Kadis PUTR Sumenep Bungkam, Paket Meubelair Kantor Satreskrim Rp185 Juta Disorot Publik

Tuesday, 19 May 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Newsline.id – Paket pengadaan meubelair untuk Kantor Satreskrim Polres Sumenep dengan nilai anggaran mencapai Rp185 juta pada tahun anggaran 2026 mulai menjadi sorotan publik. Paket tersebut diketahui tercatat berada dalam satuan kerja (satker) Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Sumenep.

Sorotan muncul lantaran pengadaan meubelair tersebut dinilai perlu dijelaskan secara terbuka kepada masyarakat, terutama terkait urgensi kebutuhan, rincian pengadaan, hingga mekanisme pelaksanaannya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, anggaran sebesar Rp185 juta itu dialokasikan untuk pengadaan perlengkapan meubelair di lingkungan Kantor Satreskrim. Namun hingga kini belum ada penjelasan resmi dari pihak terkait mengenai detail item pengadaan maupun dasar perencanaannya.

Baca Juga  MBG di Madura Dinilai Gagal, JSI Desak Presiden Prabowo Hentikan Program

Saat dikonfirmasi oleh wartawan terkait paket tersebut, Kepala Dinas PUTR Kabupaten Sumenep memilih bungkam dan tidak memberikan jawaban apapun. Sikap diam tersebut justru memunculkan tanda tanya di tengah masyarakat.

“Publik berhak tahu penggunaan anggaran daerah, apalagi nilainya ratusan juta. Jangan sampai muncul kesan ada sesuatu yang ditutupi,” ujar salah satu aktivis Alinasi Pemuda Peduli Rakyat.

Menurutnya, setiap pengadaan yang bersumber dari uang negara seharusnya dilakukan secara transparan dan terbuka, termasuk menjelaskan spesifikasi barang, alasan kebutuhan, hingga pihak pelaksana proyek.

Ia juga menilai, diamnya pejabat publik ketika dikonfirmasi media dapat memicu spekulasi liar di tengah masyarakat. Padahal, keterbukaan informasi merupakan bagian dari tanggung jawab moral dan administratif pemerintah daerah.

Baca Juga  Fasilitas Inventaris RKK Panglima Sudirman Dalpenang Rampung, Pengurus Sampaikan Terima Kasih kepada Panitia dan Donatur

Selain itu, publik juga mempertanyakan mengapa pengadaan meubelair untuk kantor aparat penegak hukum berada di bawah satker Dinas PUTR. Kondisi tersebut dinilai perlu dijelaskan agar tidak menimbulkan asumsi negatif terkait tata kelola anggaran.

Sejumlah kalangan meminta Inspektorat maupun lembaga pengawas lainnya ikut melakukan pengawasan terhadap proses pengadaan tersebut guna memastikan pelaksanaan berjalan sesuai aturan dan prinsip efisiensi anggaran.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada klarifikasi resmi dari Kepala Dinas PUTR Kabupaten Sumenep terkait paket pengadaan meubelair Kantor Satreskrim senilai Rp185 juta tersebut.

Penulis : T2

Editor : MTAB

Sumber Berita: Newsline.id

Berita Terkait

Eric Hermawan Kunjungi BPK RI, Dorong Pengawasan Keuangan Negara Lebih Akuntabel
Dr. Erliyati Ditunjuk Jadi Plt Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, Mulai Bertugas 21 September
Ajang Adu Prestasi dan Silaturahmi Atlet Voli Rayon Utara, Turnamen Bola Voli Brontak Cup 2026 Rayon 1 Digelar di Desa Bilangan
Polemik PPL Gadu Timur Berlanjut, “Muncul di Administrasi, Hilang di Lapangan”, Aktivis Desak BPS Panggil RF dan Buka Hasil Klarifikasi
MEC 2026 Angkat Tema Keraton Sumenep, Budaya Madura Dikemas Kreatif
Tiga Batang Pohon Dibawa ke Polresta Sumenep, Kasus Lisdes Batang-Batang Daya Masuk Tahap Pendalaman
Dari Urusan Perdagangan ke RSUD, Ketua AWDI Soroti Kompetensi Idham Halil
Kehilangan Sosok Setia di Tribun, Ahsanul Qosasi Beri Penghormatan untuk Mbah Hosen
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Sunday, 20 September 2026 - 19:42

Eric Hermawan Kunjungi BPK RI, Dorong Pengawasan Keuangan Negara Lebih Akuntabel

Sunday, 20 September 2026 - 18:57

Dr. Erliyati Ditunjuk Jadi Plt Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, Mulai Bertugas 21 September

Sunday, 20 September 2026 - 18:27

Ajang Adu Prestasi dan Silaturahmi Atlet Voli Rayon Utara, Turnamen Bola Voli Brontak Cup 2026 Rayon 1 Digelar di Desa Bilangan

Sunday, 20 September 2026 - 17:01

Polemik PPL Gadu Timur Berlanjut, “Muncul di Administrasi, Hilang di Lapangan”, Aktivis Desak BPS Panggil RF dan Buka Hasil Klarifikasi

Saturday, 19 September 2026 - 21:34

Tiga Batang Pohon Dibawa ke Polresta Sumenep, Kasus Lisdes Batang-Batang Daya Masuk Tahap Pendalaman

Berita Terbaru