Anak 12 Tahun di Bluto Sumenep Diduga Dianiaya Pemuda Usai Insiden Layangan Putus

Wednesday, 13 August 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Newsline.id – Seorang bocah berusia 12 tahun berinisial MG, warga Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, mengalami luka dan trauma setelah diduga menjadi korban penganiayaan oleh seorang pemuda berinisial SM (21) pada Jumat sore (8/8/2025).

 

Insiden bermula saat MG membantu temannya, MRA, menggulung benang layangan. Benang tersebut secara tidak sengaja memutus layangan milik SM, yang kemudian jatuh.

 

Menurut keterangan ZI, ayah korban, SM bereaksi secara emosional dan langsung menyerang MG.

 

“Berdasarkan kesaksian warga, SM menendang wajah anak saya. Akibatnya, wajahnya lebam dan hidungnya mengeluarkan banyak darah,” kata ZI, Sabtu (10/8/2025).

 

ZI juga menyebutkan bahwa SM tidak hanya melakukan kekerasan fisik, tetapi juga mengucapkan kata-kata kasar serta ancaman yang membuat MG ketakutan dan mengalami tekanan psikologis.

Baca Juga  Belum Sempat Jual Motor Curian, Terduga Pelaku Keburu Diamankan Pemilik

 

“Anak saya sekarang trauma berat,” tambahnya.

 

Merasa keberatan, keluarga korban melaporkan kejadian ini ke Polsek Bluto. Mereka mendesak pihak kepolisian agar segera memproses kasus tersebut sesuai hukum yang berlaku.

 

“Penganiayaan terhadap anak adalah tindak pidana serius. Kami minta pelaku dihukum setimpal,” tegas ZI.

 

Dari informasi yang dihimpun, SM diketahui pernah mendaftar sebagai Calon Taruna Akademi Militer 2025 dan Calon Taruna Akademi Kepolisian 2024, namun tidak lolos seleksi.

 

“Perbuatannya jelas mencoreng nilai-nilai disiplin dan kemanusiaan yang seharusnya dijunjung tinggi,” pungkas ZI.

Berita Terkait

Emas 74 Kilogram dan Uang Rp476 Miliar Disita Polri, Selisih dengan LHKPN Jampidsus Jadi Sorotan Publik
Aliansi Hukum Indonesia Gelar Aksi Simbolis, Desak Pengusutan Transparan Dugaan TPPU yang Menyeret Oknum Kejaksaan
Belum Sempat Jual Motor Curian, Terduga Pelaku Keburu Diamankan Pemilik
Direktur Lokataru Ditangkap, Polisi Sebut Terlebih Dahulu Jadi Tersangka
Gelombang Unjuk Rasa Meluas, Pemerintah Ambil Langkah Tegas
Oknum Perangkat Desa Prenduan Duduk di Kursi Terdakwa, Terjerat Kasus Curanmor
Susun Formulasi Terbaik KUHAP, Kemenkum Libatkan Koalisi Masyarakat Sipil
Bukti Sinergitas, Kapolda Jabar Hadiahi Tumpeng Di Momen Peringatan HUT Kodam III Siliwangi Ke-79
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Sunday, 12 July 2026 - 17:07

Emas 74 Kilogram dan Uang Rp476 Miliar Disita Polri, Selisih dengan LHKPN Jampidsus Jadi Sorotan Publik

Friday, 10 July 2026 - 21:52

Aliansi Hukum Indonesia Gelar Aksi Simbolis, Desak Pengusutan Transparan Dugaan TPPU yang Menyeret Oknum Kejaksaan

Sunday, 21 June 2026 - 15:31

Belum Sempat Jual Motor Curian, Terduga Pelaku Keburu Diamankan Pemilik

Tuesday, 2 September 2025 - 19:40

Direktur Lokataru Ditangkap, Polisi Sebut Terlebih Dahulu Jadi Tersangka

Sunday, 31 August 2025 - 18:17

Gelombang Unjuk Rasa Meluas, Pemerintah Ambil Langkah Tegas

Berita Terbaru