Kementerian Pariwisata Ingatkan Kembali Pentingnya Kepatuhan terhadap SOP Pendakian

Saturday, 28 June 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kementerian Pariwisata Ingatkan Kembali Pentingnya Kepatuhan terhadap SOP Pendakian

Kementerian Pariwisata Ingatkan Kembali Pentingnya Kepatuhan terhadap SOP Pendakian

Jakarta, Newsline.id  –  Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menegaskan kembali kewajiban mematuhi Standar Operasional Prosedur (SOP) Pendakian Ekstrem sehubungan dengan musibah yang menimpa wisatawan mancanegara (wisman) di Taman Nasional Gunung Rinjani, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Wisatawan Asal Brasil, Juliana Marins (26), terjatuh saat mendaki di kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani pada Sabtu (21/6/2025). Setelah upaya pencarian selama empat hari, jenazah Juliana ditemukan di kedalaman sekitar 600 meter pada Selasa (24/6/2025) dan baru dapat dievakuasi pada Rabu (25/6/2025) karena medan ekstrem dan cuaca buruk.

“Kami menyampaikan belasungkawa yang tulus kepada keluarga Juliana Marins atas kehilangan tragis ini. Insiden ini mengingatkan kita bahwa setiap destinasi wisata ekstrem mengandung risiko serius,” kata Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana dalam keterangan pers pada Sabtu (28/6/2025).

Kementerian Pariwisata mengapresiasi kerja keras dan keterlibatan berbagai pihak, terutama Tim Basarnas, Taman Nasional Gunung Rinjani, dan para relawan.

Baca Juga  Presiden Prabowo resmi lantik 961 kepala daerah di Istana

Menteri Pariwisata menegaskan kembali kewajiban bagi semua pihak untuk mematuhi SOP pendakian ekstrem, terutama di Gunung Rinjani, yang telah diatur dalam SK Kepala Balai Taman Nasional Gunung Rinjani Nomor 19 Tahun 2022.

“Kami ingin menegaskan kewajiban ketat untuk mematuhi SOP yang telah diatur. Kepatuhan terhadap prosedur ini bukan sekadar formalitas, namun menjadi benteng utama dalam meminimalkan insiden fatal,” ujar Menteri Pariwisata.

Kementerian Pariwisata meminta agar pelaku industri dan pengelola destinasi wisata ekstrem melakukan sejumlah hal di antaranya:

Pengawasan dan audit mendalam terhadap semua operator serta pemandu di destinasi ekstrem, untuk memastikan mereka memiliki sertifikasi sesuai yang disyaratkan otoritas terkait.

Pelatihan ulang wajib untuk pemandu dan porter yang mencakup teknik keselamatan, evakuasi darurat, dan komunikasi krisis.

Kementerian Pariwisata terus melakukan kerja sama lintas Kementerian/Lembaga (Kementerian Kehutanan, Basarnas, TNI/Polri, BPBD, Balai TN, dan Dinas Pariwisata Daerah) untuk memastikan SOP berjalan efektif di lapangan.

Baca Juga  PLN Jadi Perusahaan Energi Terbaik Untuk Mengembangkan Karir Di Indonesia Versi LinkedIn

⁠Edukasi publik bagi wisatawan, khususnya turis mancanegara, mengenai pentingnya menggunakan operator resmi, kelengkapan peralatan keselamatan, dan informasi risiko sebelum melakukan aktivitas ekstrem.

Seiring dengan itu, Kementerian Pariwisata juga mengajak masyarakat dan wisatawan yang sedang menikmati liburan sekolah untuk:

  1. Memastikan telah memilih operator resmi dan pemandu bersertifikat sebelum melakukan aktivitas ekstrem.
  2. ⁠Mematuhi semua protokol keselamatan dan tidak melakukan kegiatan di luar jalur resmi.
  3. Laporkan segera jika menemukan pelanggaran SOP di lapangan melalui nomor WhatsApp 0811‑895‑

Kementerian Pariwisata menegaskan bahwa keselamatan wisatawan adalah tanggung jawab bersama. Kejadian ini menjadi momentum untuk menegakkan SOP panduan wisata ekstrem secara nyata dan menyeluruh, guna mencegah tragedi serupa terulang di masa mendatang. (*******)

Sumber : Kementerian Pariwisata RI

 

Berita Terkait

Turnamen Bola Kasti Danrem Cup 2026 Resmi Dibuka, Sinergi TNI dan Pemkab Sumenep Diperkuat
Kalender Event Sumenep 2026, Turnamen Bola Kasti Danrem Cup Siap Resmi Dibuka di Rubaru
Sumenep Jadi Tuan Rumah Kejurprov Voli Pasir U-17 2026, Bupati Optimistis Dongkrak Prestasi dan Ekonomi
Keris Sumenep Tak Sekadar Pusaka, Namun Simbol Peradaban yang Harus Dijaga
Turki Tersingkir dari Piala Dunia 2026 Usai Tumbang dari Paraguay yang Bermain 10 Orang
Prediksi Lebaran 2026 Berpotensi Berbeda
Hak Jawab Salman Al Farisi Atas Empat Berita yang Ditayangkan jatimnewsline.id
Anggota Baleg DPR Usul LMKN dan LMK Dibubarkan, Royalti Hak Cipta Diusulkan Jadi PNBP di Bawah Kemenparekraf
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Thursday, 16 July 2026 - 19:04

Turnamen Bola Kasti Danrem Cup 2026 Resmi Dibuka, Sinergi TNI dan Pemkab Sumenep Diperkuat

Wednesday, 15 July 2026 - 18:20

Kalender Event Sumenep 2026, Turnamen Bola Kasti Danrem Cup Siap Resmi Dibuka di Rubaru

Thursday, 2 July 2026 - 08:52

Sumenep Jadi Tuan Rumah Kejurprov Voli Pasir U-17 2026, Bupati Optimistis Dongkrak Prestasi dan Ekonomi

Monday, 22 June 2026 - 12:22

Keris Sumenep Tak Sekadar Pusaka, Namun Simbol Peradaban yang Harus Dijaga

Saturday, 20 June 2026 - 16:33

Turki Tersingkir dari Piala Dunia 2026 Usai Tumbang dari Paraguay yang Bermain 10 Orang

Berita Terbaru