DPRD Akan Turun Tangan, Bonus Atlet Kickboxing Emas Porprov Diduga Mandek Hampir Setahun

Wednesday, 3 June 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, Newsline.id – Polemik belum terealisasinya bonus bagi atlet peraih medali emas Porprov Jawa Timur 2025 mulai mendapat perhatian dari kalangan legislatif. Komisi IV DPRD Kabupaten Pamekasan menyatakan siap memanggil seluruh pihak yang terlibat guna mencari kejelasan terkait persoalan tersebut.

Salah satu anggota Komisi IV DPRD Pamekasan, Rosyid Fansori menegaskan bahwa pihaknya akan memfasilitasi pertemuan antara atlet, keluarga atlet, KONI, serta pihak-pihak terkait lainnya agar persoalan ini dapat diselesaikan secara terbuka.

“Kami akan memanggil semua pihak yang terlibat dalam persoalan ini. Saya hanya bisa memfasilitasi untuk berdialog langsung kepada yang bersangkutan, baik dari pihak atlet maupun KONI,” ujarnya saat dimintai tanggapan terkait keluhan atlet peraih medali emas Porprov Jatim 2025.

Menurutnya, DPRD memiliki kepentingan untuk memastikan hak-hak atlet yang telah mengharumkan nama Kabupaten Pamekasan dapat terpenuhi. Karena itu, komunikasi yang terbuka dinilai menjadi langkah penting sebelum mengambil kesimpulan terkait penyebab belum cairnya bonus yang dijanjikan.

Baca Juga  Komisi II DPRD Pamekasan Sidak SPBU Asem Manis, Pastikan Distribusi Solar Subsidi untuk Nelayan Kembali Normal

Ia menegaskan bahwa para atlet merupakan aset daerah yang telah berjuang membawa nama Pamekasan di ajang olahraga tingkat provinsi. Oleh sebab itu, setiap persoalan yang berkaitan dengan kesejahteraan dan penghargaan terhadap atlet perlu mendapatkan perhatian serius.

“Kami ingin mendengar langsung dari semua pihak agar persoalan ini menjadi jelas. Jangan sampai ada informasi yang simpang siur. Yang terpenting adalah mencari solusi terbaik bagi atlet,” katanya.

Sebelumnya, keluarga salah satu atlet kickboxing peraih medali emas Porprov Jawa Timur 2025 mengaku kecewa karena bonus sebesar Rp25 juta yang dijanjikan hingga kini belum diterima. Padahal, hampir satu tahun telah berlalu sejak ajang olahraga terbesar tingkat provinsi tersebut digelar di Malang.

Keluarga atlet menyebut selama ini hanya menerima bantuan sebesar Rp1 juta dari sponsor. Sementara bonus yang dijanjikan kepada peraih medali emas disebut belum ada kejelasan realisasinya.

Baca Juga  BPN Sumenep Dinilai “Pengecut”, Tak Mampu Beri Kepastian Kasus Penyerobotan Tanah Mangrove Kebundadap Timur

Kondisi tersebut memunculkan berbagai pertanyaan dari masyarakat terkait bentuk apresiasi pemerintah daerah terhadap atlet berprestasi. Banyak pihak menilai penghargaan kepada atlet tidak cukup hanya berupa ucapan selamat atau seremoni semata, melainkan juga harus diwujudkan melalui pemenuhan komitmen yang telah dijanjikan.

Rencana pemanggilan oleh Komisi IV DPRD Pamekasan diharapkan dapat menjadi jalan keluar atas polemik tersebut. Selain memberikan kepastian kepada atlet, langkah itu juga dinilai penting untuk menjaga kepercayaan para atlet muda yang tengah berjuang membawa nama baik Kabupaten Pamekasan di berbagai ajang olahraga.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak KONI maupun Pemerintah Kabupaten Pamekasan terkait jadwal pencairan bonus atlet Porprov Jawa Timur 2025. Upaya konfirmasi masih terus dilakukan.

Penulis : OR

Editor : Red

Sumber Berita: Newsline.id

Berita Terkait

Dugaan Penangkapan Rokok Ilegal Berujung Pelepasan, Publik Pertanyakan Penindakan Polsek Pegantenan
Pimpinan DPRD Soroti Minimnya Kehadiran Kepala OPD, Minta Bupati Sumenep Lakukan Evaluasi
Diduga Dikendalikan dari Dalam Lapas, Mantan WBP Ungkap Dugaan Jaringan Narkoba di Lapas Narkotika Pamekasan
Transparansi Pembangunan Lapak Pasar Ganding Disorot, LBH Taretan Minta Pemkab Sumenep Buka Dasar Hukum dan Pengelolaan Dana
Viral di TikTok, Muncul Dugaan Skandal Asmara yang Dikaitkan dengan Wakil Bupati Pamekasan
Bea Cukai Juanda dan Lanudal Juanda Gagalkan Penyelundupan Narkotika dari Malaysia
Kejari Pamekasan Geledah Dinas PUPR, Selidiki Dugaan Korupsi Proyek Jalan DBHCHT Rp3,3 Miliar
Dump Truk Terjun ke Jurang Galian C di Batumarmar, Sopir Selamat dari Insiden Dini Hari
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Wednesday, 5 August 2026 - 15:24

Dugaan Penangkapan Rokok Ilegal Berujung Pelepasan, Publik Pertanyakan Penindakan Polsek Pegantenan

Wednesday, 5 August 2026 - 12:54

Pimpinan DPRD Soroti Minimnya Kehadiran Kepala OPD, Minta Bupati Sumenep Lakukan Evaluasi

Wednesday, 5 August 2026 - 12:35

Diduga Dikendalikan dari Dalam Lapas, Mantan WBP Ungkap Dugaan Jaringan Narkoba di Lapas Narkotika Pamekasan

Wednesday, 5 August 2026 - 09:01

Transparansi Pembangunan Lapak Pasar Ganding Disorot, LBH Taretan Minta Pemkab Sumenep Buka Dasar Hukum dan Pengelolaan Dana

Wednesday, 5 August 2026 - 03:03

Viral di TikTok, Muncul Dugaan Skandal Asmara yang Dikaitkan dengan Wakil Bupati Pamekasan

Berita Terbaru