Jadi Monumen Proyek Gagal, Pasar Desa Ellak Daya Mangkrak dan Tuai Kritik Warga

Wednesday, 10 December 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Pasar Ellak Daya Mangkrak

Foto: Pasar Ellak Daya Mangkrak

SUMENEP, Newsline.id — Proyek pembangunan Pasar Desa di Desa Ellak Daya, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, Madura, menuai sorotan tajam dari masyarakat. Bangunan yang sejatinya diperuntukkan sebagai pusat aktivitas ekonomi desa itu kini justru terbengkalai dan tak berfungsi, hingga disebut warga sebagai “monumen proyek gagal”.

Pantauan di lapangan menunjukkan, bangunan pasar desa tersebut tampak sepi dan tidak pernah difungsikan sebagaimana mestinya. Kondisi bangunan juga terkesan dibangun tanpa kajian kebutuhan yang matang. Akibatnya, pasar desa yang diharapkan mampu menggerakkan roda perekonomian justru tidak memberikan manfaat apa pun bagi masyarakat.

Sejumlah warga menilai, proyek pembangunan pasar desa tersebut terkesan dipaksakan. Mereka menduga, sejak awal pembangunan tidak didasarkan pada perencanaan yang serius dan berorientasi pada kebutuhan warga.

Baca Juga  NasDem Sumenep Gelar Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim di Bulan Ramadan

“Pembangunan pasar desa ini seperti dipaksakan. Uang negara dibuang percuma, tapi masyarakat sama sekali tidak merasakan manfaatnya,” ujar salah satu warga Ellak Daya kepada media ini.

Warga juga menyayangkan tidak adanya upaya nyata dari Pemerintah Desa Ellak Daya, pihak Kecamatan Lenteng, maupun Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumenep untuk mengaktifkan bangunan pasar tersebut meski telah bertahun-tahun terbengkalai.

“Sampai sekarang tidak ada solusi. Seolah-olah setelah dibangun, pasar desa ini ditinggalkan begitu saja,” imbuhnya.

Kondisi tersebut memunculkan kecurigaan adanya persoalan serius dalam perencanaan dan pelaksanaan proyek. Oleh karena itu, warga mendesak Inspektorat Kabupaten Sumenep untuk turun langsung melakukan audit investigatif.

Baca Juga  UNIBA Madura Teguhkan Komitmen Penguatan Mutu dan Tata Kelola di Awal Tahun

“Saya berharap Inspektorat benar-benar turun ke lapangan. Saya yakin bukan hanya pihak desa yang harus diperiksa, tapi juga DPMD Sumenep diduga turut menjadi biang kerok proyek gagal ini,” tegasnya.

Sementara itu, upaya konfirmasi kepada Kepala Desa Ellak Daya hingga berita ini diterbitkan belum membuahkan hasil. Kepala desa setempat tidak memberikan respons meski telah dihubungi melalui pesan WhatsApp dan panggilan telepon oleh awak media.

Sikap bungkam tersebut semakin memperkuat kekecewaan masyarakat, sekaligus menambah tanda tanya besar terkait tanggung jawab pemerintah desa atas proyek yang kini justru menjadi simbol pemborosan anggaran dan gagalnya perencanaan pembangunan desa.

Penulis : T2

Editor : R IE Q

Berita Terkait

Eric Hermawan Kunjungi BPK RI, Dorong Pengawasan Keuangan Negara Lebih Akuntabel
Dr. Erliyati Ditunjuk Jadi Plt Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, Mulai Bertugas 21 September
Ajang Adu Prestasi dan Silaturahmi Atlet Voli Rayon Utara, Turnamen Bola Voli Brontak Cup 2026 Rayon 1 Digelar di Desa Bilangan
Polemik PPL Gadu Timur Berlanjut, “Muncul di Administrasi, Hilang di Lapangan”, Aktivis Desak BPS Panggil RF dan Buka Hasil Klarifikasi
MEC 2026 Angkat Tema Keraton Sumenep, Budaya Madura Dikemas Kreatif
Tiga Batang Pohon Dibawa ke Polresta Sumenep, Kasus Lisdes Batang-Batang Daya Masuk Tahap Pendalaman
Dari Urusan Perdagangan ke RSUD, Ketua AWDI Soroti Kompetensi Idham Halil
Kehilangan Sosok Setia di Tribun, Ahsanul Qosasi Beri Penghormatan untuk Mbah Hosen
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Sunday, 20 September 2026 - 19:42

Eric Hermawan Kunjungi BPK RI, Dorong Pengawasan Keuangan Negara Lebih Akuntabel

Sunday, 20 September 2026 - 18:57

Dr. Erliyati Ditunjuk Jadi Plt Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, Mulai Bertugas 21 September

Sunday, 20 September 2026 - 18:27

Ajang Adu Prestasi dan Silaturahmi Atlet Voli Rayon Utara, Turnamen Bola Voli Brontak Cup 2026 Rayon 1 Digelar di Desa Bilangan

Sunday, 20 September 2026 - 17:01

Polemik PPL Gadu Timur Berlanjut, “Muncul di Administrasi, Hilang di Lapangan”, Aktivis Desak BPS Panggil RF dan Buka Hasil Klarifikasi

Saturday, 19 September 2026 - 21:34

Tiga Batang Pohon Dibawa ke Polresta Sumenep, Kasus Lisdes Batang-Batang Daya Masuk Tahap Pendalaman

Berita Terbaru