MALANG, Newsline.id – Pendiri Griya Lansia, Arief Camra, mengumumkan secara terbuka batalnya komitmen bantuan senilai Rp2 miliar dari Yayasan Bani Insan Peduli (BIP) Pamekasan. Melalui unggahan di media sosial, Arief juga memperlihatkan bukti pengembalian dana yang sebelumnya telah diterima dari yayasan tersebut.
Dalam keterangannya, Arief menjelaskan bahwa beberapa bulan lalu Griya Lansia menerima kunjungan Ketua Bani Insan Peduli, Ali Zainal Abidin. Pada kesempatan itu, kata Arief, disampaikan komitmen bantuan sebesar Rp2 miliar yang terdiri atas Rp500 juta untuk pembangunan Masjid Griya Lansia, Rp500 juta untuk kesejahteraan lansia, serta Rp1 miliar bagi Griya Yatim dan Balita.
Komitmen tersebut disampaikan di hadapan sekitar 150 lansia binaan Griya Lansia.
Namun, menurut Arief, realisasi bantuan yang diterima hanya mencapai Rp250 juta. Dana tersebut kemudian digunakan untuk kesejahteraan para perawat Griya Lansia sebesar Rp97,5 juta yang dibagikan kepada 49 orang, masing-masing menerima Rp2,5 juta. Selain itu, Rp22 juta dialokasikan untuk tim Griya Yatim.
Belakangan, Arief mengaku menerima permintaan agar dana tersebut dikembalikan.
“Sebagai pimpinan yang normal, pasti saya gak mentolo (tega) melakukan hal itu. Mungkin uangnya juga sudah habis. Tapi siang tadi, sekitar jam 13.35, bang Ali BIP meminta uangnya lagi, lantang gak ada urusan dengan karyawan Griya Yatim,” tulis Arief dalam unggahannya.
Untuk menghindari kesalahpahaman di tengah masyarakat, Arief memutuskan mengembalikan dana yang masih berada dalam pengelolaan Griya Lansia kepada pihak BIP melalui Abrar.
Ia juga mengunggah dua bukti transfer masing-masing sebesar Rp100.002.500 dan Rp50.002.500 dengan keterangan “pengembalian sedekah BIP” sebagai bukti bahwa pengembalian dana telah dilakukan.
Arief menegaskan, unggahan tersebut dibuat agar tidak muncul dugaan bahwa dirinya masih memegang amanah bantuan sebesar Rp2 miliar yang sebelumnya diumumkan kepada publik.
“Tujuan saya posting ini, supaya semua tau bahwa saya tidak menerima amanah 2 M itu. Takutnya saya dituduh yang bukan-bukan,” tulisnya.
Ia juga menyatakan bahwa pembangunan Masjid Griya Lansia maupun bantuan untuk Griya Yatim tidak terealisasi sebagaimana komitmen awal yang pernah disampaikan.
Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, pihak Yayasan Bani Insan Peduli (BIP) Pamekasan maupun Ali Zainal Abidin belum memberikan tanggapan terkait pernyataan Arief Camra. Redaksi telah berupaya meminta konfirmasi dan akan memperbarui pemberitaan apabila telah memperoleh respons resmi.
Penulis : Moh. Fairuz Zamzami
Editor : MTAB
Sumber Berita: Newsline.id








