PT Bawang Mas Buka Pembelian Tembakau 2026, Harga Tertinggi Tembus Rp75 Ribu

Monday, 17 August 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, Newsline.id — PT Bawang Mas Group resmi memulai pembelian tembakau hasil panen musim 2026. Pembukaan pembelian berlangsung di gudang induk perusahaan yang berlokasi di Dusun Garuk, Desa Blumbungan, Kecamatan Larangan, Kabupaten Pamekasan, Minggu (16/8/2026).

Momentum awal pembelian tersebut diawali dengan doa bersama yang dihadiri sejumlah ulama basrah serta tokoh penggagas Paguyuban Pelopor Petani dan Pedagang Tembakau (P4TM) se-Madura.

CEO PT Bawang Mas Group, Haji Khairul Umam atau yang akrab disapa Haji Her, mengatakan pembukaan pembelian menjadi salah satu tahapan penting bagi petani dan perusahaan. Menurutnya, kualitas tembakau menjadi faktor utama dalam menentukan harga pembelian.

Ia meminta petani tidak terburu-buru memanen tembakau sebelum mencapai tingkat kematangan yang baik. Sebab, kualitas hasil panen akan berpengaruh terhadap nilai jual.

Baca Juga  Bukber di Myze Hotel, Abd Aziz Salim Shabibi Berbagi Kebahagiaan dengan Anak Yatim

“Kalau tembakau bagus dan berkualitas, harus dibeli dengan harga yang pantas. Jangan karena tahun ini tembakau banyak kemudian harganya ditekan. Sebaliknya, petani juga harus menjaga kualitas dan jangan terburu-buru memanen tembakau yang masih muda,” ujar Haji Her.

Untuk musim panen 2026, PT Bawang Mas menetapkan harga pembelian berdasarkan grade atau kualitas tembakau. Harga terendah berada di angka Rp50 ribu per kilogram, sedangkan harga tertinggi mencapai Rp75 ribu per kilogram.

Rinciannya, grade T dibeli Rp50 ribu per kilogram. Grade HR berada di kisaran Rp55 ribu hingga Rp60 ribu, sedangkan grade G dipatok Rp55 ribu per kilogram.

Sementara grade AB dihargai Rp60 ribu, grade A berada pada kisaran Rp60 ribu hingga Rp70 ribu, dan grade A+ mencapai Rp70 ribu hingga Rp75 ribu per kilogram.

Baca Juga  Kasus Video Asusila Pelajar SMP Terbongkar, Polres Pamekasan Amankan ABH dan Buru Penyebar

Manajemen PT Bawang Mas berharap skema harga berdasarkan kualitas tersebut dapat memberikan kepastian kepada petani sekaligus menjaga keseimbangan tata niaga tembakau selama musim panen berlangsung.

P4TM yang dipimpin Haji Khairul Umam sendiri selama ini membawa misi memperjuangkan kesejahteraan petani serta mengawal tata niaga tembakau di wilayah Madura.

Dengan dimulainya pembelian, petani diharapkan dapat mempersiapkan hasil panen sesuai standar kualitas yang dibutuhkan pasar sehingga peluang memperoleh harga yang lebih baik semakin terbuka.

Penulis : Red

Editor : MTAB

Berita Terkait

Hari Santri 2026, Bupati Sumenep Ajak Santri Jadi Penggerak Kemajuan Bangsa
Diduga Rugikan Korban Rp375 Juta, Pria 66 Tahun Diamankan Satreskrim Polresta Sumenep
Jutaan Batang Rokok Ilegal Bukan Barang Siluman, Bea Cukai Madura Didesak Ungkap Pemilik dan Tersangkanya
Sepak Bola AF U-17 Berujung Ricuh, Pengelolaan AF Sport di Bawah Sorotan Bupati Fauzi
Dugaan Permintaan Rp100 Juta Seret Anggota Polsek Gapura, Sipropam Polresta Sumenep Siapkan Gelar Perkara
Kapolresta Sumenep Rangkul GMNI, Mahasisa Diajak Jadi Mitra Jaga Kondusivitas Daerah
HUT ke-75 Humas Polri, Humas Polres Sumenep Salurkan Bantuan Sosial kepada Warga
Kapolresta Sumenep Sambangi Ponpes Al-Amien Prenduan, Bangun Kedekatan dengan Kalangan Ulama
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Thursday, 22 October 2026 - 12:09

Hari Santri 2026, Bupati Sumenep Ajak Santri Jadi Penggerak Kemajuan Bangsa

Thursday, 22 October 2026 - 11:54

Diduga Rugikan Korban Rp375 Juta, Pria 66 Tahun Diamankan Satreskrim Polresta Sumenep

Thursday, 22 October 2026 - 10:53

Jutaan Batang Rokok Ilegal Bukan Barang Siluman, Bea Cukai Madura Didesak Ungkap Pemilik dan Tersangkanya

Thursday, 22 October 2026 - 08:29

Sepak Bola AF U-17 Berujung Ricuh, Pengelolaan AF Sport di Bawah Sorotan Bupati Fauzi

Tuesday, 20 October 2026 - 05:00

Dugaan Permintaan Rp100 Juta Seret Anggota Polsek Gapura, Sipropam Polresta Sumenep Siapkan Gelar Perkara

Berita Terbaru

OPINI

Sumenep, Dunia Malam dan Ketidaksehatan

Saturday, 24 Oct 2026 - 03:51