Pernyataan Rektor Dipertanyakan, Dugaan Tebang Pilih Pengambilan Ijazah di UNIBA Sumenep Menguat

Wednesday, 6 May 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Newsline.id – Polemik penahanan ijazah di kampus UNIBA kian memanas. Setelah pihak rektorat menyatakan tidak ada mahasiswa yang bisa mengambil ijazah tanpa melunasi tanggungan, fakta di lapangan justru menunjukkan indikasi sebaliknya.

Redaksi menerima pengakuan dari dua mahasiswa berbeda yang secara tegas menyebut bahwa mereka tetap dapat mengambil ijazah meskipun masih memiliki tanggungan kepada pihak kampus. Keduanya bahkan memaparkan kronologi secara rinci kepada media, mulai dari proses pengambilan ijazah diberikan tanpa pelunasan sebagaimana yang diberlakukan kepada mahasiswa lain.

“Kami memang masih punya tanggungan, tapi ijazah tetap diberikan. Prosesnya jelas, tidak ada pelunasan saat itu,” ungkap salah satu mahasiswa kepada redaksi.

Pengakuan tersebut menjadi kontras dengan pernyataan resmi Rektor UNIBA yang sebelumnya menegaskan bahwa tidak ada praktik seperti itu di lingkungan kampus.

Baca Juga  Celaka! Rokok Ilegal ‘Geboy’ Milik Haji F Dibiarkan di Pamekasan, Tapi Ditangkap di Semarang

Di sisi lain, sejumlah mahasiswa lain justru mengalami hal berbeda. Mereka mengaku ijazahnya ditahan dengan alasan masih memiliki tunggakan, bahkan tanpa kejelasan rincian administrasi yang transparan.

Ketimpangan perlakuan ini memunculkan dugaan kuat adanya praktik tebang pilih dalam pelayanan akademik. Jika benar demikian, maka persoalan di UNIBA tidak lagi sekadar soal administrasi, melainkan menyentuh aspek integritas dan keadilan institusi.

Aktivis Sumenep Dayat mengatakan, kebijakan kampus seharusnya berlaku sama bagi seluruh mahasiswa tanpa pengecualian. Jika ada aturan yang mengharuskan pelunasan sebelum ijazah diambil, maka aturan itu wajib diterapkan secara konsisten, bukan fleksibel tergantung pada individu tertentu.

“Kalau ada yang bisa ambil ijazah meski punya tanggungan, sementara yang lain ditahan, itu jelas tidak adil. Kampus harus menjelaskan dasar kebijakannya,” ujar salah satu sumber yang enggan disebutkan namanya.

Baca Juga  PSI Sumenep Satukan Barisan, Konsolidasi Awal Tandai Start Kerja Politik 2025–2030

Dugaan adanya faktor kedekatan atau tekanan dalam proses pengambilan ijazah pun mulai mencuat. Rektor sebagai pimpinan tertinggi lembaga dinilai seharusnya mampu memastikan tidak ada diskriminasi dalam pelayanan kepada mahasiswa.

Publik kini menunggu langkah konkret dari pihak kampus untuk menjernihkan persoalan ini. Transparansi data, audit administrasi, serta klarifikasi terbuka menjadi hal yang mendesak dilakukan agar tidak semakin merusak kepercayaan mahasiswa dan masyarakat.

Jika tidak segera ditangani, polemik ini berpotensi menjadi preseden buruk bagi dunia pendidikan tinggi di daerah. Sebab kampus bukan hanya tempat belajar, tetapi juga simbol keadilan dan profesionalisme yang seharusnya dijaga tanpa kompromi.

Penulis : T2

Editor : MTAB

Sumber Berita: Newsline.id

Berita Terkait

Polres Sumenep Intensifkan Patroli Dini Hari, Antisipasi Balap Liar di Sejumlah Ruas Jalan
RSUDMA FC Sumenep Raih Runner-up di Tour de Java Trofeo Persahabatan 2026
Disdik dan Dewan Pendidikan Sumenep Gelar Pelatihan Karya Ilmiah untuk Guru
Festival Mancing Kedatim 2026 Dorong Wisata Mangrove dan Ekonomi Warga Pesisir
Polres Pamekasan Gencarkan Patroli Malam, Belasan Motor Berknalpot Brong Diamankan
Valen DA7 Guncang Madura Fest 2026, Ribuan Penonton Padati Stadion A. Yani Sumenep
DRT Bersama Sejumlah Sponsor Meriahkan Gelaran Madura Fest 2026
Raih Emas untuk Daerah, Bonus Rp25 Juta Tak Kunjung Cair: Di Mana Komitmen Pemkab dan KONI Pamekasan?
Berita ini 63 kali dibaca

Berita Terkait

Monday, 1 June 2026 - 07:39

Polres Sumenep Intensifkan Patroli Dini Hari, Antisipasi Balap Liar di Sejumlah Ruas Jalan

Monday, 1 June 2026 - 07:23

RSUDMA FC Sumenep Raih Runner-up di Tour de Java Trofeo Persahabatan 2026

Monday, 1 June 2026 - 07:18

Disdik dan Dewan Pendidikan Sumenep Gelar Pelatihan Karya Ilmiah untuk Guru

Monday, 1 June 2026 - 07:08

Polres Pamekasan Gencarkan Patroli Malam, Belasan Motor Berknalpot Brong Diamankan

Sunday, 31 May 2026 - 22:13

Valen DA7 Guncang Madura Fest 2026, Ribuan Penonton Padati Stadion A. Yani Sumenep

Berita Terbaru