SUMENEP, Newsline.id — Pemerintah Desa Nyabakan Timur, Kecamatan Batang-Batang, Kabupaten Sumenep, ikut memeriahkan lomba gerak jalan umum tingkat Kecamatan Batang-Batang yang digelar pada Sabtu (22/8/2026).
Berbeda dari sekadar menampilkan kekompakan barisan, Pemdes Nyabakan Timur membawa tema “Ketahanan Pangan” dalam keikutsertaannya. Pesan tersebut menjadi bagian dari kreativitas peserta sekaligus bentuk edukasi mengenai pentingnya kemandirian pangan di tengah masyarakat.
Dengan penuh semangat, para peserta berjalan menyusuri rute yang telah ditentukan. Kekompakan dan antusiasme terlihat dari barisan peserta yang membawa identitas Desa Nyabakan Timur dalam suasana meriah dan penuh kebersamaan.
Pj Kepala Desa Nyabakan Timur, Sutikno, mengatakan, tema ketahanan pangan sengaja diangkat untuk menyampaikan pesan bahwa ketersediaan pangan merupakan salah satu unsur penting dalam membangun kehidupan masyarakat yang mandiri.
“Kami mengapresiasi seluruh peserta yang telah mengikuti kegiatan ini dengan penuh semangat dan kegembiraan. Semoga kegiatan ini dapat mempererat kebersamaan masyarakat Nyabakan Timur,” ujar Sutikno.
Menurutnya, kegiatan gerak jalan tidak hanya menjadi ajang hiburan dan perayaan bagi masyarakat, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk menyampaikan berbagai pesan pembangunan melalui konsep yang kreatif.
Ia berharap semangat ketahanan pangan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi dapat terus tumbuh dalam kehidupan masyarakat, baik melalui pemanfaatan lahan, pengembangan pertanian maupun upaya memenuhi kebutuhan pangan secara mandiri.
Pemilihan tema tersebut juga dinilai sejalan dengan perhatian pemerintah terhadap penguatan ketahanan dan kemandirian pangan nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.
“Ketahanan pangan merupakan tanggung jawab bersama. Mulai dari keluarga, masyarakat hingga pemerintah desa, semuanya memiliki peran dalam mendukung ketersediaan pangan,” imbuhnya.
Keikutsertaan Desa Nyabakan Timur dalam lomba gerak jalan tersebut menjadi salah satu bentuk partisipasi pemerintah desa dan masyarakat dalam menyemarakkan kegiatan tingkat kecamatan. Selain memperkuat solidaritas warga, momentum itu sekaligus dimanfaatkan untuk membawa pesan pembangunan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat.
Penulis : Red
Editor : MTAB








