SUMENEP, Newsline.id – Momentum bulan suci Ramadhan dimanfaatkan berbagai elemen masyarakat untuk memperbanyak amal dan berbagi kepada sesama. Salah satunya dilakukan oleh Gerakan Peduli Sosial (GPS) Desa Pabian, Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, yang menggelar kegiatan santunan bagi anak yatim dan kaum dhuafa, Minggu (8/3/2026).
Kegiatan sosial yang berlangsung di Jalan Aries RT 04 RW 04 Perumahan Satelit, Desa Pabian tersebut diikuti oleh para pengurus GPS, tokoh masyarakat, perangkat desa, serta puluhan anak yatim dan warga kurang mampu yang menjadi penerima bantuan.
Acara yang mengangkat tema “Menggapai Berkah Ramadhan dengan Berbagi” itu berlangsung dengan suasana penuh kebersamaan. Selain penyerahan santunan, kegiatan juga menjadi ajang silaturahmi antara masyarakat dengan para pengurus organisasi sosial di desa tersebut.
Ketua Gerakan Peduli Sosial (GPS) Pabian, Muhammad Kamarudin, M.Pd., mengatakan bahwa kegiatan santunan tersebut merupakan bagian dari program rutin yang dilaksanakan setiap tahun pada bulan Ramadhan.
Menurutnya, bulan Ramadhan merupakan momentum yang tepat untuk meningkatkan kepedulian sosial dan mempererat hubungan antarwarga.
“Setiap Ramadhan kami berupaya menghadirkan kegiatan berbagi seperti ini. Tujuannya agar anak-anak yatim dan saudara-saudara kita yang membutuhkan dapat merasakan kebahagiaan bersama,” ujarnya saat ditemui di lokasi kegiatan.
Kamarudin menjelaskan bahwa santunan yang diberikan merupakan hasil gotong royong para pengurus GPS serta dukungan dari masyarakat yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan sosial tersebut.
Ia menilai, semangat berbagi yang tumbuh di tengah masyarakat menjadi kekuatan utama dalam menjalankan berbagai kegiatan sosial di Desa Pabian.
“Alhamdulillah kegiatan ini bisa terlaksana berkat dukungan banyak pihak. Ini menunjukkan bahwa semangat kepedulian masyarakat masih sangat kuat,” katanya.
Lebih lanjut, ia berharap kegiatan santunan tersebut tidak hanya memberikan bantuan secara materi, tetapi juga mampu menumbuhkan rasa empati dan solidaritas sosial di tengah kehidupan bermasyarakat.
“Harapan kami, kegiatan ini tidak berhenti di sini saja. Semoga ke depan semakin banyak masyarakat yang tergerak untuk ikut berbagi,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kamarudin juga mengajak generasi muda untuk terlibat aktif dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan, terutama di momentum bulan suci Ramadhan.
Menurutnya, keterlibatan anak muda sangat penting dalam menumbuhkan budaya gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
“Anak muda harus ikut terlibat dalam kegiatan sosial seperti ini, karena kepedulian terhadap sesama adalah bagian dari nilai kemanusiaan yang harus dijaga,” tegasnya.
Kegiatan santunan tersebut turut dihadiri oleh Kepala Desa Pabian, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD), perangkat desa, serta sejumlah tokoh masyarakat yang memberikan dukungan terhadap kegiatan sosial yang digagas oleh GPS Pabian.
Kehadiran para tokoh desa tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap gerakan sosial yang bertujuan membantu masyarakat kurang mampu, khususnya anak yatim dan dhuafa.
Selain penyerahan santunan, kegiatan juga diisi dengan doa bersama agar seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut mendapatkan keberkahan di bulan Ramadhan.
Salah satu warga yang hadir dalam kegiatan tersebut mengaku merasa bersyukur dengan adanya program santunan yang digelar oleh GPS Pabian.
Menurutnya, kegiatan seperti ini sangat membantu masyarakat yang membutuhkan sekaligus menjadi sarana mempererat kebersamaan di lingkungan desa.
“Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut setiap tahun, karena sangat bermanfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.
Dengan terselenggaranya kegiatan santunan tersebut, Gerakan Peduli Sosial (GPS) Pabian berharap dapat terus menjadi wadah bagi masyarakat untuk berbagi dan memperkuat nilai-nilai kepedulian sosial di tengah kehidupan bermasyarakat, khususnya di bulan suci Ramadhan yang penuh berkah.
Penulis : T2
Editor : MTAB








