DPKS Sumenep Matangkan Strategi Cegah Narkoba Masuk Sekolah

Tuesday, 9 December 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Newsline.id – Upaya menangkal peredaran narkoba di lingkungan pendidikan kembali mengemuka di Kabupaten Sumenep. Dewan Pendidikan Kabupaten Sumenep (DPKS) menggelar Focus Group Discussion (FGD) yang mempertemukan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari Bakesbangpol Linmas, Dinas Pendidikan, Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Sumenep, Polres Sumenep, hingga Kementerian Agama setempat.

Ketua DPKS Sumenep Mulyadi menegaskan bahwa forum tersebut bukan sekadar pertemuan rutin, melainkan ruang strategis untuk mengurai persoalan sekaligus merumuskan langkah pencegahan narkoba sejak dini di lingkungan sekolah.

“Deteksi dini sangat penting agar anak didik kita tidak sampai bersentuhan dengan barang haram ini. Hasil FGD nanti akan kami sampaikan kepada Bupati sebagai bentuk rekomendasi resmi. Harapannya, Sumenep benar-benar bisa bebas narkoba,” ujar Mulyadi.

Baca Juga  Komisi IV DPRD Sumenep Desak Investigasi Menyeluruh Kasus Kematian Ibu dan Bayi Saat Persalinan

Kepala BNNK Sumenep Bambang Sutrisno yang hadir sebagai narasumber memberikan apresiasi terhadap inisiatif DPKS. Ia memaparkan bahwa terdapat sedikitnya tiga faktor utama yang membuat siswa rentan terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba.

Pertama, ketidaktahuan. Banyak siswa terpapar karena rasa ingin tahu atau sekadar coba-coba hingga akhirnya kecanduan.

Kedua, tekanan pergaulan. Dorongan untuk terlihat gaul atau diterima dalam kelompok membuat sebagian anak mudah mengikuti ajakan negatif.

Ketiga, kondisi keluarga yang tidak harmonis (broken home), yang kerap memicu anak mencari pelarian di luar rumah.

“Karena itu dibutuhkan kurikulum yang terintegrasi dengan pendidikan anti narkoba. Selain itu, regulasi berupa peraturan bupati juga sangat diperlukan sebagai dasar gerakan bersama,” tegas Bambang.

Baca Juga  Komitmen Majukan Pendidikan, Nia Kurnia Fauzi Salurkan Beasiswa bagi Mahasiswa Sumenep

Sementara itu, Kapolres Sumenep AKBP Rivanda berhalangan hadir dan diwakili Bripka Andi S. Ia mengungkapkan bahwa Sumenep termasuk dalam zona merah peredaran narkoba. Meski sebagian besar kasus menunjukkan bahwa wilayah ini hanya dijadikan lokasi persinggahan, ancamannya tetap nyata karena sasaran empuk jaringan adalah generasi muda, termasuk pelajar.

“Sosialisasi anti narkoba tidak cukup hanya menyasar siswa. Wali murid juga harus diedukasi agar pengawasan di rumah berjalan seiring dengan pencegahan di sekolah,” ujarnya.

FGD tersebut diharapkan menjadi pijakan awal penyusunan kebijakan yang lebih komprehensif, sekaligus menguatkan sinergi antarlembaga untuk menjaga masa depan generasi muda Sumenep dari ancaman narkoba.

Penulis : T2

Editor : R IE Q

Berita Terkait

Dugaan Penangkapan Rokok Ilegal Berujung Pelepasan, Publik Pertanyakan Penindakan Polsek Pegantenan
Pimpinan DPRD Soroti Minimnya Kehadiran Kepala OPD, Minta Bupati Sumenep Lakukan Evaluasi
Diduga Dikendalikan dari Dalam Lapas, Mantan WBP Ungkap Dugaan Jaringan Narkoba di Lapas Narkotika Pamekasan
Transparansi Pembangunan Lapak Pasar Ganding Disorot, LBH Taretan Minta Pemkab Sumenep Buka Dasar Hukum dan Pengelolaan Dana
Viral di TikTok, Muncul Dugaan Skandal Asmara yang Dikaitkan dengan Wakil Bupati Pamekasan
Bea Cukai Juanda dan Lanudal Juanda Gagalkan Penyelundupan Narkotika dari Malaysia
Kejari Pamekasan Geledah Dinas PUPR, Selidiki Dugaan Korupsi Proyek Jalan DBHCHT Rp3,3 Miliar
Dump Truk Terjun ke Jurang Galian C di Batumarmar, Sopir Selamat dari Insiden Dini Hari
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Wednesday, 5 August 2026 - 15:24

Dugaan Penangkapan Rokok Ilegal Berujung Pelepasan, Publik Pertanyakan Penindakan Polsek Pegantenan

Wednesday, 5 August 2026 - 12:54

Pimpinan DPRD Soroti Minimnya Kehadiran Kepala OPD, Minta Bupati Sumenep Lakukan Evaluasi

Wednesday, 5 August 2026 - 12:35

Diduga Dikendalikan dari Dalam Lapas, Mantan WBP Ungkap Dugaan Jaringan Narkoba di Lapas Narkotika Pamekasan

Wednesday, 5 August 2026 - 09:01

Transparansi Pembangunan Lapak Pasar Ganding Disorot, LBH Taretan Minta Pemkab Sumenep Buka Dasar Hukum dan Pengelolaan Dana

Wednesday, 5 August 2026 - 03:03

Viral di TikTok, Muncul Dugaan Skandal Asmara yang Dikaitkan dengan Wakil Bupati Pamekasan

Berita Terbaru