PAMEKASAN, Newsline.id – Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke RSUD Mohammad Noer Pamekasan, Senin (5/10/2026) sore.
Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi pelayanan kesehatan sekaligus memastikan kebutuhan masyarakat yang sedang menjalani perawatan di rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Jawa Timur tersebut.
Dalam kesempatan itu, Emil menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan secara berkelanjutan. Menurutnya, rumah sakit tidak hanya dituntut memberikan pelayanan medis, tetapi juga menghadirkan rasa aman dan nyaman bagi pasien serta keluarga.
“Yang paling penting adalah bagaimana pelayanan kepada masyarakat terus dimaksimalkan. Rumah sakit ini harus mampu memberikan pelayanan yang baik, cepat, dan nyaman bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujar Emil.
Ia meminta jajaran pengelola RSUD Mohammad Noer tidak berhenti melakukan evaluasi terhadap pelayanan yang telah berjalan. Berbagai hal yang dinilai sudah baik harus dipertahankan, sedangkan kekurangan harus segera diperbaiki.
“Pelayanan ini harus terus kita tingkatkan. Apa yang sudah baik dipertahankan, sementara yang masih kurang harus segera diperbaiki. Intinya, masyarakat harus menjadi prioritas,” tegasnya.
Selain mengecek pelayanan rumah sakit yang saat ini berjalan, Emil juga menyampaikan perkembangan pembangunan RSUD Mohammad Noer yang baru.
Pemprov Jatim, kata dia, saat ini terus mempercepat proses pembangunan sekaligus melengkapi sejumlah fasilitas penunjang agar rumah sakit baru tersebut dapat segera dimanfaatkan masyarakat.
Pemerintah provinsi menargetkan RSUD Mohammad Noer yang baru mulai difungsikan pada pertengahan 2027.
“Untuk RSUD M Noer yang baru saat ini dikebut. Pemprov Jatim menargetkan agar tahun depan pertengahan bisa digunakan,” tandas Emil.
Dengan percepatan pembangunan tersebut, keberadaan fasilitas kesehatan baru diharapkan mampu memperkuat layanan kesehatan sekaligus meningkatkan akses masyarakat terhadap pelayanan medis yang berkualitas di Pamekasan dan wilayah Madura.
Penulis : Red
Editor : Moch Thoriqil Akmal








