Selisih Data Realisasi Dana Desa Lobuk 2025 Mencuat, Warga Desak Pemerintah Bertindak Transparan

Monday, 17 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Newsline.id — Pengelolaan Dana Desa (DD) di Desa Lobuk, Kecamatan Bluto, kembali memicu perdebatan setelah munculnya ketidaksesuaian angka antara laporan resmi dan hasil verifikasi manual yang dilakukan oleh media. Publik menilai hal ini sebagai sinyal awal adanya persoalan transparansi dalam tata kelola anggaran desa.

Berdasarkan data yang tercantum dalam aplikasi resmi monitoring Dana Desa, Lobuk menerima pagu anggaran sebesar Rp1.096.988.000, dengan realisasi tahap pertama mencapai Rp658.192.800.

Namun, ketika rincian kegiatan dianalisis ulang oleh tim media, total realisasi yang dapat dipertanggungjawabkan hanya berada pada angka Rp609.889.000.

Perbedaan Rp49.604.000 ini menjadi sorotan hingga memunculkan dugaan adanya ketidakwajaran dalam pelaksanaan program desa. Kendati belum dapat disimpulkan sebagai pelanggaran, publik menilai selisih sebesar itu tak boleh dianggap enteng.

Zainul, salah satu aktivis sosial di Kabupaten Sumenep, menilai temuan tersebut layak mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah kecamatan maupun aparat berwenang.

Baca Juga  Demo LPKKP Soroti Dugaan Kejanggalan Pengadaan Ternak 2025 di Jatim

“Selisih hampir Rp50 juta itu bukan angka kecil dalam konteks Dana Desa. Ketidaksesuaian semacam ini harus dijelaskan secara resmi oleh pemerintah desa. Jangan sampai publik menafsirkan bahwa ada upaya penyembunyian,” katanya.

Menurutnya, masyarakat berhak mengetahui bagaimana anggaran desa digunakan, apalagi Dana Desa merupakan sumber pendanaan utama untuk pembangunan di tingkat akar rumput.

“Desa harus belajar membuka data secara transparan. Kalau ada kekeliruan input, sampaikan. Kalau ada kegiatan yang belum ter-update, jelaskan. Tapi jika ada dana yang benar-benar tidak bisa dipertanggungjawabkan, itu persoalan lain yang harus ditindak tegas,” tambahnya.

Sejumlah warga Lobuk yang ditemui media mengaku resah dengan adanya temuan ketidaksesuaian angka tersebut. Mereka menilai pemerintah harus segera turun tangan agar persoalan ini tak berkembang menjadi opini liar.

Baca Juga  Pungutan Rp150 Ribu Diduga Langgar Aturan, Mahasiswa KIP STKIP Sumenep 2019 Dipalak Saat Registrasi Ulang

“Kami hanya ingin pembangunan berjalan baik dan dana digunakan sebagaimana mestinya. Kalau ada selisih, ya harus dijelaskan. Jangan sampai dana desa dipakai untuk hal-hal yang tidak semestinya,” ujar salah satu warga yang enggan disebut namanya.

Mereka pun meminta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sumenep serta inspektorat untuk melakukan pengecekan ulang terhadap laporan realisasi yang telah dipublikasikan.

Hingga laporan ini diterbitkan, Kepala Desa Lobuk belum memberikan keterangan resmi terkait perbedaan data tersebut. Upaya konfirmasi melalui sambungan telepon dan pesan singkat yang dilakukan media belum mendapatkan jawaban.

Ketidakjelasan ini semakin memperkuat dorongan publik agar audit lebih mendalam dilakukan. Selama belum ada klarifikasi terbuka dari pemerintah desa, spekulasi mengenai dugaan penyimpangan dipastikan akan tetap bermunculan.

Penulis : T2

Editor : R IE Q

Berita Terkait

Polres Sumenep Intensifkan Patroli Dini Hari, Antisipasi Balap Liar di Sejumlah Ruas Jalan
RSUDMA FC Sumenep Raih Runner-up di Tour de Java Trofeo Persahabatan 2026
Disdik dan Dewan Pendidikan Sumenep Gelar Pelatihan Karya Ilmiah untuk Guru
Festival Mancing Kedatim 2026 Dorong Wisata Mangrove dan Ekonomi Warga Pesisir
Polres Pamekasan Gencarkan Patroli Malam, Belasan Motor Berknalpot Brong Diamankan
Valen DA7 Guncang Madura Fest 2026, Ribuan Penonton Padati Stadion A. Yani Sumenep
DRT Bersama Sejumlah Sponsor Meriahkan Gelaran Madura Fest 2026
Raih Emas untuk Daerah, Bonus Rp25 Juta Tak Kunjung Cair: Di Mana Komitmen Pemkab dan KONI Pamekasan?
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Monday, 1 June 2026 - 07:39

Polres Sumenep Intensifkan Patroli Dini Hari, Antisipasi Balap Liar di Sejumlah Ruas Jalan

Monday, 1 June 2026 - 07:23

RSUDMA FC Sumenep Raih Runner-up di Tour de Java Trofeo Persahabatan 2026

Monday, 1 June 2026 - 07:18

Disdik dan Dewan Pendidikan Sumenep Gelar Pelatihan Karya Ilmiah untuk Guru

Monday, 1 June 2026 - 07:08

Polres Pamekasan Gencarkan Patroli Malam, Belasan Motor Berknalpot Brong Diamankan

Sunday, 31 May 2026 - 22:13

Valen DA7 Guncang Madura Fest 2026, Ribuan Penonton Padati Stadion A. Yani Sumenep

Berita Terbaru