Pasar Murah ke-84 Digelar di Pamekasan, Khofifah Soroti Stabilisasi Harga dan UMKM

Monday, 20 July 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau pelaksanaan pasar murah di Kecamatan Larangan, Kabupaten Pamekasan, Ahad (19/7/2026).

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau pelaksanaan pasar murah di Kecamatan Larangan, Kabupaten Pamekasan, Ahad (19/7/2026).

PAMEKASAN, Newsline.id – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menggelar pasar murah di Kecamatan Larangan, Kabupaten Pamekasan, Ahad (19/7/2026). Kegiatan tersebut dihadiri langsung Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Sejumlah kebutuhan pokok dijual dengan harga di bawah pasaran. Di antaranya daging ayam, minyak goreng, gula, serta berbagai kebutuhan dapur lainnya.

“Ini pasar murah yang ke-84 tahun 2026. Hari ini misalnya di Pamekasan harga daging ayam Rp 38-40 ribu perkilo gram, kita jual Rp 32 ribu perkilo gram. Minyak Kita harganya di pasar Rp 16 ribu disini kita jual Rp 13 ribu,” kata Khofifah saat ditemui di lokasi.

Khofifah mengatakan, pasar murah akan terus diperluas ke berbagai wilayah. Langkah ini dilakukan agar masyarakat di daerah dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

Baca Juga  Libur Sekolah Jadi Momen Khitan, DRT The Big Family Layani Ratusan Anak Lewat Bakti Sosial Muharram

“Pada dasarnya pasar murah ini sifatnya meluaskan jangkauan kepada masyarakat. Kita siapkan pasar murah untuk semakin terjangkau, stabilisasi harga kita lanjutkan. Ini bagian dari penetrasi kemungkinan terjadinya inflasi,” tandasnya.

Selain menjaga keterjangkauan harga, kegiatan tersebut juga diarahkan untuk memperkuat daya beli masyarakat. Pemprov Jawa Timur turut melibatkan pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) dalam pelaksanaan pasar murah.

Khofifah menyebut, pelibatan UKM menjadi bagian dari upaya mendorong pelaku usaha lokal agar mampu meningkatkan kualitas produk dan memperluas jangkauan pasar.

“Kita berharap, UKM kita naik kelas. Apa yang memungkinkan mereka naik kelas kalau misalnya ada produk yang bisa kita melakukan kurasi. Kemudian dari proses kurasi ini kita bawa ke misi dagang, biasanya marketnya luas sekali,” ungkapnya.

Baca Juga  Kapolresta Sumenep Buka Ruang Dialog dengan Jurnalis dan Aktivis, Siap Benahi Layanan Informasi Publik

Menurut Khofifah, produk lokal yang dinilai memiliki potensi akan melalui proses kurasi sebelum mendapatkan pendampingan dari dinas terkait. Produk tersebut nantinya berpeluang dibawa dalam misi dagang untuk menjangkau pasar yang lebih luas.

Mantan Menteri Sosial RI itu mengatakan, proses kurasi juga dilakukan untuk melihat secara langsung kualitas produk lokal yang berpotensi dikembangkan.

“Biasanya ada 1 atau 2 pack yang kita ambil dan saya sendiri yang jadi testernya. Kemudian nanti ada tim dari disperindag yang akan melakukan pendampingan. Berikutnya setiap misi dagang ada pelaku usaha yang kita bawa untuk memperluas dagang dari UKM itu,” pungkasnya.

 

Penulis : Moh. Fairuz Zamzami

Editor : MTAB

Sumber Berita: Newsline.id

Berita Terkait

Pimpinan DPRD Soroti Minimnya Kehadiran Kepala OPD, Minta Bupati Sumenep Lakukan Evaluasi
Diduga Dikendalikan dari Dalam Lapas, Mantan WBP Ungkap Dugaan Jaringan Narkoba di Lapas Narkotika Pamekasan
Transparansi Pembangunan Lapak Pasar Ganding Disorot, LBH Taretan Minta Pemkab Sumenep Buka Dasar Hukum dan Pengelolaan Dana
Viral di TikTok, Muncul Dugaan Skandal Asmara yang Dikaitkan dengan Wakil Bupati Pamekasan
Bea Cukai Juanda dan Lanudal Juanda Gagalkan Penyelundupan Narkotika dari Malaysia
Kejari Pamekasan Geledah Dinas PUPR, Selidiki Dugaan Korupsi Proyek Jalan DBHCHT Rp3,3 Miliar
Dump Truk Terjun ke Jurang Galian C di Batumarmar, Sopir Selamat dari Insiden Dini Hari
Perbup Bahasa Madura Berlaku, Tapi SDM Guru Belum Siap, Dinas Pendidikan Diminta Bertanggung Jawab
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Wednesday, 5 August 2026 - 12:54

Pimpinan DPRD Soroti Minimnya Kehadiran Kepala OPD, Minta Bupati Sumenep Lakukan Evaluasi

Wednesday, 5 August 2026 - 12:35

Diduga Dikendalikan dari Dalam Lapas, Mantan WBP Ungkap Dugaan Jaringan Narkoba di Lapas Narkotika Pamekasan

Wednesday, 5 August 2026 - 09:01

Transparansi Pembangunan Lapak Pasar Ganding Disorot, LBH Taretan Minta Pemkab Sumenep Buka Dasar Hukum dan Pengelolaan Dana

Wednesday, 5 August 2026 - 03:03

Viral di TikTok, Muncul Dugaan Skandal Asmara yang Dikaitkan dengan Wakil Bupati Pamekasan

Wednesday, 5 August 2026 - 00:29

Bea Cukai Juanda dan Lanudal Juanda Gagalkan Penyelundupan Narkotika dari Malaysia

Berita Terbaru