Pendiri Griya Lansia Ungkap Batalnya Komitmen Hibah Rp2 Miliar dari BIP, Sebut Dana Dikembalikan

Monday, 13 July 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kolase momen Ketua Yayasan Bani Insan Peduli (BIP), Ali Zainal Abidin, saat menyampaikan komitmen bantuan Rp2 miliar kepada Griya Lansia, serta dokumentasi yang diunggah pendiri Griya Lansia, Arief Camra, terkait polemik batalnya komitmen bantuan tersebut.

Kolase momen Ketua Yayasan Bani Insan Peduli (BIP), Ali Zainal Abidin, saat menyampaikan komitmen bantuan Rp2 miliar kepada Griya Lansia, serta dokumentasi yang diunggah pendiri Griya Lansia, Arief Camra, terkait polemik batalnya komitmen bantuan tersebut.

MALANG, Newsline.id – Pendiri Griya Lansia, Arief Camra, mengumumkan secara terbuka batalnya komitmen bantuan senilai Rp2 miliar dari Yayasan Bani Insan Peduli (BIP) Pamekasan. Melalui unggahan di media sosial, Arief juga memperlihatkan bukti pengembalian dana yang sebelumnya telah diterima dari yayasan tersebut.

Dalam keterangannya, Arief menjelaskan bahwa beberapa bulan lalu Griya Lansia menerima kunjungan Ketua Bani Insan Peduli, Ali Zainal Abidin. Pada kesempatan itu, kata Arief, disampaikan komitmen bantuan sebesar Rp2 miliar yang terdiri atas Rp500 juta untuk pembangunan Masjid Griya Lansia, Rp500 juta untuk kesejahteraan lansia, serta Rp1 miliar bagi Griya Yatim dan Balita.

Komitmen tersebut disampaikan di hadapan sekitar 150 lansia binaan Griya Lansia.

Namun, menurut Arief, realisasi bantuan yang diterima hanya mencapai Rp250 juta. Dana tersebut kemudian digunakan untuk kesejahteraan para perawat Griya Lansia sebesar Rp97,5 juta yang dibagikan kepada 49 orang, masing-masing menerima Rp2,5 juta. Selain itu, Rp22 juta dialokasikan untuk tim Griya Yatim.

Baca Juga  Dinamika Seleksi Sekda Sumenep Berubah, Figur Kuat Berguguran

Belakangan, Arief mengaku menerima permintaan agar dana tersebut dikembalikan.

“Sebagai pimpinan yang normal, pasti saya gak mentolo (tega) melakukan hal itu. Mungkin uangnya juga sudah habis. Tapi siang tadi, sekitar jam 13.35, bang Ali BIP meminta uangnya lagi, lantang gak ada urusan dengan karyawan Griya Yatim,” tulis Arief dalam unggahannya.

Untuk menghindari kesalahpahaman di tengah masyarakat, Arief memutuskan mengembalikan dana yang masih berada dalam pengelolaan Griya Lansia kepada pihak BIP melalui Abrar.

Ia juga mengunggah dua bukti transfer masing-masing sebesar Rp100.002.500 dan Rp50.002.500 dengan keterangan “pengembalian sedekah BIP” sebagai bukti bahwa pengembalian dana telah dilakukan.

Arief menegaskan, unggahan tersebut dibuat agar tidak muncul dugaan bahwa dirinya masih memegang amanah bantuan sebesar Rp2 miliar yang sebelumnya diumumkan kepada publik.

Baca Juga  Buruh Berseragam, Pentungan di Tangan: H. Junaidi Harus Bertanggung Jawab Atas Pemilik PR Subur Jaya

“Tujuan saya posting ini, supaya semua tau bahwa saya tidak menerima amanah 2 M itu. Takutnya saya dituduh yang bukan-bukan,” tulisnya.

Ia juga menyatakan bahwa pembangunan Masjid Griya Lansia maupun bantuan untuk Griya Yatim tidak terealisasi sebagaimana komitmen awal yang pernah disampaikan.

Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, pihak Yayasan Bani Insan Peduli (BIP) Pamekasan maupun Ali Zainal Abidin belum memberikan tanggapan terkait pernyataan Arief Camra. Redaksi telah berupaya meminta konfirmasi dan akan memperbarui pemberitaan apabila telah memperoleh respons resmi.

 

Penulis : Moh. Fairuz Zamzami

Editor : MTAB

Sumber Berita: Newsline.id

Berita Terkait

Dugaan Penangkapan Rokok Ilegal Berujung Pelepasan, Publik Pertanyakan Penindakan Polsek Pegantenan
Pimpinan DPRD Soroti Minimnya Kehadiran Kepala OPD, Minta Bupati Sumenep Lakukan Evaluasi
Diduga Dikendalikan dari Dalam Lapas, Mantan WBP Ungkap Dugaan Jaringan Narkoba di Lapas Narkotika Pamekasan
Transparansi Pembangunan Lapak Pasar Ganding Disorot, LBH Taretan Minta Pemkab Sumenep Buka Dasar Hukum dan Pengelolaan Dana
Viral di TikTok, Muncul Dugaan Skandal Asmara yang Dikaitkan dengan Wakil Bupati Pamekasan
Bea Cukai Juanda dan Lanudal Juanda Gagalkan Penyelundupan Narkotika dari Malaysia
Kejari Pamekasan Geledah Dinas PUPR, Selidiki Dugaan Korupsi Proyek Jalan DBHCHT Rp3,3 Miliar
Dump Truk Terjun ke Jurang Galian C di Batumarmar, Sopir Selamat dari Insiden Dini Hari
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Wednesday, 5 August 2026 - 15:24

Dugaan Penangkapan Rokok Ilegal Berujung Pelepasan, Publik Pertanyakan Penindakan Polsek Pegantenan

Wednesday, 5 August 2026 - 12:54

Pimpinan DPRD Soroti Minimnya Kehadiran Kepala OPD, Minta Bupati Sumenep Lakukan Evaluasi

Wednesday, 5 August 2026 - 12:35

Diduga Dikendalikan dari Dalam Lapas, Mantan WBP Ungkap Dugaan Jaringan Narkoba di Lapas Narkotika Pamekasan

Wednesday, 5 August 2026 - 09:01

Transparansi Pembangunan Lapak Pasar Ganding Disorot, LBH Taretan Minta Pemkab Sumenep Buka Dasar Hukum dan Pengelolaan Dana

Wednesday, 5 August 2026 - 03:03

Viral di TikTok, Muncul Dugaan Skandal Asmara yang Dikaitkan dengan Wakil Bupati Pamekasan

Berita Terbaru