27 Tim Berlaga di AF Sport Football Competition U-17, Bupati Sumenep Dorong Pembinaan Atlet Muda

Saturday, 10 October 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Newsline.id – Sebanyak 27 tim sepak bola dari berbagai kecamatan di wilayah daratan dan kepulauan Kabupaten Sumenep ambil bagian dalam AF Sport Football Competition U-17 yang digelar di GOR A. Yani Pangligur, Sabtu (10/10/2026).

Kompetisi tersebut menjadi ajang bagi para pemain muda untuk menunjukkan kemampuan, menambah pengalaman bertanding, sekaligus membuka peluang menuju jenjang sepak bola yang lebih tinggi.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, saat membuka turnamen menekankan pentingnya pembinaan sepak bola sejak usia muda. Menurutnya, kompetisi kelompok umur memiliki peran strategis dalam menemukan bibit atlet potensial yang dapat dikembangkan menjadi pemain berprestasi.

Ia menegaskan, keberhasilan dalam olahraga tidak cukup hanya mengandalkan kemampuan teknis, tetapi juga harus ditunjang kedisiplinan, kerja sama, tanggung jawab, dan sikap sportif.

Baca Juga  RKK Panglima Sudirman Gelar Pengajian Rutin dan Santunan Anak Yatim, Wujud Kepedulian dan Kebersamaan Warga

“Sepak bola bukan sekadar olahraga yang berorientasi pada kemenangan, melainkan juga sarana untuk menanamkan nilai kedisiplinan, kerja sama tim, sportivitas, dan tanggung jawab,” kata Fauzi.

Menurutnya, penyelenggaraan turnamen U-17 perlu menjadi bagian dari pembinaan yang dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan. Dengan demikian, para pemain tidak hanya mengejar gelar juara, tetapi juga memperoleh pengalaman dan kesempatan untuk meningkatkan kualitas permainan.

Pemerintah Kabupaten Sumenep, lanjutnya, berharap kompetisi semacam ini mampu memperkuat ekosistem olahraga daerah serta mendorong lahirnya atlet-atlet muda yang dapat bersaing di tingkat regional maupun nasional.

“Kami ingin pembinaan sepak bola dilakukan secara berkelanjutan untuk menciptakan ekosistem olahraga yang mampu melahirkan atlet berprestasi,” ujarnya.

Fauzi juga mengingatkan seluruh pemain, ofisial, dan pendukung agar menjaga ketertiban selama kompetisi berlangsung. Ia meminta setiap tim menghormati lawan dan menerima hasil pertandingan dengan sikap dewasa.

Baca Juga  GMNI Sumenep Bongkar Temuan di Desa Meddelan, DPMD Didesak Buka SPJ BUMDes

Menurutnya, karakter seorang atlet tidak hanya terlihat ketika meraih kemenangan, tetapi juga saat menghadapi kekalahan dan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas.

Keikutsertaan 27 tim dari wilayah daratan hingga kepulauan dinilai menjadi peluang untuk memperluas pemerataan pembinaan sepak bola di Kabupaten Sumenep. Para pemain dari berbagai kecamatan diharapkan memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan menunjukkan potensi terbaiknya.

Bupati pun berharap AF Sport Football Competition U-17 dapat menjadi salah satu pijakan dalam melahirkan generasi pesepak bola muda yang berkualitas dan mampu mengharumkan nama daerah.

“Teruslah berlatih, jaga disiplin, dan tunjukkan bahwa generasi muda Sumenep mampu berprestasi melalui olahraga,” pungkasnya.

Penulis : Red

Editor : Moch Thoriqil Akmal

Berita Terkait

Dugaan Persetubuhan Anak di Bawah Umur Terungkap, Pemuda 20 Tahun Jadi Tersangka di Sumenep
Legalitas Tanah KDMP di Lapangan Tembak Dipertanyakan, Raja Hantu Sentil: Jangan Sampai Kodim Dianggap di Atas Hukum
Operasi Sikat Semeru 2026, Polresta Sumenep Bongkar 9 Kasus Pencurian dan Tangkap 10 Tersangka
KDMP Pamolokan dan Kebun Agung Disorot, Aktivis Desak Dandim Turun Tangan: Jangan Alergi Aturan!
Hari Santri 2026, Bupati Sumenep Ajak Santri Jadi Penggerak Kemajuan Bangsa
Diduga Rugikan Korban Rp375 Juta, Pria 66 Tahun Diamankan Satreskrim Polresta Sumenep
Jutaan Batang Rokok Ilegal Bukan Barang Siluman, Bea Cukai Madura Didesak Ungkap Pemilik dan Tersangkanya
Sepak Bola AF U-17 Berujung Ricuh, Pengelolaan AF Sport di Bawah Sorotan Bupati Fauzi
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Saturday, 24 October 2026 - 16:29

Dugaan Persetubuhan Anak di Bawah Umur Terungkap, Pemuda 20 Tahun Jadi Tersangka di Sumenep

Saturday, 24 October 2026 - 16:08

Legalitas Tanah KDMP di Lapangan Tembak Dipertanyakan, Raja Hantu Sentil: Jangan Sampai Kodim Dianggap di Atas Hukum

Saturday, 24 October 2026 - 15:48

Operasi Sikat Semeru 2026, Polresta Sumenep Bongkar 9 Kasus Pencurian dan Tangkap 10 Tersangka

Saturday, 24 October 2026 - 14:54

KDMP Pamolokan dan Kebun Agung Disorot, Aktivis Desak Dandim Turun Tangan: Jangan Alergi Aturan!

Thursday, 22 October 2026 - 11:54

Diduga Rugikan Korban Rp375 Juta, Pria 66 Tahun Diamankan Satreskrim Polresta Sumenep

Berita Terbaru

OPINI

Sumenep, Dunia Malam dan Ketidaksehatan

Saturday, 24 Oct 2026 - 03:51