PAMEKASAN, Newsline.id – Polemik belum terealisasinya bonus bagi atlet peraih medali emas Porprov Jawa Timur 2025 mulai mendapat perhatian dari kalangan legislatif. Komisi IV DPRD Kabupaten Pamekasan menyatakan siap memanggil seluruh pihak yang terlibat guna mencari kejelasan terkait persoalan tersebut.
Salah satu anggota Komisi IV DPRD Pamekasan, Rosyid Fansori menegaskan bahwa pihaknya akan memfasilitasi pertemuan antara atlet, keluarga atlet, KONI, serta pihak-pihak terkait lainnya agar persoalan ini dapat diselesaikan secara terbuka.
“Kami akan memanggil semua pihak yang terlibat dalam persoalan ini. Saya hanya bisa memfasilitasi untuk berdialog langsung kepada yang bersangkutan, baik dari pihak atlet maupun KONI,” ujarnya saat dimintai tanggapan terkait keluhan atlet peraih medali emas Porprov Jatim 2025.
Menurutnya, DPRD memiliki kepentingan untuk memastikan hak-hak atlet yang telah mengharumkan nama Kabupaten Pamekasan dapat terpenuhi. Karena itu, komunikasi yang terbuka dinilai menjadi langkah penting sebelum mengambil kesimpulan terkait penyebab belum cairnya bonus yang dijanjikan.
Ia menegaskan bahwa para atlet merupakan aset daerah yang telah berjuang membawa nama Pamekasan di ajang olahraga tingkat provinsi. Oleh sebab itu, setiap persoalan yang berkaitan dengan kesejahteraan dan penghargaan terhadap atlet perlu mendapatkan perhatian serius.
“Kami ingin mendengar langsung dari semua pihak agar persoalan ini menjadi jelas. Jangan sampai ada informasi yang simpang siur. Yang terpenting adalah mencari solusi terbaik bagi atlet,” katanya.
Sebelumnya, keluarga salah satu atlet kickboxing peraih medali emas Porprov Jawa Timur 2025 mengaku kecewa karena bonus sebesar Rp25 juta yang dijanjikan hingga kini belum diterima. Padahal, hampir satu tahun telah berlalu sejak ajang olahraga terbesar tingkat provinsi tersebut digelar di Malang.
Keluarga atlet menyebut selama ini hanya menerima bantuan sebesar Rp1 juta dari sponsor. Sementara bonus yang dijanjikan kepada peraih medali emas disebut belum ada kejelasan realisasinya.
Kondisi tersebut memunculkan berbagai pertanyaan dari masyarakat terkait bentuk apresiasi pemerintah daerah terhadap atlet berprestasi. Banyak pihak menilai penghargaan kepada atlet tidak cukup hanya berupa ucapan selamat atau seremoni semata, melainkan juga harus diwujudkan melalui pemenuhan komitmen yang telah dijanjikan.
Rencana pemanggilan oleh Komisi IV DPRD Pamekasan diharapkan dapat menjadi jalan keluar atas polemik tersebut. Selain memberikan kepastian kepada atlet, langkah itu juga dinilai penting untuk menjaga kepercayaan para atlet muda yang tengah berjuang membawa nama baik Kabupaten Pamekasan di berbagai ajang olahraga.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak KONI maupun Pemerintah Kabupaten Pamekasan terkait jadwal pencairan bonus atlet Porprov Jawa Timur 2025. Upaya konfirmasi masih terus dilakukan.
Penulis : OR
Editor : Red
Sumber Berita: Newsline.id








