Perangkat Desa Kebunan Diberhentikan, Dengan Alasan Keterbatasan Anggaran Dana Desa.

Wednesday, 25 March 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Newsline.id – Desa Kebunan kembali menjadi sorotan publik. Setelah sebelumnya ramai diperbincangkan terkait dugaan penyimpangan dana Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), kini muncul polemik baru berupa pemberhentian salah satu perangkat desa dengan alasan keterbatasan anggaran Dana Desa.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, perangkat desa yang diberhentikan tersebut telah lama mengabdi di pemerintahan Desa Kebunan. Namun secara tiba-tiba, yang bersangkutan menerima keputusan pemberhentian dengan dalih bahwa keuangan desa tidak lagi mencukupi untuk membayar gaji perangkat.

Keputusan ini sontak memicu tanda tanya dari masyarakat. Pasalnya, alasan kekurangan anggaran dinilai janggal, mengingat Dana Desa setiap tahun tetap dikucurkan oleh pemerintah pusat dengan nominal yang relatif stabil, bahkan cenderung meningkat.

“Kalau alasannya karena Dana Desa tidak cukup, ini perlu dijelaskan secara terbuka. Selama ini anggaran desa itu besar, kok tiba-tiba tidak cukup untuk menggaji perangkat?” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.

Baca Juga  Pengadaan 11 Unit PC All in One Rp205 Juta di Disperkimhub Sumenep Disorot, Dugaan Mark Up Mencuat

Menurutnya, transparansi pengelolaan anggaran desa menjadi hal yang sangat penting, apalagi Desa Kebunan sebelumnya telah disorot dalam kasus dugaan penyimpangan dana BUMDes yang hingga kini masih menjadi perbincangan.

“Jangan sampai persoalan lama belum selesai, sekarang muncul masalah baru. Ini yang membuat kepercayaan masyarakat semakin turun,” tambahnya.

Sejumlah pihak juga menilai bahwa pemberhentian perangkat desa tidak bisa dilakukan secara sepihak tanpa mekanisme yang jelas. Selain harus melalui prosedur administratif, keputusan tersebut juga seharusnya disertai alasan yang kuat dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Perangkat desa itu bukan tenaga kontrak biasa. Ada aturan yang mengatur pemberhentian mereka. Tidak bisa hanya karena alasan anggaran, apalagi kalau tidak disertai data yang transparan,” ungkap seorang aktivis Sumenep.

Baca Juga  Seleksi Sekda Dibuka Mendadak, Publik Soroti Minimnya Informasi Pembentukan Pansel

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa jika benar terjadi kekurangan anggaran, pemerintah desa wajib membuka rincian penggunaan Dana Desa kepada publik. Hal ini penting untuk memastikan tidak adanya penyalahgunaan anggaran.

“Kalau memang defisit, tunjukkan laporan keuangannya. Jangan sampai alasan ‘tidak cukup anggaran’ hanya menjadi dalih untuk menutupi persoalan lain,” tegasnya.

Upaya konfirmasi kepada Kepala Desa Kebunan hingga berita ini diterbitkan masih belum mendapatkan respons. Sikap bungkam tersebut justru semakin menambah spekulasi di tengah masyarakat.

Kondisi ini memperkuat desakan agar pihak terkait, termasuk pemerintah daerah dan inspektorat, turun tangan melakukan penelusuran lebih lanjut terhadap pengelolaan anggaran di Desa Kebunan.

Masyarakat berharap, polemik yang terus berulang di desa tersebut dapat segera dituntaskan secara transparan dan akuntabel, sehingga tidak terus menjadi bola liar yang merusak kepercayaan publik terhadap pemerintahan desa.

Penulis : T2

Editor : MTAB

Berita Terkait

Polres Sumenep Intensifkan Patroli Dini Hari, Antisipasi Balap Liar di Sejumlah Ruas Jalan
RSUDMA FC Sumenep Raih Runner-up di Tour de Java Trofeo Persahabatan 2026
Disdik dan Dewan Pendidikan Sumenep Gelar Pelatihan Karya Ilmiah untuk Guru
Festival Mancing Kedatim 2026 Dorong Wisata Mangrove dan Ekonomi Warga Pesisir
Polres Pamekasan Gencarkan Patroli Malam, Belasan Motor Berknalpot Brong Diamankan
Valen DA7 Guncang Madura Fest 2026, Ribuan Penonton Padati Stadion A. Yani Sumenep
DRT Bersama Sejumlah Sponsor Meriahkan Gelaran Madura Fest 2026
Raih Emas untuk Daerah, Bonus Rp25 Juta Tak Kunjung Cair: Di Mana Komitmen Pemkab dan KONI Pamekasan?
Berita ini 190 kali dibaca

Berita Terkait

Monday, 1 June 2026 - 07:39

Polres Sumenep Intensifkan Patroli Dini Hari, Antisipasi Balap Liar di Sejumlah Ruas Jalan

Monday, 1 June 2026 - 07:23

RSUDMA FC Sumenep Raih Runner-up di Tour de Java Trofeo Persahabatan 2026

Monday, 1 June 2026 - 07:18

Disdik dan Dewan Pendidikan Sumenep Gelar Pelatihan Karya Ilmiah untuk Guru

Monday, 1 June 2026 - 07:08

Polres Pamekasan Gencarkan Patroli Malam, Belasan Motor Berknalpot Brong Diamankan

Sunday, 31 May 2026 - 22:13

Valen DA7 Guncang Madura Fest 2026, Ribuan Penonton Padati Stadion A. Yani Sumenep

Berita Terbaru