Aktivis Pastikan Bukti Akan Dibuka Bertahap, Chatan Hari Ini Tunjukkan Birahi Oknum Ketua Komisi II DPRD Pamekasan SAF

Monday, 5 January 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, Newsline.id — Eskalasi dugaan skandal moral yang menyeret oknum Ketua Komisi II DPRD Pamekasan berinisial SAF terus memanas. Sejumlah aktivis memastikan bahwa pembongkaran bukti tidak berhenti pada satu temuan, melainkan akan dilakukan secara bertahap untuk membuka pola perilaku oknum wakil rakyat tersebut ke ruang publik.

Hari ini, aktivis Dedy, membeberkan bukti awal berupa tangkapan layar percakapan WhatsApp yang dinilai menunjukkan dorongan birahi dan ajakan personal dari akun yang diduga kuat milik SAF. Percakapan itu memperlihatkan rangkaian pesan bernada intim, ajakan bertemu di malam hari, serta upaya membangun rasa aman kepada lawan bicara.

Menurut Dedy, bukti chat tersebut bukan insiden tunggal, melainkan bagian dari rangkaian komunikasi yang mencerminkan perilaku tidak pantas seorang pejabat publik. Mereka menilai isi pesan telah melampaui batas etika, apalagi dilakukan oleh figur yang seharusnya menjadi teladan moral dan penjaga marwah lembaga legislatif.

Baca Juga  “Lombok Mas”, Rokok Ilegal dari Pamekasan, Menkeu Diminta Turun ke Madura, Warga: Bea Cukai Sudah Tak Bisa Diandalkan

“Yang kami buka hari ini baru permukaan. Chatan ini menunjukkan dorongan birahi yang sangat jelas. Bukti lain akan kami sampaikan secara bertahap agar publik bisa menilai secara utuh pola kelakuan yang bersangkutan,” ujar salah satu aktivis kepada wartawan.

Aktivis menegaskan bahwa publik perlu melihat kasus ini sebagai pola perilaku, bukan sekadar kesalahan komunikasi. Percakapan yang beredar dinilai memiliki kesamaan dengan keterangan saksi sebelumnya, sehingga memunculkan dugaan kuat adanya kecenderungan berulang dalam pendekatan personal SAF terhadap perempuan.

“Kalau ini berdiri sendiri, mungkin bisa dianggap khilaf. Tapi ketika chat, kesaksian, dan konteksnya saling menguatkan, maka ini sudah masuk wilayah dugaan pelanggaran etik serius,” tambahnya.

Munculnya bukti chat hari ini membuat Badan Kehormatan (BK) DPRD Pamekasan kembali menjadi sorotan. Aktivis mendesak BK agar tidak menunda proses klarifikasi, memanggil SAF secara terbuka, dan menjelaskan ke publik langkah konkret yang akan diambil.

Baca Juga  Ribuan Massa Siap Geruduk Bea Cukai Pamekasan, Protes Penyegelan Mesin PR Daun Mulia

Menurut mereka, sikap pasif atau lamban hanya akan memperdalam krisis kepercayaan masyarakat terhadap lembaga legislatif. “BK jangan jadi tameng. Ini menyangkut kehormatan lembaga,” tegas aktivis.

Hingga berita ini diterbitkan, SAF belum memberikan tanggapan resmi. Upaya konfirmasi redaksi melalui pesan singkat dan sambungan telepon belum memperoleh respons. Sikap bungkam tersebut dinilai memperbesar kecurigaan publik dan menambah tekanan moral.

Redaksi menegaskan bahwa pemberitaan ini disusun berdasarkan informasi dan bukti yang diterima, dengan tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah. Namun, publik menilai jabatan publik tidak boleh menjadi ruang aman untuk perilaku birahi yang merendahkan etika dan martabat wakil rakyat.

Aktivis memastikan, pembongkaran bukti akan terus berlanjut hingga seluruh fakta terungkap dan ada pertanggungjawaban yang jelas, baik secara etik maupun hukum.

Penulis : Red

Editor : R IE Q

Berita Terkait

Dugaan Penangkapan Rokok Ilegal Berujung Pelepasan, Publik Pertanyakan Penindakan Polsek Pegantenan
Pimpinan DPRD Soroti Minimnya Kehadiran Kepala OPD, Minta Bupati Sumenep Lakukan Evaluasi
Diduga Dikendalikan dari Dalam Lapas, Mantan WBP Ungkap Dugaan Jaringan Narkoba di Lapas Narkotika Pamekasan
Transparansi Pembangunan Lapak Pasar Ganding Disorot, LBH Taretan Minta Pemkab Sumenep Buka Dasar Hukum dan Pengelolaan Dana
Viral di TikTok, Muncul Dugaan Skandal Asmara yang Dikaitkan dengan Wakil Bupati Pamekasan
Bea Cukai Juanda dan Lanudal Juanda Gagalkan Penyelundupan Narkotika dari Malaysia
Kejari Pamekasan Geledah Dinas PUPR, Selidiki Dugaan Korupsi Proyek Jalan DBHCHT Rp3,3 Miliar
Dump Truk Terjun ke Jurang Galian C di Batumarmar, Sopir Selamat dari Insiden Dini Hari
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Wednesday, 5 August 2026 - 15:24

Dugaan Penangkapan Rokok Ilegal Berujung Pelepasan, Publik Pertanyakan Penindakan Polsek Pegantenan

Wednesday, 5 August 2026 - 12:54

Pimpinan DPRD Soroti Minimnya Kehadiran Kepala OPD, Minta Bupati Sumenep Lakukan Evaluasi

Wednesday, 5 August 2026 - 12:35

Diduga Dikendalikan dari Dalam Lapas, Mantan WBP Ungkap Dugaan Jaringan Narkoba di Lapas Narkotika Pamekasan

Wednesday, 5 August 2026 - 09:01

Transparansi Pembangunan Lapak Pasar Ganding Disorot, LBH Taretan Minta Pemkab Sumenep Buka Dasar Hukum dan Pengelolaan Dana

Wednesday, 5 August 2026 - 03:03

Viral di TikTok, Muncul Dugaan Skandal Asmara yang Dikaitkan dengan Wakil Bupati Pamekasan

Berita Terbaru