Rokok Ilegal “Papi Mami” Diduga Diproduksi di Toronan Pamekasan, Bea Cukai Madura Dinilai Kehilangan Arah

Tuesday, 9 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, Newsline.id – Peredaran rokok ilegal kembali menjadi sorotan di Kabupaten Pamekasan. Kali ini, publik menyoroti merek baru bernama “Papi Mami” yang diduga kuat diproduksi di wilayah Toronan, Pamekasan.

Berdasarkan penelusuran lapangan, rokok tanpa pita cukai ini hadir dengan dua varian rasa, yakni varian berwarna ungu dan kuning dengan label “NEW”. Produk tersebut kian marak beredar di pasaran lokal, meski jelas-jelas melanggar aturan cukai.

Seorang sumber yang enggan disebutkan namanya menyebutkan, rokok ilegal ini diduga milik seorang pengusaha berinisial T. “Kalau di wilayah Toronan memang ada aktivitas produksi, dan kuat dugaan rokok Papi Mami ini milik inisial T,” ungkapnya.

Kuatnya dugaan tersebut menambah panjang daftar kasus peredaran rokok ilegal di Pamekasan. Publik menilai, Bea Cukai Madura seakan kehilangan arah dalam menjalankan tugas pengawasan dan pemberantasan rokok ilegal.

Baca Juga  Rokok Ilegal GP Clasic Bold Lancar Beredar, Bea Cukai Madura Dinilai Tutup Mata

“Setiap tahun bicara gempur rokok ilegal, tapi faktanya rokok baru dengan merk macam-macam terus bermunculan. Masyarakat jadi bertanya-tanya, apakah Bea Cukai benar-benar serius atau hanya formalitas,” ujar warga lain.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Bea Cukai Madura belum memberikan keterangan resmi terkait peredaran rokok merek Papi Mami yang kini ramai diperbincangkan.

Berita Terkait

Transparansi Pembangunan Lapak Pasar Ganding Disorot, LBH Taretan Minta Pemkab Sumenep Buka Dasar Hukum dan Pengelolaan Dana
Viral di TikTok, Muncul Dugaan Skandal Asmara yang Dikaitkan dengan Wakil Bupati Pamekasan
Bea Cukai Juanda dan Lanudal Juanda Gagalkan Penyelundupan Narkotika dari Malaysia
Kejari Pamekasan Geledah Dinas PUPR, Selidiki Dugaan Korupsi Proyek Jalan DBHCHT Rp3,3 Miliar
Dump Truk Terjun ke Jurang Galian C di Batumarmar, Sopir Selamat dari Insiden Dini Hari
Perbup Bahasa Madura Berlaku, Tapi SDM Guru Belum Siap, Dinas Pendidikan Diminta Bertanggung Jawab
AHY Dorong Percepatan Infrastruktur Madura, Sebut Karapan Sapi Simbol Keberanian dan Kehormatan
DPRD Sumenep Inventarisasi Aspirasi Warga, Hasil Reses III Jadi Acuan Penyusunan Program 2027
Berita ini 69 kali dibaca

Berita Terkait

Wednesday, 5 August 2026 - 09:01

Transparansi Pembangunan Lapak Pasar Ganding Disorot, LBH Taretan Minta Pemkab Sumenep Buka Dasar Hukum dan Pengelolaan Dana

Wednesday, 5 August 2026 - 03:03

Viral di TikTok, Muncul Dugaan Skandal Asmara yang Dikaitkan dengan Wakil Bupati Pamekasan

Wednesday, 5 August 2026 - 00:29

Bea Cukai Juanda dan Lanudal Juanda Gagalkan Penyelundupan Narkotika dari Malaysia

Tuesday, 4 August 2026 - 18:57

Kejari Pamekasan Geledah Dinas PUPR, Selidiki Dugaan Korupsi Proyek Jalan DBHCHT Rp3,3 Miliar

Tuesday, 4 August 2026 - 18:34

Dump Truk Terjun ke Jurang Galian C di Batumarmar, Sopir Selamat dari Insiden Dini Hari

Berita Terbaru