Gudang Sejahtera, Rokok Ilegal yang Bebas Beredar di Pamekasan

Thursday, 11 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, Newsline.id – Peredaran rokok ilegal di Kabupaten Pamekasan kian tak terbendung. Kali ini publik menyoroti merek baru bernama “Gudang Sejahtera” yang diduga kuat diproduksi secara ilegal dan beredar luas di pasaran tanpa pita cukai.

Pantauan di lapangan menunjukkan, rokok merek Gudang Sejahtera banyak dijual di warung-warung kecil hingga toko kelontong di wilayah Kecamatan Pamekasan. Harganya pun jauh lebih murah dibandingkan rokok legal, yakni hanya berkisar Rp10 ribu per bungkus.

Seorang warga berinisial R (32), penjual rokok di Pasar Kolpajung, mengaku tidak mengetahui apakah rokok tersebut legal atau tidak. Ia hanya menjual karena ada permintaan dari pelanggan.

“Banyak pembeli yang cari, jadi saya sediakan saja. Saya tidak tahu kalau itu ilegal. Yang penting bisa laku,” ujarnya saat ditemui wartawan, Kamis (11/09/2025).

Baca Juga  Salman Alfarisi Dilaporkan ke DPW dan DPP Partai Bulan Bintang Terkait Dugaan Tindakan Amoral

Sementara itu, salah satu tokoh pemuda Pamekasan, Fikri, menilai peredaran rokok ilegal seperti Gudang Sejahtera merugikan negara dan menimbulkan ketidakadilan bagi pabrik rokok yang patuh aturan.

“Kalau rokok ilegal dibiarkan beredar, jelas negara rugi karena tidak ada pemasukan dari cukai. Selain itu, produsen rokok legal jadi kalah bersaing,” tegasnya.

Hingga kini, pihak Bea Cukai Madura belum memberikan keterangan resmi terkait merebaknya rokok Gudang Sejahtera. Padahal, keberadaannya sudah terang-terangan dijual bebas di pasaran.

Fenomena ini menambah panjang daftar merek rokok ilegal yang beredar di Madura, setelah sebelumnya muncul nama-nama seperti Netro, Gigo, Nero, hingga Papi Mami. Publik pun semakin mempertanyakan keseriusan aparat dalam menindak peredaran rokok ilegal yang seolah tidak tersentuh hukum.

Baca Juga  Skandal SAF: Gudang Rokok Ilegal Diduga Jadi Lokasi Pesta Miras dan Narkoba, Diamnya Ketua PBB Gagal Jaga Marwah Partai

Berita Terkait

Miliaran Uang Rakyat Mengalir ke Parpol, Faqih Tuding Fungsi Pengawasan Bakesbangpol Sumenep Mandul dan Cuma Jadi Juru Stempel!
Sembilan Prajurit Kodim 0827/Sumenep Dilepas ke Satuan Baru, Kasdim: Terus Jaga Nama Baik TNI AD
Yonif TP 931/KJ Bekali Prajurit Keterampilan Beternak Ayam Petelur untuk Dukung Ketahanan Pangan
Pimpinan Buruk Melahirkan Mahasiswa Buruk, Dari Kasus Ijazah Hingga Pemalsuan Tanda Tangan Pemira UNIBA 
Lansia Asal Lobuk Ditemukan Meninggal di Pinggir Jalan Saat Hendak ke Ladang
Polemik Pengambilan Ijazah Belum Terjawab, Dayat Mahjong Minta Ahsanul Qasasi Selamatkan Nama Baik UNIBA
Pemira UNIBA Madura Berujung Laporan Polisi, Dugaan Tanda Tangan Fiktif Diselidiki Satreskrim
Drs. Kamalil Irsyad Nahkodai PKB Sumenep Periode 2026–2031, Usung Politik Pelayanan dan Kaderisasi Muda
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Saturday, 13 June 2026 - 10:41

Miliaran Uang Rakyat Mengalir ke Parpol, Faqih Tuding Fungsi Pengawasan Bakesbangpol Sumenep Mandul dan Cuma Jadi Juru Stempel!

Friday, 12 June 2026 - 16:22

Sembilan Prajurit Kodim 0827/Sumenep Dilepas ke Satuan Baru, Kasdim: Terus Jaga Nama Baik TNI AD

Friday, 12 June 2026 - 15:59

Yonif TP 931/KJ Bekali Prajurit Keterampilan Beternak Ayam Petelur untuk Dukung Ketahanan Pangan

Friday, 12 June 2026 - 13:11

Lansia Asal Lobuk Ditemukan Meninggal di Pinggir Jalan Saat Hendak ke Ladang

Friday, 12 June 2026 - 06:15

Polemik Pengambilan Ijazah Belum Terjawab, Dayat Mahjong Minta Ahsanul Qasasi Selamatkan Nama Baik UNIBA

Berita Terbaru

OPINI

Rektor atau Maling Kelas Kakap?

Saturday, 13 Jun 2026 - 00:11

OPINI

Penjahat Bernama Prabowo

Friday, 12 Jun 2026 - 16:59