpinan DPRD Soroti Minimnya Kehadiran Kepala OPD, Minta Bupati Sumenep Lakukan Evaluasi
Diduga Dikendalikan dari Dalam Lapas, Mantan WBP Ungkap Dugaan Jaringan Narkoba di Lapas Narkotika Pamekasan
Transparansi Pembangunan Lapak Pasar Ganding Disorot, LBH Taretan Minta Pemkab Sumenep Buka Dasar Hukum dan Pengelolaan Dana
Viral di TikTok, Muncul Dugaan Skandal Asmara yang Dikaitkan dengan Wakil Bupati Pamekasan
Bea Cukai Juanda dan Lanudal Juanda Gagalkan Penyelundupan Narkotika dari Malaysia
Kejari Pamekasan Geledah Dinas PUPR, Selidiki Dugaan Korupsi Proyek Jalan DBHCHT Rp3,3 Miliar
Dump Truk Terjun ke Jurang Galian C di Batumarmar, Sopir Selamat dari Insiden Dini Hari
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Wednesday, 5 August 2026 - 15:24

Dugaan Penangkapan Rokok Ilegal Berujung Pelepasan, Publik Pertanyakan Penindakan Polsek Pegantenan

Wednesday, 5 August 2026 - 12:54

Pimpinan DPRD Soroti Minimnya Kehadiran Kepala OPD, Minta Bupati Sumenep Lakukan Evaluasi

Wednesday, 5 August 2026 - 12:35

Diduga Dikendalikan dari Dalam Lapas, Mantan WBP Ungkap Dugaan Jaringan Narkoba di Lapas Narkotika Pamekasan

Wednesday, 5 August 2026 - 09:01

Transparansi Pembangunan Lapak Pasar Ganding Disorot, LBH Taretan Minta Pemkab Sumenep Buka Dasar Hukum dan Pengelolaan Dana

Wednesday, 5 August 2026 - 03:03

Viral di TikTok, Muncul Dugaan Skandal Asmara yang Dikaitkan dengan Wakil Bupati Pamekasan

Berita Terbaru