Jelang Akreditasi 2026, RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Perkuat Budaya Mutu Melalui Evaluasi Seluruh Unit Pelayanan

Wednesday, 15 July 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Newsline.id – RSUD dr. H. Moh. Anwar Kabupaten Sumenep terus mematangkan persiapan menghadapi akreditasi rumah sakit tahun 2026 dengan memperkuat budaya mutu di seluruh lini pelayanan. Berbagai langkah pembenahan dilakukan untuk memastikan setiap unit mampu memberikan pelayanan yang aman, profesional, dan sesuai standar nasional.

Salah satu upaya yang ditempuh adalah pelaksanaan evaluasi kesiapan ruangan yang dikemas dalam bentuk lomba antar unit pelayanan. Kegiatan tersebut berlangsung selama sepekan, mulai 8 hingga 14 Juli 2026, dengan melibatkan seluruh instalasi dan ruangan di lingkungan rumah sakit.

Penilaian dilakukan secara komprehensif terhadap berbagai aspek penting, mulai dari kebersihan dan kerapian ruangan, kelengkapan sarana penunjang medis, administrasi pelayanan, penerapan keselamatan pasien, hingga implementasi Program Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) yang menjadi bagian penting dalam standar akreditasi rumah sakit.

Baca Juga  Jadi Monumen Proyek Gagal, Pasar Desa Ellak Daya Mangkrak dan Tuai Kritik Warga

Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. Erliyati, M.Kes, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari evaluasi internal untuk memastikan seluruh unit telah menerapkan standar pelayanan secara konsisten.

“Melalui kegiatan ini kami ingin memastikan seluruh unit pelayanan benar-benar siap menghadapi proses akreditasi. Yang terpenting bukan sekadar menghadapi penilaian, tetapi membangun budaya kerja yang disiplin, tertib, dan selalu mengutamakan keselamatan pasien,” ujarnya, Rabu (15/7/2026).

Menurut dr. Erliyati, akreditasi merupakan instrumen penting untuk mengukur kualitas pelayanan rumah sakit sekaligus menjadi sarana evaluasi dalam meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan akreditasi tidak hanya diukur dari perolehan status atau sertifikat, tetapi dari sejauh mana standar pelayanan diterapkan secara berkelanjutan dalam aktivitas sehari-hari.

Baca Juga  Bukan Ditindak, Malah Produksi Baru: Oknum Polisi J Rilis Rokok Ilegal 54ryaku

“Kami ingin seluruh standar yang diterapkan selama proses persiapan akreditasi nantinya menjadi budaya kerja yang terus dipertahankan, sehingga kualitas pelayanan kepada masyarakat semakin baik dari waktu ke waktu,” jelasnya.

Selain menjadi sarana evaluasi, kegiatan tersebut juga menjadi bentuk apresiasi kepada unit kerja yang dinilai memiliki komitmen tinggi dalam menerapkan standar mutu pelayanan. Diharapkan penghargaan yang diberikan mampu mendorong terciptanya persaingan positif antarruangan untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas layanan.

Manajemen RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep optimistis berbagai langkah pembenahan yang dilakukan akan memperkuat kesiapan rumah sakit menghadapi akreditasi tahun 2026. Lebih dari itu, upaya tersebut diharapkan semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang profesional, aman, humanis, dan berorientasi pada keselamatan pasien.

Penulis : Fairuz

Editor : MTAB

Berita Terkait

Pimpinan DPRD Soroti Minimnya Kehadiran Kepala OPD, Minta Bupati Sumenep Lakukan Evaluasi
Diduga Dikendalikan dari Dalam Lapas, Mantan WBP Ungkap Dugaan Jaringan Narkoba di Lapas Narkotika Pamekasan
Transparansi Pembangunan Lapak Pasar Ganding Disorot, LBH Taretan Minta Pemkab Sumenep Buka Dasar Hukum dan Pengelolaan Dana
Viral di TikTok, Muncul Dugaan Skandal Asmara yang Dikaitkan dengan Wakil Bupati Pamekasan
Bea Cukai Juanda dan Lanudal Juanda Gagalkan Penyelundupan Narkotika dari Malaysia
Kejari Pamekasan Geledah Dinas PUPR, Selidiki Dugaan Korupsi Proyek Jalan DBHCHT Rp3,3 Miliar
Dump Truk Terjun ke Jurang Galian C di Batumarmar, Sopir Selamat dari Insiden Dini Hari
Perbup Bahasa Madura Berlaku, Tapi SDM Guru Belum Siap, Dinas Pendidikan Diminta Bertanggung Jawab
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Wednesday, 5 August 2026 - 12:54

Pimpinan DPRD Soroti Minimnya Kehadiran Kepala OPD, Minta Bupati Sumenep Lakukan Evaluasi

Wednesday, 5 August 2026 - 12:35

Diduga Dikendalikan dari Dalam Lapas, Mantan WBP Ungkap Dugaan Jaringan Narkoba di Lapas Narkotika Pamekasan

Wednesday, 5 August 2026 - 09:01

Transparansi Pembangunan Lapak Pasar Ganding Disorot, LBH Taretan Minta Pemkab Sumenep Buka Dasar Hukum dan Pengelolaan Dana

Wednesday, 5 August 2026 - 03:03

Viral di TikTok, Muncul Dugaan Skandal Asmara yang Dikaitkan dengan Wakil Bupati Pamekasan

Wednesday, 5 August 2026 - 00:29

Bea Cukai Juanda dan Lanudal Juanda Gagalkan Penyelundupan Narkotika dari Malaysia

Berita Terbaru