Keris Sumenep Tak Sekadar Pusaka, Namun Simbol Peradaban yang Harus Dijaga

Monday, 22 June 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Owner Helmi Art Museum, Helmi S.Pd.I, berfoto bersama jajaran Disbudporapar Kabupaten Sumenep usai mengikuti Rapat Koordinasi Pengembangan Keris Sumenep Tahun 2026, Senin (22/6/2026).

Owner Helmi Art Museum, Helmi S.Pd.I, berfoto bersama jajaran Disbudporapar Kabupaten Sumenep usai mengikuti Rapat Koordinasi Pengembangan Keris Sumenep Tahun 2026, Senin (22/6/2026).

SUMENEP, Newsline.id — Upaya pelestarian dan pengembangan keris sebagai warisan budaya khas Kabupaten Sumenep terus mendapatkan perhatian dari berbagai pihak. Salah satunya ditunjukkan oleh Owner Helmi Art Museum, Helmi S.Pd.I, yang menghadiri Rapat Koordinasi Pengembangan Keris Sumenep Tahun 2026 di Ruang Rapat Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Sumenep, Senin (22/6/2026).

Kegiatan tersebut menjadi wadah koordinasi antara pemerintah, pelaku budaya, komunitas, dan sejumlah pemangku kepentingan untuk merumuskan langkah strategis dalam menjaga keberlanjutan keris sebagai salah satu identitas budaya Kabupaten Sumenep.

Dalam forum tersebut, Helmi menekankan bahwa keris bukan sekadar benda pusaka, melainkan simbol peradaban yang menyimpan nilai sejarah, filosofi, serta kearifan lokal masyarakat Madura yang harus terus diwariskan kepada generasi penerus.

Baca Juga  Warga Sapeken Soroti Dugaan Permintaan Uang dan Reklamasi Pantai, Tiga Pilar Kamtibmas Diminta Bertindak

“Keris Sumenep adalah warisan budaya yang memiliki nilai sejarah, filosofi, dan identitas yang sangat kuat. Karena itu, seluruh elemen masyarakat harus bersama-sama menjaga dan memperkenalkannya kepada generasi muda agar tidak tergerus oleh perkembangan zaman,” ujar Helmi.

Menurutnya, pelestarian keris tidak dapat dilakukan secara parsial. Dibutuhkan sinergi antara pemerintah daerah, akademisi, komunitas budaya, pelaku pariwisata, hingga masyarakat untuk memperkuat eksistensi keris di tengah perkembangan zaman.

Helmi juga mengapresiasi langkah Disbudporapar Sumenep yang terus membuka ruang kolaborasi dalam upaya pengembangan budaya daerah. Ia meyakini kerja sama yang kuat akan menjadikan keris Sumenep tidak hanya tetap lestari, tetapi juga mampu memberikan kontribusi terhadap penguatan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif daerah.

Baca Juga  Pokmas dan Poktan Beranggaran Besar Disebut ‘Lupa’, Desa Lenteng Timur Disebut Lalai Mengawasi

“Kami sangat mengapresiasi inisiatif Disbudporapar yang terus membuka ruang dialog dan kolaborasi. Dengan sinergi yang kuat, saya optimistis keris Sumenep tidak hanya lestari, tetapi juga mampu menjadi daya ungkit pengembangan budaya dan pariwisata daerah,” tambahnya.

Melalui rapat koordinasi tersebut, diharapkan lahir berbagai program konkret dalam bidang pelestarian budaya, pembinaan perajin keris, promosi budaya, hingga penguatan ekosistem keris sebagai salah satu ikon Kabupaten Sumenep.

Sebagai pemerhati budaya yang aktif melalui Helmi Art Museum, Helmi menegaskan komitmennya untuk terus mendukung berbagai upaya pelestarian warisan leluhur agar tetap hidup, berkembang, dan semakin dikenal oleh masyarakat luas, baik di tingkat nasional maupun internasional.

 

Penulis : Moh. Fairuz Zamzami

Editor : MTAB

Sumber Berita: Newsline.id

Berita Terkait

Tong-Tong Sumenep Kembali Masuk KEN 2026, Bupati Fauzi Dorong Budaya Madura Tembus Nasional
Perhutani KPH Madura dan Kodim 0827/Sumenep Perkuat Kolaborasi, Kelestarian Hutan Jadi Perhatian
Dua Kades Aktif di Sumenep Diamankan Satresnarkoba, Kasus Dugaan Peredaran Sabu
Iptu Nur Fajri Alim: Media Punya Peran Strategis dalam Menangkal Hoaks dan Kriminalitas
Dugaan Permintaan Uang Rp100 Juta di Kasus Narkotika, Sipropam Polresta Sumenep Mulai Periksa Saksi
ESM Perluas Pasar Global, 10 Juta Batang Rokok King Bravo dan King Djava Dikirim ke Filipina
Tiga Anak Diduga Curi Dua Ayam di Bluto, Polisi Amankan Barang Bukti
Juknis Tidak Jelas, Ditengarai Oknum Penyuluh Bermain Dalam Program KPP Budidaya Ikan Tematik Di Sumenep
Berita ini 60 kali dibaca

Berita Terkait

Sunday, 18 October 2026 - 01:06

Tong-Tong Sumenep Kembali Masuk KEN 2026, Bupati Fauzi Dorong Budaya Madura Tembus Nasional

Sunday, 18 October 2026 - 00:32

Perhutani KPH Madura dan Kodim 0827/Sumenep Perkuat Kolaborasi, Kelestarian Hutan Jadi Perhatian

Saturday, 17 October 2026 - 23:43

Dua Kades Aktif di Sumenep Diamankan Satresnarkoba, Kasus Dugaan Peredaran Sabu

Saturday, 17 October 2026 - 01:30

Iptu Nur Fajri Alim: Media Punya Peran Strategis dalam Menangkal Hoaks dan Kriminalitas

Friday, 16 October 2026 - 21:15

Dugaan Permintaan Uang Rp100 Juta di Kasus Narkotika, Sipropam Polresta Sumenep Mulai Periksa Saksi

Berita Terbaru