Banggar DPRD Sumenep Tunda Pembahasan KUA-PPAS 2027, Soroti Ketidakhadiran Sekda

Monday, 20 July 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Newsline.id – Pembahasan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Kabupaten Sumenep Tahun Anggaran 2027 terpaksa ditunda setelah Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sumenep menyatakan mosi tidak percaya kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Agus Dwi Saputro selaku Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

Keputusan tersebut diambil dalam rapat Banggar bersama TAPD yang berlangsung pada Senin (20/7/2026). Rapat yang sedianya dimulai pukul 09.00 WIB tidak dapat dilanjutkan karena Sekda tidak hadir tanpa mengikuti agenda pembahasan yang telah dijadwalkan sebelumnya.

Ketua DPRD Sumenep, H. Zainal Arifin, menyampaikan bahwa ketidakhadiran Sekda menjadi perhatian serius karena dinilai mengganggu jalannya pembahasan salah satu dokumen penting dalam penyusunan APBD 2027.

Baca Juga  BKK Rp100 Juta di Batuputih Kenek Disorot, Realisasi Hanya untuk Perlengkapan Balai Desa

Menurutnya, jadwal rapat telah disepakati bersama dan undangan resmi telah disampaikan kepada pihak eksekutif. Karena itu, DPRD berharap seluruh pihak yang terlibat dapat menunjukkan komitmen dalam menjalankan tahapan pembahasan anggaran.

“Ini bukan sekadar soal kehadiran, tetapi menyangkut komitmen dan penghormatan terhadap mekanisme pembahasan anggaran yang telah disepakati bersama,” ujar Zainal Arifin dalam forum rapat.

Kekecewaan anggota Banggar semakin besar karena sebelumnya rapat perdana pembahasan KUA-PPAS juga mengalami keterlambatan selama beberapa jam. Kondisi tersebut dinilai mencerminkan kurang optimalnya koordinasi antara pihak eksekutif dan legislatif.

Sejumlah anggota Banggar kemudian menyampaikan pandangan agar pembahasan dihentikan sementara hingga terdapat kepastian kehadiran Ketua TAPD. Usulan tersebut akhirnya disepakati dalam forum sebagai bentuk sikap politik DPRD.

Baca Juga  Lelang Barang Jaminan di Pegadaian Diponegoro Dipertanyakan, Nasabah Klaim Tak Terima Jadwal Jelas

Dengan keputusan itu, pembahasan KUA-PPAS APBD 2027 resmi dipending sampai ada komunikasi lanjutan antara DPRD dan Pemerintah Kabupaten Sumenep.

Penundaan tersebut dikhawatirkan dapat memengaruhi jadwal penyusunan APBD Tahun Anggaran 2027 apabila tidak segera ditemukan solusi dan kesepahaman antara kedua lembaga dalam waktu dekat.

Penulis : Fairuz

Editor : MTAB

Berita Terkait

Polemik MR Ball Memanas, Aliansi Pemuda Muslim Madura Serukan Doa Bersama dan Rukyah
Polresta Sumenep Salurkan 12 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Batuputih
Danramil Minta Pemborong dan Kepala Tukang Dipertemukan, Pemborong KDMP: Upah Pekerja Sudah Lunas
Menantu Diduga Bacok Mertua hingga Tewas di Sampang, Polisi Amankan Pelaku di Mushala
DPO Kasus Penganiayaan di Batuputih Ditangkap di Rumah, Langsung Dilimpahkan ke Polresta Sumenep
Kades Legung Barat Benarkan Upah Pekerja KDMP Belum Dibayar, Akui Tak Kenal Pemborong
Eric Hermawan Kunjungi BPK RI, Dorong Pengawasan Keuangan Negara Lebih Akuntabel
Dr. Erliyati Ditunjuk Jadi Plt Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, Mulai Bertugas 21 September
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Monday, 21 September 2026 - 21:23

Polemik MR Ball Memanas, Aliansi Pemuda Muslim Madura Serukan Doa Bersama dan Rukyah

Monday, 21 September 2026 - 20:03

Polresta Sumenep Salurkan 12 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Batuputih

Monday, 21 September 2026 - 19:18

Danramil Minta Pemborong dan Kepala Tukang Dipertemukan, Pemborong KDMP: Upah Pekerja Sudah Lunas

Monday, 21 September 2026 - 18:12

Menantu Diduga Bacok Mertua hingga Tewas di Sampang, Polisi Amankan Pelaku di Mushala

Monday, 21 September 2026 - 17:26

DPO Kasus Penganiayaan di Batuputih Ditangkap di Rumah, Langsung Dilimpahkan ke Polresta Sumenep

Berita Terbaru