Pemkab Sumenep Siapkan Pilkades Serentak 2027, 246 Desa Bersiap Menentukan Arah Pembangunan

Wednesday, 1 July 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala DPMD Kabupaten Sumenep, Achmad Dzulkarnain.

Kepala DPMD Kabupaten Sumenep, Achmad Dzulkarnain.

SUMENEP, Newsline.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep mulai melakukan berbagai persiapan menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2027. Sebanyak 246 desa dijadwalkan mengikuti pesta demokrasi tingkat desa yang diperkirakan berlangsung pada penghujung tahun 2027.

Meski demikian, pemerintah daerah belum menetapkan tahapan maupun jadwal pelaksanaan karena masih menunggu petunjuk teknis (juknis) dari pemerintah pusat sebagai dasar penyelenggaraan Pilkades.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumenep, Achmad Dzulkarnain, mengatakan regulasi dari pemerintah pusat menjadi acuan utama agar seluruh tahapan Pilkades berjalan sesuai aturan yang berlaku.

“Sebanyak 246 desa akan mengikuti Pilkades Serentak pada tahun 2027. Pelaksanaannya kemungkinan pada akhir tahun, namun kami masih menunggu juknis dari pemerintah pusat,” ujar Achmad Dzulkarnain, Selasa (30/6/2026).

Baca Juga  Dugaan Rokok Ilegal CV. Tali Jaya: Publik Pertanyakan Sikap Bea Cukai Madura dan Haji Taufiq

Menurutnya, Pemkab Sumenep memilih tidak terburu-buru menyusun tahapan pelaksanaan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh proses memiliki dasar hukum yang jelas sekaligus meminimalkan potensi persoalan pada saat pelaksanaan.

“Kami memilih berhati-hati dalam menyusun tahapan agar pelaksanaan Pilkades memiliki kepastian hukum dan terhindar dari potensi persoalan di kemudian hari,” tegasnya.

Selain menunggu regulasi, pemerintah daerah juga telah menyiapkan skema pembiayaan Pilkades melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Sumenep. Besaran anggaran yang dialokasikan akan disesuaikan dengan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) di masing-masing desa.

“Anggaran ditanggung pemerintah daerah. Besarannya bervariasi sesuai jumlah hak pilih di masing-masing desa, berkisar antara Rp70 juta hingga Rp120 juta per desa,” jelasnya.

Baca Juga  Ribuan Warga Geruduk DPRD Sampang, Desak Pilkades Digelar 2026, Ricuh Pecah Setelah Polisi Tembakkan Gas Air Mata

Di sisi lain, DPMD mulai melakukan pemetaan kebutuhan teknis dan administrasi, termasuk memperkuat koordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) serta instansi terkait sebagai langkah awal menghadapi pelaksanaan Pilkades Serentak.

“Koordinasi lintas instansi terus kami lakukan agar seluruh perangkat pendukung siap bekerja begitu tahapan resmi Pilkades diumumkan pemerintah pusat,” katanya.

Pilkades Serentak 2027 diproyeksikan menjadi salah satu agenda demokrasi terbesar di Kabupaten Sumenep karena melibatkan ratusan desa secara bersamaan. Pemerintah daerah berharap seluruh proses nantinya berjalan aman, tertib, transparan, serta menghasilkan kepala desa yang berintegritas dan mampu mempercepat pembangunan di tingkat desa.

 

Penulis : Moh. Fairuz Zamzami

Editor : MTAB

Sumber Berita: Newsline.id

Berita Terkait

Dugaan Penangkapan Rokok Ilegal Berujung Pelepasan, Publik Pertanyakan Penindakan Polsek Pegantenan
Pimpinan DPRD Soroti Minimnya Kehadiran Kepala OPD, Minta Bupati Sumenep Lakukan Evaluasi
Diduga Dikendalikan dari Dalam Lapas, Mantan WBP Ungkap Dugaan Jaringan Narkoba di Lapas Narkotika Pamekasan
Transparansi Pembangunan Lapak Pasar Ganding Disorot, LBH Taretan Minta Pemkab Sumenep Buka Dasar Hukum dan Pengelolaan Dana
Viral di TikTok, Muncul Dugaan Skandal Asmara yang Dikaitkan dengan Wakil Bupati Pamekasan
Bea Cukai Juanda dan Lanudal Juanda Gagalkan Penyelundupan Narkotika dari Malaysia
Kejari Pamekasan Geledah Dinas PUPR, Selidiki Dugaan Korupsi Proyek Jalan DBHCHT Rp3,3 Miliar
Dump Truk Terjun ke Jurang Galian C di Batumarmar, Sopir Selamat dari Insiden Dini Hari
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Wednesday, 5 August 2026 - 15:24

Dugaan Penangkapan Rokok Ilegal Berujung Pelepasan, Publik Pertanyakan Penindakan Polsek Pegantenan

Wednesday, 5 August 2026 - 12:54

Pimpinan DPRD Soroti Minimnya Kehadiran Kepala OPD, Minta Bupati Sumenep Lakukan Evaluasi

Wednesday, 5 August 2026 - 12:35

Diduga Dikendalikan dari Dalam Lapas, Mantan WBP Ungkap Dugaan Jaringan Narkoba di Lapas Narkotika Pamekasan

Wednesday, 5 August 2026 - 09:01

Transparansi Pembangunan Lapak Pasar Ganding Disorot, LBH Taretan Minta Pemkab Sumenep Buka Dasar Hukum dan Pengelolaan Dana

Wednesday, 5 August 2026 - 03:03

Viral di TikTok, Muncul Dugaan Skandal Asmara yang Dikaitkan dengan Wakil Bupati Pamekasan

Berita Terbaru