Ijazah Ditahan, Tagihan Tak Jelas: Ada Apa dengan Tata Kelola Kampus UNIBA Sumenep?

Tuesday, 5 May 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Newsline.id– Dunia pendidikan tinggi di Kabupaten Sumenep kembali menjadi sorotan. Kali ini keluhan datang dari sejumlah mahasiswa yang mengaku dipersulit saat hendak mengambil ijazah di kampus UNIBA. Mereka menuding adanya dugaan pungutan liar, data administrasi yang amburadul, hingga perlakuan tebang pilih terhadap mahasiswa.

Salah satu mahasiswa mengaku datang ke kampus dengan niat mengambil ijazah setelah menyelesaikan kewajiban akademik. Namun sesampainya di lokasi, ia justru diberitahu bahwa ijazahnya belum bisa diberikan karena disebut masih memiliki tunggakan pembayaran semester.

“Padahal saya sudah bayar. Tapi pembayaran saya katanya tidak masuk ke data administrasi kampus. Kalau begini, kampus ini sebenarnya mengelola keuangan dengan sistem seperti apa?” keluhnya.

Keluhan serupa juga disampaikan mahasiswa lain. Ia mengaku terkejut ketika diinformasikan memiliki tunggakan hingga Rp12 juta. Ironisnya, saat ia meminta rincian tagihan tersebut kepada pihak rektorat, tidak ada penjelasan yang jelas maupun dokumen administrasi yang bisa menunjukkan dasar angka tersebut.

Baca Juga  Sambung Roso di Saronggi, Kapolresta Sumenep Serap Aspirasi 14 Kepala Desa dan Tokoh Masyarakat

“Saya tanya rincian tunggakan itu apa saja, tapi tidak bisa dijelaskan. Kalau memang ada utang, tunjukkan datanya. Masa kampus menagih tanpa bukti?” ujarnya.

Lebih jauh lagi, mahasiswa juga menyoroti adanya dugaan perlakuan tidak adil. Menurut pengakuan mereka, terdapat mahasiswa lain yang justru bisa mengambil ijazah meski disebut masih memiliki tanggungan kepada kampus.

“Kalau benar ada mahasiswa yang punya tunggakan tapi ijazahnya tetap diberikan, berarti ada tebang pilih. Kenapa yang satu dipersulit, yang lain dimudahkan?” kata salah satu mahasiswa dengan nada kecewa.

Saat dikonfirmasi, Rektor UNIBA menyampaikan bahwa penahanan ijazah terhadap mahasiswa yang masih memiliki tanggungan dilakukan karena memang merupakan aturan kampus.

“Peraturannya seperti itu,” ujarnya singkat saat dimintai keterangan.

Baca Juga  Dugaan BK Fiktif di Desa Pajenangger, Warga Desak Audit Investigatif Pemkab Sumenep

Rektor juga mengarahkan agar penjelasan lebih rinci mengenai teknis administrasi dan mekanisme pengambilan ijazah ditanyakan langsung kepada Wakil Dekan I.

Rektor menegaskan bahwa tidak ada mahasiswa yang memperoleh ijazah tanpa menyelesaikan kewajiban administrasi.

“Tidak ada yang seperti itu,” tegasnya.

Meski demikian, bantahan tersebut belum meredam kegelisahan mahasiswa. Sejumlah pihak justru meminta agar kampus membuka data secara terbuka guna menjawab seluruh polemik yang berkembang. Transparansi dianggap menjadi satu-satunya jalan agar persoalan ini tidak terus menimbulkan prasangka liar.

Di sisi lain, redaksi mengaku tengah menelusuri sejumlah informasi dan dokumen yang berkaitan dengan dugaan perlakuan berbeda terhadap mahasiswa dalam proses pengambilan ijazah.

Apabila ditemukan fakta yang bertentangan dengan pernyataan resmi pihak kampus, maka hal itu akan menjadi catatan serius bagi kredibilitas pimpinan lembaga pendidikan tersebut.

Penulis : T2

Editor : MTAB

Sumber Berita: Newsline.id

Berita Terkait

Eric Hermawan Kunjungi BPK RI, Dorong Pengawasan Keuangan Negara Lebih Akuntabel
Dr. Erliyati Ditunjuk Jadi Plt Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, Mulai Bertugas 21 September
Ajang Adu Prestasi dan Silaturahmi Atlet Voli Rayon Utara, Turnamen Bola Voli Brontak Cup 2026 Rayon 1 Digelar di Desa Bilangan
Polemik PPL Gadu Timur Berlanjut, “Muncul di Administrasi, Hilang di Lapangan”, Aktivis Desak BPS Panggil RF dan Buka Hasil Klarifikasi
MEC 2026 Angkat Tema Keraton Sumenep, Budaya Madura Dikemas Kreatif
Tiga Batang Pohon Dibawa ke Polresta Sumenep, Kasus Lisdes Batang-Batang Daya Masuk Tahap Pendalaman
Dari Urusan Perdagangan ke RSUD, Ketua AWDI Soroti Kompetensi Idham Halil
Kehilangan Sosok Setia di Tribun, Ahsanul Qosasi Beri Penghormatan untuk Mbah Hosen
Berita ini 55 kali dibaca

Berita Terkait

Sunday, 20 September 2026 - 19:42

Eric Hermawan Kunjungi BPK RI, Dorong Pengawasan Keuangan Negara Lebih Akuntabel

Sunday, 20 September 2026 - 18:57

Dr. Erliyati Ditunjuk Jadi Plt Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, Mulai Bertugas 21 September

Sunday, 20 September 2026 - 18:27

Ajang Adu Prestasi dan Silaturahmi Atlet Voli Rayon Utara, Turnamen Bola Voli Brontak Cup 2026 Rayon 1 Digelar di Desa Bilangan

Sunday, 20 September 2026 - 17:01

Polemik PPL Gadu Timur Berlanjut, “Muncul di Administrasi, Hilang di Lapangan”, Aktivis Desak BPS Panggil RF dan Buka Hasil Klarifikasi

Saturday, 19 September 2026 - 21:34

Tiga Batang Pohon Dibawa ke Polresta Sumenep, Kasus Lisdes Batang-Batang Daya Masuk Tahap Pendalaman

Berita Terbaru