Reses di Masalembu, Legislator NasDem Soroti Listrik hingga Ancaman Narkoba di Wilayah Kepulauan

Wednesday, 18 March 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Newsline.id — Kunjungan anggota DPRD Kabupaten Sumenep dari Fraksi NasDem, Ahmad Juhairi, ke wilayah kepulauan kembali menegaskan sejumlah persoalan klasik yang hingga kini belum sepenuhnya teratasi. Dalam agenda serap aspirasi di Pulau Masalembu, Selasa (17/3), berbagai keluhan masyarakat mengemuka, mulai dari keterbatasan listrik hingga maraknya peredaran narkoba.

Kehadiran legislator tersebut disambut antusias warga yang selama ini merasa akses terhadap pembangunan masih tertinggal dibanding wilayah daratan. Forum dialog yang digelar menjadi ruang terbuka bagi masyarakat untuk menyampaikan langsung kebutuhan dan harapan mereka.

Ahmad Juhairi menegaskan bahwa kegiatan turun ke daerah pemilihan bukan sekadar agenda formal, melainkan bagian penting dari tanggung jawab politik untuk memastikan suara masyarakat benar-benar terakomodasi dalam kebijakan pemerintah daerah.

“Reses ini bukan hanya seremonial. Ini ruang bagi kami untuk mendengar langsung apa yang menjadi kebutuhan mendesak masyarakat,” kata Juhairi di hadapan warga.

Baca Juga  Panitia Uniba Musicvers 2026 Layangkan Surat Keberatan Terbuka, Soroti Dugaan Perlakuan Berbeda dari Yayasan

Dalam pertemuan tersebut, isu ketersediaan listrik menjadi salah satu yang paling dominan disampaikan warga. Mereka berharap rencana pembangunan jaringan listrik oleh PLN dapat segera direalisasikan agar aktivitas ekonomi dan pendidikan tidak terus terhambat.

Selain itu, masyarakat juga mengusulkan pembangunan pos keamanan laut guna mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan di wilayah perairan. Infrastruktur jalan yang belum memadai turut menjadi sorotan, mengingat kondisi tersebut sangat mempengaruhi mobilitas warga di pulau.

Tak hanya persoalan fisik, warga juga menyinggung maraknya peredaran narkoba yang dinilai mulai merambah wilayah kepulauan. Mereka meminta adanya langkah konkret dari pemerintah dan aparat penegak hukum untuk melakukan penindakan serius.

Menanggapi hal tersebut, Juhairi menyatakan komitmennya untuk membawa seluruh aspirasi masyarakat ke tingkat pembahasan legislatif agar dapat ditindaklanjuti menjadi program prioritas.

“Semua masukan ini akan kami kawal dan perjuangkan dalam forum resmi DPRD, termasuk dalam rapat paripurna, agar menjadi perhatian pemerintah daerah,” tegasnya.

Baca Juga  Polemik PPL Gadu Timur Berlanjut, “Muncul di Administrasi, Hilang di Lapangan”, Aktivis Desak BPS Panggil RF dan Buka Hasil Klarifikasi

Ia juga menyoroti masih lebarnya kesenjangan pembangunan antara wilayah daratan dan kepulauan di Kabupaten Sumenep. Menurutnya, kondisi tersebut tidak boleh terus dibiarkan karena berpotensi memperdalam ketimpangan sosial dan ekonomi.

“Pemerataan pembangunan harus menjadi komitmen bersama. Wilayah kepulauan tidak boleh terus berada di posisi tertinggal,” ujarnya.

Juhairi berharap, melalui hasil reses ini, pemerintah daerah dapat segera mengambil langkah konkret dalam mempercepat pembangunan di wilayah kepulauan, khususnya dalam hal penyediaan listrik dan infrastruktur dasar.

Menurutnya, tanpa perhatian serius, masyarakat kepulauan akan terus menghadapi keterbatasan yang sama dari tahun ke tahun. Oleh karena itu, ia menegaskan akan terus mengawal setiap aspirasi hingga benar-benar terealisasi di lapangan.

“Kami tidak ingin aspirasi ini berhenti di atas kertas. Harus ada realisasi nyata agar masyarakat bisa merasakan langsung manfaatnya,” pungkasnya.

Penulis : T2

Editor : MTAB

Berita Terkait

Eric Hermawan Kunjungi BPK RI, Dorong Pengawasan Keuangan Negara Lebih Akuntabel
Dr. Erliyati Ditunjuk Jadi Plt Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, Mulai Bertugas 21 September
Ajang Adu Prestasi dan Silaturahmi Atlet Voli Rayon Utara, Turnamen Bola Voli Brontak Cup 2026 Rayon 1 Digelar di Desa Bilangan
Polemik PPL Gadu Timur Berlanjut, “Muncul di Administrasi, Hilang di Lapangan”, Aktivis Desak BPS Panggil RF dan Buka Hasil Klarifikasi
MEC 2026 Angkat Tema Keraton Sumenep, Budaya Madura Dikemas Kreatif
Tiga Batang Pohon Dibawa ke Polresta Sumenep, Kasus Lisdes Batang-Batang Daya Masuk Tahap Pendalaman
Dari Urusan Perdagangan ke RSUD, Ketua AWDI Soroti Kompetensi Idham Halil
Kehilangan Sosok Setia di Tribun, Ahsanul Qosasi Beri Penghormatan untuk Mbah Hosen
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Sunday, 20 September 2026 - 19:42

Eric Hermawan Kunjungi BPK RI, Dorong Pengawasan Keuangan Negara Lebih Akuntabel

Sunday, 20 September 2026 - 18:57

Dr. Erliyati Ditunjuk Jadi Plt Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, Mulai Bertugas 21 September

Sunday, 20 September 2026 - 18:27

Ajang Adu Prestasi dan Silaturahmi Atlet Voli Rayon Utara, Turnamen Bola Voli Brontak Cup 2026 Rayon 1 Digelar di Desa Bilangan

Sunday, 20 September 2026 - 17:01

Polemik PPL Gadu Timur Berlanjut, “Muncul di Administrasi, Hilang di Lapangan”, Aktivis Desak BPS Panggil RF dan Buka Hasil Klarifikasi

Saturday, 19 September 2026 - 21:34

Tiga Batang Pohon Dibawa ke Polresta Sumenep, Kasus Lisdes Batang-Batang Daya Masuk Tahap Pendalaman

Berita Terbaru