Sampah Berserakan Jadi Sorotan, Minimnya Fasilitas Dinilai Ganggu Keindahan Pantai Lombang

Wednesday, 14 January 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Newsline.id — Pantai Lombang yang selama ini dikenal sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Kabupaten Sumenep kini mendapat sorotan. Keindahan pantai dengan deretan cemara udang yang menjadi ciri khasnya dinilai mulai terganggu akibat persoalan sampah yang berserakan di sejumlah titik kawasan wisata.

Pantai Lombang selama ini menjadi pilihan favorit wisatawan, terutama saat akhir pekan dan musim liburan. Namun, persoalan fasilitas dasar, khususnya ketersediaan tempat sampah, dinilai masih sangat minim sehingga berdampak pada kebersihan dan estetika kawasan pantai.

Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Pantai Lombang, Suryadi, mengakui bahwa keterbatasan fasilitas tempat sampah menjadi persoalan serius yang perlu segera ditangani oleh pihak terkait.

“Memang tempat sampah di Lombang masih kurang. Ini masalah yang harus segera ditangani, karena sampah jadi tidak teratur dan terlihat kumuh,” ujarnya, Selasa (13/1/2026).

Baca Juga  Mobil Mewah di Bluto Ludes Terbakar, Diduga Akibat Konsleting Listrik

Menurut Suryadi, menegur pengunjung yang membuang sampah sembarangan bukanlah solusi utama jika tidak dibarengi dengan penyediaan sarana pendukung yang memadai. Ia menilai tidak adil apabila kesalahan sepenuhnya dibebankan kepada pengunjung, sementara fasilitas untuk membuang sampah tidak tersedia secara cukup.

“Kalau ditegur bisa saja, tapi juga salah kalau wadah untuk menampung sampah tidak ada. Pengunjung juga tidak bisa sepenuhnya disalahkan,” katanya.

Selain minimnya fasilitas, Suryadi juga menyoroti belum adanya koordinator atau petugas yang aktif mengawasi kebersihan dan keindahan kawasan wisata, termasuk pengelolaan sampah. Padahal, pengawasan yang intensif dinilai sangat penting untuk menjaga Pantai Lombang tetap bersih dan nyaman bagi wisatawan.

Ia mengungkapkan bahwa pihaknya telah beberapa kali menyampaikan masukan kepada pihak terkait mengenai persoalan sampah dan kebersihan di kawasan wisata tersebut. Namun hingga kini, belum terlihat adanya respons atau tindak lanjut yang nyata.

Baca Juga  Oknum TNI di Sumenep Berinisial H Diduga Kelola Tambang Galian C Ilegal di Karangbudi

“Saya sudah beberapa kali memberikan masukan soal sampah dan kebersihan, tapi belum ada tindak lanjut yang nyata,” ungkapnya.

Bahkan, pada momen libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) lalu, Suryadi menyebut belum ada langkah konkret dari dinas terkait untuk mengatasi persoalan sampah di Pantai Lombang, meskipun berbagai usulan telah disampaikan sebelumnya.

Kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran tersendiri terhadap citra Pantai Lombang sebagai destinasi wisata unggulan di Kabupaten Sumenep. Jika persoalan kebersihan tidak segera ditangani, dikhawatirkan dapat menurunkan minat kunjungan wisatawan.

Pengelola wisata bersama masyarakat berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah serius, terutama dengan menambah fasilitas tempat sampah, menata sistem pengelolaan kebersihan, serta melakukan pengawasan secara rutin. Upaya tersebut dinilai penting demi menjaga kenyamanan pengunjung sekaligus kelestarian lingkungan Pantai Lombang ke depan.

Penulis : Fwd

Editor : R IE Q

Berita Terkait

Dugaan Penangkapan Rokok Ilegal Berujung Pelepasan, Publik Pertanyakan Penindakan Polsek Pegantenan
Pimpinan DPRD Soroti Minimnya Kehadiran Kepala OPD, Minta Bupati Sumenep Lakukan Evaluasi
Diduga Dikendalikan dari Dalam Lapas, Mantan WBP Ungkap Dugaan Jaringan Narkoba di Lapas Narkotika Pamekasan
Transparansi Pembangunan Lapak Pasar Ganding Disorot, LBH Taretan Minta Pemkab Sumenep Buka Dasar Hukum dan Pengelolaan Dana
Viral di TikTok, Muncul Dugaan Skandal Asmara yang Dikaitkan dengan Wakil Bupati Pamekasan
Bea Cukai Juanda dan Lanudal Juanda Gagalkan Penyelundupan Narkotika dari Malaysia
Kejari Pamekasan Geledah Dinas PUPR, Selidiki Dugaan Korupsi Proyek Jalan DBHCHT Rp3,3 Miliar
Dump Truk Terjun ke Jurang Galian C di Batumarmar, Sopir Selamat dari Insiden Dini Hari
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Wednesday, 5 August 2026 - 15:24

Dugaan Penangkapan Rokok Ilegal Berujung Pelepasan, Publik Pertanyakan Penindakan Polsek Pegantenan

Wednesday, 5 August 2026 - 12:54

Pimpinan DPRD Soroti Minimnya Kehadiran Kepala OPD, Minta Bupati Sumenep Lakukan Evaluasi

Wednesday, 5 August 2026 - 12:35

Diduga Dikendalikan dari Dalam Lapas, Mantan WBP Ungkap Dugaan Jaringan Narkoba di Lapas Narkotika Pamekasan

Wednesday, 5 August 2026 - 09:01

Transparansi Pembangunan Lapak Pasar Ganding Disorot, LBH Taretan Minta Pemkab Sumenep Buka Dasar Hukum dan Pengelolaan Dana

Wednesday, 5 August 2026 - 03:03

Viral di TikTok, Muncul Dugaan Skandal Asmara yang Dikaitkan dengan Wakil Bupati Pamekasan

Berita Terbaru