Proyek BK Provinsi Rp800 Juta di Desa Aengmerah Dipertanyakan, Kepala Desa Bungkam

Saturday, 10 January 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Newsline.id — Keberadaan proyek Bantuan Keuangan (BK) Provinsi Jawa Timur di Desa Aengmerah, Kecamatan Batuputih, kini menjadi sorotan masyarakat. Pasalnya, proyek dengan nilai anggaran fantastis mencapai Rp800 juta tersebut hingga kini tidak diketahui secara jelas di mana titik lokasi pekerjaannya.

Sejumlah warga Desa Aengmerah mengaku tidak pernah melihat papan informasi proyek maupun aktivitas pekerjaan fisik yang mencerminkan penggunaan anggaran sebesar itu. Kondisi tersebut memunculkan tanda tanya besar di tengah masyarakat, terlebih dana tersebut bersumber dari Bantuan Keuangan Provinsi Jawa Timur yang seharusnya transparan dan dapat diawasi publik.

“Kalau memang ada proyek BK Provinsi Rp800 juta, seharusnya jelas dikerjakan di mana. Ini aneh, warga tidak tahu, papan proyek tidak ada, pekerjaannya juga tidak terlihat,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.

Baca Juga  Kisruh Dana Publikasi DPRD Sumenep: Diduga Tersendat Imbas Manuver Politik Internal

Menurut warga, proyek dengan nilai ratusan juta rupiah mustahil luput dari perhatian masyarakat desa. Apalagi jika benar direalisasikan untuk pembangunan infrastruktur atau fasilitas publik.

Namun hingga kini, informasi soal jenis pekerjaan, volume, serta lokasi proyek tersebut masih gelap.

Upaya konfirmasi kepada kepala Desa Aengmerah juga tidak membuahkan hasil. Hingga berita ini diterbitkan, kepala desa terkesan bungkam dan belum memberikan keterangan resmi terkait keberadaan proyek BK Provinsi tersebut. Beberapa kali dihubungi melalui sambungan telepon maupun pesan singkat, tidak ada respons yang diberikan.

Sikap bungkam kepala desa justru semakin memperkuat kecurigaan warga. Mereka menilai, sebagai pejabat publik, kepala desa seharusnya terbuka dan menjelaskan secara rinci penggunaan anggaran, terlebih yang bersumber dari keuangan daerah.

“Kalau memang tidak ada yang disembunyikan, kenapa harus diam? Ini uang negara, uang rakyat, bukan uang pribadi,” tegas warga lainnya.

Baca Juga  Bukber di Myze Hotel, Abd Aziz Salim Shabibi Berbagi Kebahagiaan dengan Anak Yatim

Warga pun mendesak pemerintah kabupaten, inspektorat, serta aparat penegak hukum untuk turun tangan melakukan pengecekan langsung ke lapangan. Mereka meminta agar titik lokasi proyek BK Provinsi Rp800 juta tersebut dibuka secara terang-benderang kepada publik.

Selain itu, masyarakat juga berharap adanya audit menyeluruh terhadap realisasi anggaran BK Provinsi Jawa Timur di Desa Aengmerah, guna memastikan dana tersebut benar-benar digunakan sesuai peruntukannya dan tidak berpotensi merugikan keuangan negara.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pemerintah desa maupun instansi terkait mengenai kejelasan lokasi dan bentuk pekerjaan proyek BK Provinsi senilai Rp800 juta tersebut. Redaksi akan terus berupaya melakukan konfirmasi lanjutan demi keberimbangan informasi.

Penulis : T2

Editor : R IE Q

Berita Terkait

Viral di TikTok, Muncul Dugaan Skandal Asmara yang Dikaitkan dengan Wakil Bupati Pamekasan
Bea Cukai Juanda dan Lanudal Juanda Gagalkan Penyelundupan Narkotika dari Malaysia
Kejari Pamekasan Geledah Dinas PUPR, Selidiki Dugaan Korupsi Proyek Jalan DBHCHT Rp3,3 Miliar
Dump Truk Terjun ke Jurang Galian C di Batumarmar, Sopir Selamat dari Insiden Dini Hari
Perbup Bahasa Madura Berlaku, Tapi SDM Guru Belum Siap, Dinas Pendidikan Diminta Bertanggung Jawab
AHY Dorong Percepatan Infrastruktur Madura, Sebut Karapan Sapi Simbol Keberanian dan Kehormatan
DPRD Sumenep Inventarisasi Aspirasi Warga, Hasil Reses III Jadi Acuan Penyusunan Program 2027
KUA-PPAS 2027 Disepakati, DPRD Sumenep Dorong PAD dan Layanan Publik Lebih Optimal
Berita ini 63 kali dibaca

Berita Terkait

Wednesday, 5 August 2026 - 03:03

Viral di TikTok, Muncul Dugaan Skandal Asmara yang Dikaitkan dengan Wakil Bupati Pamekasan

Wednesday, 5 August 2026 - 00:29

Bea Cukai Juanda dan Lanudal Juanda Gagalkan Penyelundupan Narkotika dari Malaysia

Tuesday, 4 August 2026 - 18:57

Kejari Pamekasan Geledah Dinas PUPR, Selidiki Dugaan Korupsi Proyek Jalan DBHCHT Rp3,3 Miliar

Tuesday, 4 August 2026 - 18:34

Dump Truk Terjun ke Jurang Galian C di Batumarmar, Sopir Selamat dari Insiden Dini Hari

Monday, 3 August 2026 - 09:27

AHY Dorong Percepatan Infrastruktur Madura, Sebut Karapan Sapi Simbol Keberanian dan Kehormatan

Berita Terbaru