Selokan di Pajagalan Dipenuhi Sampah, Lurah Bungkam

Wednesday, 6 August 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Newsline.id – Pemandangan tak sedap terlihat di sejumlah selokan di Kelurahan Pajagalan, Kecamatan Kota Sumenep. Tumpukan sampah rumah tangga yang berserakan membuat aliran air tersumbat dan menimbulkan bau menyengat.

 

Kondisi ini dikeluhkan warga karena selain merusak keindahan kota, juga dikhawatirkan menjadi sarang nyamuk penyebab penyakit menular.

 

“Kalau dibiarkan, bukan hanya banjir yang datang, tapi juga penyakit seperti DBD,” ungkap Lia, salah satu tokoh warga setempat

 

Ia menilai permasalahan ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah daerah, tetapi juga masyarakat. Namun, lemahnya sosialisasi dari pihak terkait membuat warga tidak memiliki kesadaran penuh menjaga kebersihan lingkungan.

 

“Selama ini kami jarang sekali melihat ada edukasi atau kegiatan bersih-bersih bersama. Pemerintah harus lebih aktif mengajak warga,” tambahnya.

Baca Juga  Skandal Mesum Kades Lapa Taman, Di Mana Sikap Orang Tua yang Duduk di Kursi DPRD?

 

Minimnya fasilitas tempat sampah di area perkotaan juga memperburuk keadaan. Banyak warga akhirnya memilih membuang sampah sembarangan ke selokan karena tidak tersedia sarana memadai.

 

“Kalau tong sampahnya cukup, warga tidak akan buang sampah ke got. Ini harus dipikirkan,” ujarnya.

 

Selain ancaman kesehatan, tumpukan sampah juga mengganggu kualitas air tanah di sekitarnya. Air yang tercemar limbah rumah tangga bisa berdampak buruk jika digunakan untuk mandi atau mencuci.

 

Sementara itu, ketika dimintai konfirmasi terkait kondisi ini, Lurah Pajagalan enggan memberikan komentar dengan alasan sedang ada pertemuan.

Berita Terkait

Kasus Video Asusila Pelajar SMP Terbongkar, Polres Pamekasan Amankan ABH dan Buru Penyebar
Menuju Pilkades Ra’as 2027: Menggugat Tradisi “Kucing dalam Karung” Lewat Adu Gagasan
BPN Sumenep Dinilai “Pengecut”, Tak Mampu Beri Kepastian Kasus Penyerobotan Tanah Mangrove Kebundadap Timur
Panen Raya Sumenep Melejit, Serapan Gabah Tembus 6 Ribu Ton di Awal 2026
Langsung Diserbu! SkY Coffee Grounds Jadi Magnet Baru Nongkrong Anak Muda Sumenep
MYZE Hotel Sumenep Hadirkan Menu “Rebellious Hunger”, Dorong Tren Kuliner Berkelanjutan di Madura
Kids Atletik Getarkan Lapangan Armada, FKG PJOK Dasuk Siapkan Bibit Juara O2SN
Halal Bihalal dan Haul Majmuk Ponpes Al Usymuni Berlangsung Khidmat di Batang-Batang Sumenep
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Sunday, 19 April 2026 - 21:29

Kasus Video Asusila Pelajar SMP Terbongkar, Polres Pamekasan Amankan ABH dan Buru Penyebar

Saturday, 18 April 2026 - 23:55

Menuju Pilkades Ra’as 2027: Menggugat Tradisi “Kucing dalam Karung” Lewat Adu Gagasan

Saturday, 18 April 2026 - 10:35

BPN Sumenep Dinilai “Pengecut”, Tak Mampu Beri Kepastian Kasus Penyerobotan Tanah Mangrove Kebundadap Timur

Saturday, 18 April 2026 - 08:51

Panen Raya Sumenep Melejit, Serapan Gabah Tembus 6 Ribu Ton di Awal 2026

Friday, 17 April 2026 - 12:47

MYZE Hotel Sumenep Hadirkan Menu “Rebellious Hunger”, Dorong Tren Kuliner Berkelanjutan di Madura

Berita Terbaru