DRT The Big Family Sumenep Dorong Eksistensi Musik Tong-Tong Madura

Saturday, 5 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Newsline.id — Semangat melestarikan seni tradisional Madura mendapat dukungan dari berbagai pihak. Salah satunya datang dari DRT Teh Big Family Sumenep yang memberikan sponsorship kepada grup musik tong-tong Lanceng Keramat asal Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasan.

Dukungan tersebut diberikan menjelang penampilan Lanceng Keramat dalam Festival Musik Tong-Tong Semadura yang digelar di Kabupaten Sumenep, Sabtu (5/9/2026).

Festival yang menjadi bagian dari rangkaian Road to Karisma Event Nusantara (KEN) 2026 itu akan mengambil rute dari depan RRI Sumenep atau Stadion A. Yani hingga kawasan depan Rumah Dinas Bupati Sumenep.

Keikutsertaan Lanceng Keramat dalam festival tersebut menjadi momentum bagi kelompok seni asal Pasean untuk menunjukkan kreativitas sekaligus memperkenalkan karakter musik tradisional Madura kepada masyarakat.

Festival Musik Tong-Tong Semadura sendiri tidak hanya menjadi ruang pertunjukan. Ajang tersebut juga menyediakan total hadiah sebesar Rp80 juta dengan berbagai kategori penghargaan, mulai dari Juara Umum, 10 Penyaji Terbaik, 10 Dekorasi Terbaik, 5 Aransemen Musik Terbaik hingga 5 Penyaji Tari Terbaik.

Baca Juga  Selamat & Sukses HUT ke-10 KUP Pojur, DRT The Big Family Sampaikan Dukungan

Dalam festival tersebut, peserta diwajibkan membawakan lagu “Guwa Pajuddan” sebagai lagu wajib. Selain itu, terdapat sejumlah lagu pilihan, yakni “Gelleng Soko”, “Potre Madhura”, dan “Pornama Eppengir Sering”.

Ketua Pelaksana Lanceng Keramat, Afif, mengapresiasi perhatian dan dukungan yang diberikan DRT Teh Big Family Sumenep.

Menurutnya, dukungan tersebut memiliki makna lebih luas karena menunjukkan adanya kepedulian masyarakat dan pelaku usaha terhadap keberlangsungan kesenian tradisional Madura.

“Terima kasih kepada DRT Sumenep yang telah memberikan dukungan kepada Lanceng Keramat. Ini bukan hanya tentang sponsorship, tetapi juga bentuk kepedulian terhadap seni dan budaya Madura,” kata Afif.

Ia berharap dukungan serupa semakin banyak diberikan kepada kelompok-kelompok seni tradisional yang selama ini terus berupaya mempertahankan eksistensi musik tong-tong di tengah perkembangan zaman.

Afif menilai musik tong-tong memiliki kekuatan tersendiri sebagai bagian dari identitas budaya Madura. Selain menghibur, kesenian tersebut juga mampu menjadi media untuk memperkenalkan tradisi dan kreativitas masyarakat Madura kepada generasi muda maupun masyarakat dari luar daerah.

Baca Juga  MYZE Hotel Sumenep Luncurkan City Tour Destination, Dorong Wisata Lokal Kian Bergairah

“Semoga semakin banyak pihak yang ikut memberikan perhatian terhadap seni dan budaya Madura. Dukungan seperti ini tentu menjadi motivasi bagi para pelaku seni untuk terus berkarya,” ujarnya.

Menurut Afif, festival yang mempertemukan kelompok musik tong-tong dari berbagai wilayah Madura juga memiliki nilai penting dalam membangun kebersamaan antarpelaku seni.

Pertemuan tersebut tidak hanya menjadi ajang berkompetisi, tetapi juga ruang untuk bertukar kreativitas, mempererat silaturahmi, serta membangun komitmen bersama dalam menjaga warisan budaya Madura.

Dukungan DRT Teh Big Family Sumenep terhadap Lanceng Keramat dan kelompok musik tong-tong lainnya pun diharapkan dapat menjadi contoh bahwa pelestarian budaya tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan pelaku seni, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

Dengan kolaborasi tersebut, musik tong-tong diharapkan tidak sekadar bertahan sebagai kesenian tradisional, tetapi mampu terus berkembang dan menjadi salah satu kekuatan budaya serta daya tarik pariwisata Madura.

Penulis : Red

Editor : MTAB

Berita Terkait

Tong-Tong Sumenep Kembali Masuk KEN 2026, Bupati Fauzi Dorong Budaya Madura Tembus Nasional
Perhutani KPH Madura dan Kodim 0827/Sumenep Perkuat Kolaborasi, Kelestarian Hutan Jadi Perhatian
Dua Kades Aktif di Sumenep Diamankan Satresnarkoba, Kasus Dugaan Peredaran Sabu
Iptu Nur Fajri Alim: Media Punya Peran Strategis dalam Menangkal Hoaks dan Kriminalitas
Dugaan Permintaan Uang Rp100 Juta di Kasus Narkotika, Sipropam Polresta Sumenep Mulai Periksa Saksi
ESM Perluas Pasar Global, 10 Juta Batang Rokok King Bravo dan King Djava Dikirim ke Filipina
Tiga Anak Diduga Curi Dua Ayam di Bluto, Polisi Amankan Barang Bukti
Juknis Tidak Jelas, Ditengarai Oknum Penyuluh Bermain Dalam Program KPP Budidaya Ikan Tematik Di Sumenep
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Sunday, 18 October 2026 - 01:06

Tong-Tong Sumenep Kembali Masuk KEN 2026, Bupati Fauzi Dorong Budaya Madura Tembus Nasional

Sunday, 18 October 2026 - 00:32

Perhutani KPH Madura dan Kodim 0827/Sumenep Perkuat Kolaborasi, Kelestarian Hutan Jadi Perhatian

Saturday, 17 October 2026 - 23:43

Dua Kades Aktif di Sumenep Diamankan Satresnarkoba, Kasus Dugaan Peredaran Sabu

Saturday, 17 October 2026 - 01:30

Iptu Nur Fajri Alim: Media Punya Peran Strategis dalam Menangkal Hoaks dan Kriminalitas

Friday, 16 October 2026 - 21:15

Dugaan Permintaan Uang Rp100 Juta di Kasus Narkotika, Sipropam Polresta Sumenep Mulai Periksa Saksi

Berita Terbaru