Festival Mancing Kedatim 2026 Dorong Wisata Mangrove dan Ekonomi Warga Pesisir

Monday, 1 June 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Newsline.id – Ratusan peserta memadati kawasan Wisata Mangrove Kedatim, Desa Kebundadap Timur, Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep, dalam gelaran Festival Mancing Kedatim 2026, Sabtu (30/5/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari Calendar of Event (CoE) Kabupaten Sumenep 2026.

Festival dibuka secara simbolis oleh Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Sumenep, Agus Sulistiyono, bersama Kepala Disbudporapar Sumenep, Faruk Hanafi, melalui kegiatan memancing bersama di kawasan mangrove.

Kepala Dinas Perikanan Sumenep, Agus Sulistiyono, mengatakan festival tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi memancing, tetapi juga sarana promosi wisata berbasis lingkungan yang dimiliki Kabupaten Sumenep.

“Melalui Festival Mancing Kedatim, kami ingin memperkenalkan potensi Wisata Mangrove Kedatim sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir,” ujarnya.

Baca Juga  Publik Menunggu Sikap Tegas Kepala BPS Sumenep, Sanksi Jika Dugaan Penggantian PPL Terbukti

Menurut Agus, pengembangan sektor pariwisata harus berjalan seiring dengan upaya pelestarian lingkungan, terutama kawasan mangrove yang memiliki fungsi penting menjaga ekosistem pesisir.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mengikuti dua kategori lomba, yakni memancing di jalur tracking mangrove dan memancing menggunakan perahu. Penentuan pemenang dilakukan berdasarkan berat hasil tangkapan ikan yang diperoleh peserta.

Selain menyedot perhatian komunitas pemancing, festival juga membawa dampak ekonomi bagi masyarakat setempat. Sejumlah pelaku UMKM memanfaatkan keramaian pengunjung untuk menjajakan berbagai produk kuliner dan hasil olahan lokal.

Pemerintah Kabupaten Sumenep berharap Festival Mancing Kedatim dapat terus digelar secara berkelanjutan dan menjadi salah satu agenda wisata unggulan yang mampu menarik wisatawan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kawasan pesisir.

Baca Juga  Ketika H. Ramdan Lebih Perkasa dari Bea Cukai; Rokok Alaska Click Tak Tersentuh

Penulis : T2

Editor : MTAB

Sumber Berita: Newsline.id

Berita Terkait

Viral di TikTok, Muncul Dugaan Skandal Asmara yang Dikaitkan dengan Wakil Bupati Pamekasan
Bea Cukai Juanda dan Lanudal Juanda Gagalkan Penyelundupan Narkotika dari Malaysia
Kejari Pamekasan Geledah Dinas PUPR, Selidiki Dugaan Korupsi Proyek Jalan DBHCHT Rp3,3 Miliar
Dump Truk Terjun ke Jurang Galian C di Batumarmar, Sopir Selamat dari Insiden Dini Hari
Perbup Bahasa Madura Berlaku, Tapi SDM Guru Belum Siap, Dinas Pendidikan Diminta Bertanggung Jawab
AHY Dorong Percepatan Infrastruktur Madura, Sebut Karapan Sapi Simbol Keberanian dan Kehormatan
DPRD Sumenep Inventarisasi Aspirasi Warga, Hasil Reses III Jadi Acuan Penyusunan Program 2027
KUA-PPAS 2027 Disepakati, DPRD Sumenep Dorong PAD dan Layanan Publik Lebih Optimal
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Wednesday, 5 August 2026 - 03:03

Viral di TikTok, Muncul Dugaan Skandal Asmara yang Dikaitkan dengan Wakil Bupati Pamekasan

Wednesday, 5 August 2026 - 00:29

Bea Cukai Juanda dan Lanudal Juanda Gagalkan Penyelundupan Narkotika dari Malaysia

Tuesday, 4 August 2026 - 18:57

Kejari Pamekasan Geledah Dinas PUPR, Selidiki Dugaan Korupsi Proyek Jalan DBHCHT Rp3,3 Miliar

Tuesday, 4 August 2026 - 18:34

Dump Truk Terjun ke Jurang Galian C di Batumarmar, Sopir Selamat dari Insiden Dini Hari

Monday, 3 August 2026 - 09:27

AHY Dorong Percepatan Infrastruktur Madura, Sebut Karapan Sapi Simbol Keberanian dan Kehormatan

Berita Terbaru