Hujan dan Angin Kencang Sebabkan Pohon Tumbang di Pakandangan Tengah, Satu Rumah Rusak dan Lima Warga Luka

Monday, 2 February 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Newsline.id — Hujan deras disertai angin kencang menyebabkan sebuah pohon besar tumbang di Dusun Ghin Dejeh, Desa Pakandangan Tengah, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, pada Ahad (1/2/2026) sekitar pukul 15.00 WIB. Peristiwa tersebut mengakibatkan satu rumah warga mengalami kerusakan, lima orang luka-luka, serta enam unit kendaraan rusak parah.

Dari lima korban luka, satu orang dilaporkan mengalami luka berat dan harus mendapatkan penanganan medis lanjutan. Korban sempat dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sumenep sebelum akhirnya dirujuk ke salah satu rumah sakit di Kabupaten Pamekasan.

Selain menimbulkan korban luka, pohon tumbang juga merusak enam unit kendaraan yang berada di lokasi kejadian, terdiri dari satu unit mobil dan lima sepeda motor. Seluruh kendaraan tersebut mengalami kerusakan cukup serius akibat tertimpa batang pohon.

Baca Juga  PKDI Sumenep Sambut Positif Myze Fun Run 2025, Dorong Kolaborasi Desa untuk Kegiatan Edukatif dan Ekonomi

Peristiwa pohon tumbang ini terjadi di satu dusun, yakni Dusun Ghin Dejeh. Warga setempat menyebut, pohon yang roboh tersebut tumbuh di pinggir sungai dan kondisinya sudah cukup rawan sejak lama.

Salah seorang warga, Rizky Wahyudi, menjelaskan bahwa aliran sungai yang terus mengikis tanah di sekitar akar pohon menjadi faktor utama penyebab tumbangnya pohon tersebut.

“Pohonnya tumbuh di pinggir sungai. Tanahnya sudah terkikis air. Kemarin hujan deras, air sungai mengalir deras, lalu datang angin kencang yang akhirnya mendorong pohon itu roboh,” ujarnya, Senin (2/2/2026).

Pasca kejadian, pihak kepolisian bersama instansi terkait langsung melakukan peninjauan ke lokasi untuk memastikan kondisi keamanan serta melakukan pendataan awal terhadap korban dan kerugian material.

Kepala Desa Pakandangan Tengah, Ali Makki, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyampaikan bahwa proses pembersihan material pohon tumbang sudah dimulai sejak hari kejadian dan dilanjutkan hingga hari ini.

Baca Juga  Upacara Penurunan Bendera HUT ke-80 RI di Krejengan Berjalan Khidmat

“Peristiwa itu memang benar terjadi. Pembersihan sudah dimulai kemarin dan hari ini dilanjutkan,” kata Ali Makki.

Dalam proses penanganan dan pembersihan, sejumlah pihak terlibat, di antaranya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumenep, Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kecamatan Bluto, Dinas Sosial, Kapolsek, Babinsa, perangkat desa, serta warga setempat yang turut bergotong royong.

Hingga berita ini diturunkan, proses pembersihan material pohon tumbang masih berlangsung dan situasi di lokasi kejadian dilaporkan mulai kondusif.

Pemerintah desa juga mengimbau warga agar lebih waspada terhadap potensi bencana serupa, terutama saat cuaca ekstrem melanda wilayah tersebut.

Penulis : Fwd

Editor : MTAB

Berita Terkait

APBD Jalan di Tempat, Vendor Menjerit: Kominfo dan Pemkab Sumenep Dinilai Sibuk Pencitraan
Di Tengah Seruan Efisiensi, Anggaran Seragam Bupati Pamekasan Rp300 Juta Tuai Sorotan
Kemenag Sumenep dan Kepala Sekolah MAN Sumenep Bungkam, Pengadaan TV Android Rp266 Juta Kian Disorot
30 Sertifikat Tanah Warga Parsanga Terdampak Pembangunan Yonif TP 931, Masyarakat Minta Kejelasan Status Lahan
DKPP Sumenep Intensifkan Pemeriksaan Hewan Kurban Jelang Idul Adha
HMI Komisariat Insan Cita UIN Madura Dalami Dunia Penyiaran Lewat Kunjungan ke Karimata Media
Anggaran “Plasma” Disbudporapar Sumenep Rp796 Juta Disorot, Diduga Tak Sesuai Peruntukan
Pemilik King Marmut “Imam” Diduga Beredar Tanpa PR Resmi, Bea Cukai Diminta Jangan Tutup Mata
Berita ini 53 kali dibaca

Berita Terkait

Monday, 25 May 2026 - 23:11

APBD Jalan di Tempat, Vendor Menjerit: Kominfo dan Pemkab Sumenep Dinilai Sibuk Pencitraan

Monday, 25 May 2026 - 22:50

Di Tengah Seruan Efisiensi, Anggaran Seragam Bupati Pamekasan Rp300 Juta Tuai Sorotan

Monday, 25 May 2026 - 22:35

Kemenag Sumenep dan Kepala Sekolah MAN Sumenep Bungkam, Pengadaan TV Android Rp266 Juta Kian Disorot

Monday, 25 May 2026 - 07:12

30 Sertifikat Tanah Warga Parsanga Terdampak Pembangunan Yonif TP 931, Masyarakat Minta Kejelasan Status Lahan

Saturday, 23 May 2026 - 19:01

HMI Komisariat Insan Cita UIN Madura Dalami Dunia Penyiaran Lewat Kunjungan ke Karimata Media

Berita Terbaru